Tol Jogja Solo Ruas Kartasura Purwomartani Sleman Rampung Desember Tahun Depan

Lugas Subarkah
Lugas Subarkah Selasa, 13 September 2022 11:27 WIB
Tol Jogja Solo Ruas Kartasura Purwomartani Sleman Rampung Desember Tahun Depan

Proyek Tol Jogja Solo./JIBI-Bisnis.com-Istimewa

Harianjogja.com, SLEMANTol Jogja Solo Seksi 1 dari Kartasura, Sukoharjo, Jawa Tengah, sampai dengan Purwomartani, Kalasan, Sleman, akan selesai pada Desember 2023. Pembebasan lahan dan proyek pembangunannya terus berlangsung.

Pejabat Pembuat Komintem Pembebasan Lahan Tol Jogja Solo, Dian Ardiansyah, menjelaskan pencairan uang ganti rugi Tol Jogja Solo wilayah DIY saat ini sudah berjalan sesuai rencana. “Khususnya di Seksi 1, progresnya sudah 41 persen,” ujarnya, Senin (12/9/2022).

Total lahan yang telah dibebaskan sebanyak 841 bidang dengan luasan 377.266 meter persegi. “Kalurahan Tamanmartani 80 bidang seluas 36.061 meter persegi, Kalurahan Purwomartani 761 bidang seluas 341.176 meter persegi,” ungkapnya.

Sementara, PT Adhi Karya (Persero) Tbk menyebutkan progres pembangunan Tol Jogja Solo Seksi 1 juga mencapai sekitar 40 persen.

“Untuk Tol Jogja Solo, kami mendapatkan kontrak di paket Seksi 1.1,” ujar Direktur Operasi I Adhi Karya A Suko Widigdo dalam public expose secara daring di Jakarta, Senin, sebagaimana dikutip Antara.

Dia optimistis dapat merampungkan pembangunan jalan tol seksi tersebut pada Desember 2023.

Dalam proyek tol ini, Adhi Karya mengerjakan dua paket pembangunan untuk Paket 1.1 Ruas Kartasura-Purwomartani sepanjang 22,3 km dan Paket 2.2 Ruas Monjali-Gamping sepanjang 14 km.

Pembangunan Tol Solo Jogja Bandara Yogyakarta Internasional Airport (YIA) Kulonprogo mencapai sepanjang 96,57 km yang terbagi dalam tiga seksi.

Seksi 1 meliputi Solo-Purwomartani dengan panjang 49,25 kilometer, Seksi 2 sepanjang 38,13 kilometer untuk ruas Simpang Susun (SS) Purwomartani-Junction Sleman, dan Seksi 3 sepanjang 8,75 kilometer untuk Junction Sleman-Purworejo.

BACA JUGA: Diambil Alih Pemda, Malioboro Mall Diminta Perbanyak Produk UMKM

Tol yang menghubungkan Jawa Tengah dengan DIY ini diharapkan semakin memperlancar konektivitas perekonomian masyarakat karena tersambung dengan Jalan Tol Trans-Jawa ruas Semarang-Solo.

Tol Jogja Solo juga meningkatkan aksesibilitas menuju kawasan pariwisata seperti Destinasi Pariwisata Super Prioritas (DPSP) Borobudur.

Menteri PUPR Basuki Hadimuljono mengatakan kehadiran jalan tol yang terhubung dengan kawasan-kawasan produktif dapat mengurangi biaya logistik dan meningkatkan daya saing Indonesia untuk menarik investasi serta meningkatkan akselerasi pengembangan destinasi wisata.

 

Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.

Share

Budi Cahyana
Budi Cahyana Jurnalis Harian Jogja, bagian dari Bisnis Indonesia Group menulis untuk media cetak dan online