Ribuan Mahasiswa UII Turun ke Jalan, Ini 7 Tuntutan untuk Prabowo-Gibran
Lebih dari 1.000 mahasiswa UII menggelar aksi damai membawa tujuh tuntutan terkait pemerintahan Prabowo-Gibran. Kampus beri dispensasi kuliah.
Ilustrasi./Harian Jogja
Harianjogja.com, KULONPROGO — Jadwal penyaluran dan jumlah sasaran penerima Bantuan Langsung Tunai (BLT) Bahan Bakar Minyak (BBM) di Kulonprogo masih belum jelas hingga kini.
Dinas Sosial Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak (Dinsos PPPA) Kulonprogo mengaku masih berkoordinasi dengan PT Pos Indonesia terkait dengan penyaluran bantuan ini. Padahal, saat ini, harga BBM, baik yang bersubsidi (Pertalite dan Solar) maupun nonsubsidi (Pertamax) sudah naik.
Kepala Dinsos PPPA Kulonprogo, Yohanes Irianto menerangkan bila koordinasi telah dilakukan dengan PT Pos Indonesia terkait dengan penyaluran BLT BBM.
BACA JUGA: Ada Tol Mengarah ke YIA, Ini Dia Tiga Permintaan Pemkab Kulonprogo
Namun, koordinasi tersebut belum sampai pada bahasan pembuatan jadwal. Irianto juga masih menunggu juknis lebih lanjut dari Kementerian Sosial (Kemensos).
"PT Pos Indonesia sudah berkoordinasi dengan kami, tetapi belum sampai pada pembuatan jadwal penyaluran. Kami juga masih menunggu surat dan juknis dari Kemensos," kata dia, Senin (5/9/2022).
Perihal jumlahnya, Irianto saat ini belum tahu berapa jumlah masyarakat Kulonprogo yang menjadi sasaran BLT BBM ini. Menurutnya data berada di PT Pos. "Belum tahu [jumlah sasaran], ada di PT Pos," tuturnya.
Data penerima bansos secara by name by address ditentukan dari Kemensos. Namun, bila ada usulan atau penyanggahan bansos, Irianto menerangkan bila ada aplikasi khusus yang bisa mengurusi hal-hal tersebut. "Ada aplikasi cek bansos untuk usul, sanggah dari Kemensos," terangnya.
Meski belum digulirkan di Kulonprogo, Irianto mewanti-wanti masyarakat untuk menggunakan dana BLT BBM nantinya dengan bijak, seperti untuk keperluan pembelian bahan-bahan pangan.
"Bagi penerima bansos agar menggunakan bantuan untuk membeli bahan pangan yang akan terdampak kenaikan BBM," kata dia.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Lebih dari 1.000 mahasiswa UII menggelar aksi damai membawa tujuh tuntutan terkait pemerintahan Prabowo-Gibran. Kampus beri dispensasi kuliah.
PSS Sleman kalah 1-2 dari Persik Kediri pada pekan keenam Super League 2026/2027. Ernesto Gomez mencetak dua gol untuk tuan rumah.
Kemnaker membuka pelatihan vokasi bagi 50.000 pekerja terdampak PHK pada 2024-2026. Simak syarat, pilihan pelatihan, fasilitas, dan cara daftar.
Jelang musim hujan, DPRD Jogja meminta Pemkot mengantisipasi genangan, mengevaluasi drainase tua, dan mencegah penumpukan sampah di depo.
Sebanyak 195 lansia di Sleman diwisuda dari Sekolah Lansia Standar 2 pada 2026. Program ini mendorong lansia sehat, mandiri, aktif, dan produktif.
BPD DIY meraih tiga prestasi di Frontliner Championship BPDSI 2026. Capaian ini menjadi dorongan untuk meningkatkan kualitas layanan nasabah.