Api Misterius Seyegan: Pemkab Sleman Siap Terapkan Rekomendasi Pakar
Pemkab Sleman siap mengeksekusi rekomendasi pakar untuk menangani fenomena api di Seyegan. UGM menemukan anomali gas hidrogen yang diduga terkait limbah organik
Polisi mendatangi TKP pencurian uang milik seorang pencari pasir di Kalibawang./Istimewa-Polres Kulonprogo
Harianjogja.com, KULONPROGO — Dompet berisi uang jutaan rupiah milik pencari pasir raib saat diletakkan di tepi Sungai Progo oleh pemiliknya, Kamis (1/9/2022) sekitar pukul 10.00 WIB. Dompet tersebut kemudian ditemukan di semak-semak, tetapi uang di dalamnya sudah raib.
Kasi Humas Polres Kulonprogo, Iptu Triatmi Noviartuti menjelaskan pencurian tersebut terjadi di tepi Sungai Progo tepatnya di Padukuhan Bogo, Kalurahan Banjarharjo, Kapanewon Kalibawang, Kamis, sekitar pukul 10.00 WIB. Saat itu korban, WAR, 45, yang merupakan warga Banjaharjo mencari material pasir dan batu di Sungai Progo. Ketika sampai di lokasi, WAR lantas menaruh tasnya di dekat sungai.
"Sesampai di lokasi, korban meletakkan tas warna hitam yang di dalamnya ada dompet warna coklat yang berisi KTP, SIM C, SIM B1, STNK Motor Supra Fit yang semuanya atas nama pelapor dan sejumlah uang Rp5 juta, di atas bagian dinding sungai dekat korban bekerja," ucap dia, Jumat (2/9/2022).
BACA JUGA: LSD Dianggap Hambat Pertumbuhan Investasi Kulonprogo
Kurang lebih, jarak antara posisi tas dan korban kurang lebih 10 meter. Itu pun tas yang ditinggalkan masih ditutupi WAR dengan celana dan kaos miliknya. "Setelah selesai bekerja sekira pukul 13.00 WIB, korban mengambil tas miliknya. Setelah dibuka, ternyata, dompet yang berada di dalam tas sudah tidak ada atau hilang," jelasnya Novi.
Mendapati kondisi tersebut, korban lantas memberitahukan kejadian tersebut kepada saksi-saksi. Korban lantas berusaha mencari dompet miliknya di sekitar tempat tersebut dan berhasil menemukan dompetnya di semak-semak. "Akan tetapi uang yang berada di dompet sudah hilang dan surat-surat berharga milik korban masih ada didalam dompet," tandasnya.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Pemkab Sleman siap mengeksekusi rekomendasi pakar untuk menangani fenomena api di Seyegan. UGM menemukan anomali gas hidrogen yang diduga terkait limbah organik
BGN larang pegawai punya dapur MBG untuk cegah konflik kepentingan. Program difokuskan pada penerima manfaat dan transparansi.
Spanyol dominan tapi gagal mencetak gol saat ditahan Tanjung Verde 0-0. Kiper Vozinha tampil heroik di Piala Dunia 2026.
Sudaryono bantah kabur saat forum UGM ricuh. Ia ungkap kronologi hingga duduk di aspal demi lanjutkan dialog.
Sebanyak 96 ribu jamaah haji Indonesia telah dipulangkan. Fase krusial kini beralih ke gelombang II dari Madinah.
Belgia nyaris kalah dari Mesir di Piala Dunia 2026. Gol bunuh diri Mohamed Hany selamatkan Red Devils dari kekalahan.