Advertisement

UAD Ricuh, Sengketa Pemilihan Ketua BEM Fakultas Jadi Penyebab

Triyo Handoko
Sabtu, 10 September 2022 - 13:07 WIB
Bernadheta Dian Saraswati
UAD Ricuh, Sengketa Pemilihan Ketua BEM Fakultas Jadi Penyebab Ilustrasi. - Reuters/Mussa Qawasma

Advertisement

Harianjogja.com, JOGJA--Kericuhan terjadi di sekitar kampus IV UAD, Jumat malam (9/9/2022). Penyebab kericuhan tersebut adalah sengketa pemilihan Ketua BEM Fakultas Hukum (FH) UAD.

Akibat kericuhan tersebut jalan Ring Road Selatan sekitar kampus IV UAD sempat macet sekitar pukul 23.30 WIB. Lantaran kericuhan berlangsung hingga luar kampus.

Wakil Rektor Bidang Kemahasiswaan dan Alumni UAD Gatot Sugiharto menjelaskan kericuhan berawal dari aksi pemukulan seorang mahasiswa yang terlibat pemilihan Ketua BEM FH tersebut. “Jadi korban pemukulan ini langsung memanggil temannya di luar kampus, lalu terjadilah kericuhan yang terjadi di luar kampus,” jelasnya, Sabtu (10/9/2022).

PROMOTED:  Resmikan IKM di Umbulharjo, Dinas Perinkopukm Jogja Berharap IKM Naik Kelas

Gatot menyebut masalah di dalam kampus bisa diselesaikan dengan kekeluargaan. “Tapi karena kericuhan melebar ke luar kampus jadi sulit mengendalikan,” ujarnya.

Baca juga: Waspada! Sleman Diprediksi Hujan Petir Sabtu Ini, Wilayah Lain?

Sengketa hasil pemilihan Ketua BEM FH UAD tersebut kini tengah diajukan sesuai mekanisme yang ada. “Semua prosedur pemilihan ini ada mekanismenya, jadi sangat disayangkan sekali sampai ada aksi-aksi tidak terpuji itu,” sambung Gatot.

Pemilihan Ketua BEM FH UAD, jelas Gatot, tidak dicampuri dekanat FH UAD. “Jadi dekan tidak ikut campur karena itu otoritas mahasiswa, ini jadi bahan evaluasi kami supaya lain waktu bisa ikut memantau dan kejadian serupa tidak terulang,” katanya.

Kericuhan tersebut, lanjut Gatot, hingga melibatkan petugas polisi. “Saya langsung ke lokasi dan memediasi yang bersengketa dan dicapai titik temu, tapi yang di luar kampus ini kan tidak terkendali jadi aparat sampai ke lokasi,” ujarnya.

Gatot yang saat kejadian berada di lokasi berhasil membubarkan keributan dan mencapai titik temu antara kedua belah pihak. “Saya sampai jam 03.00 pagi, saya pastikan semuanya kondusif baru pulang, prinsipnya kami selesaikan secara baik-baik,” jelasnya.

Advertisement

Advertisement

Video Terbaru

Advertisement

Berita Terbaru

Advertisement

Advertisement

Advertisement

Berita Pilihan

Advertisement

alt

Buron Tujuh Tahun, Pria Ini Tertangkap Saat Daftar Kerja di Kantor Polisi, Eh Gimana?

News
| Selasa, 04 Oktober 2022, 10:47 WIB

Advertisement

alt

Rasakan Sensasi Makan Nasgor Bercitarasa Tengkleng ala Grage Ramayana Hotel

Wisata
| Senin, 03 Oktober 2022, 07:17 WIB

Advertisement

Advertisement

Advertisement