Tol Ruas Trihanggo Junction Sleman Ditarget Tuntas Agustus
Progres Tol Trihanggo–Junction Sleman telah mencapai 87 persen. Ramp On dan Ramp Off ditargetkan rampung pada Agustus 2026.
Polisi mendatangi TKP pencurian uang milik seorang pencari pasir di Kalibawang./Istimewa-Polres Kulonprogo
Harianjogja.com, KULONPROGO — Dompet berisi uang jutaan rupiah milik pencari pasir raib saat diletakkan di tepi Sungai Progo oleh pemiliknya, Kamis (1/9/2022) sekitar pukul 10.00 WIB. Dompet tersebut kemudian ditemukan di semak-semak, tetapi uang di dalamnya sudah raib.
Kasi Humas Polres Kulonprogo, Iptu Triatmi Noviartuti menjelaskan pencurian tersebut terjadi di tepi Sungai Progo tepatnya di Padukuhan Bogo, Kalurahan Banjarharjo, Kapanewon Kalibawang, Kamis, sekitar pukul 10.00 WIB. Saat itu korban, WAR, 45, yang merupakan warga Banjaharjo mencari material pasir dan batu di Sungai Progo. Ketika sampai di lokasi, WAR lantas menaruh tasnya di dekat sungai.
"Sesampai di lokasi, korban meletakkan tas warna hitam yang di dalamnya ada dompet warna coklat yang berisi KTP, SIM C, SIM B1, STNK Motor Supra Fit yang semuanya atas nama pelapor dan sejumlah uang Rp5 juta, di atas bagian dinding sungai dekat korban bekerja," ucap dia, Jumat (2/9/2022).
BACA JUGA: LSD Dianggap Hambat Pertumbuhan Investasi Kulonprogo
Kurang lebih, jarak antara posisi tas dan korban kurang lebih 10 meter. Itu pun tas yang ditinggalkan masih ditutupi WAR dengan celana dan kaos miliknya. "Setelah selesai bekerja sekira pukul 13.00 WIB, korban mengambil tas miliknya. Setelah dibuka, ternyata, dompet yang berada di dalam tas sudah tidak ada atau hilang," jelasnya Novi.
Mendapati kondisi tersebut, korban lantas memberitahukan kejadian tersebut kepada saksi-saksi. Korban lantas berusaha mencari dompet miliknya di sekitar tempat tersebut dan berhasil menemukan dompetnya di semak-semak. "Akan tetapi uang yang berada di dompet sudah hilang dan surat-surat berharga milik korban masih ada didalam dompet," tandasnya.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Progres Tol Trihanggo–Junction Sleman telah mencapai 87 persen. Ramp On dan Ramp Off ditargetkan rampung pada Agustus 2026.
Kasus kebakaran lahan di Gunungkidul meningkat menjadi 15 kasus selama musim kemarau. Warga diminta tidak membakar sampah sembarangan.
Kuasa hukum Raudi Akmal menilai sejak awal tidak ada dua alat bukti yang cukup usai PN Sleman mengabulkan sebagian praperadilan.
Polresta Jogja mulai memeriksa lima tersangka baru kasus Little Aresha Daycare. Total tersangka kini mencapai 32 orang dengan 157 korban anak.
Sekolah Nasional Terintegrasi mulai berjalan di 17 kabupaten/kota pada tahun ajaran 2026-2027 untuk memperluas pemerataan mutu pendidikan.
YIA baru dimanfaatkan sekitar 25% dari kapasitasnya. DIY mempercepat pengembangan koridor Joglosemar untuk mendongkrak wisatawan.