Simulasi Bencana di Kepatihan Tingkatkan Kesiapsiagaan Penyelamatan
Pemda DIY gelar simulasi bencana gempa di Kompleks Kepatihan untuk tingkatkan kesiapsiagaan. ASN dilatih penyelamatan diri dan penanganan darurat di Yogyakarta.
Ilustrasi salat di masjid/Pixabay-Samer Chidiac
Harianjogja.com, SLEMAN—Lembaga Dakwah Islam Indonesia (LDII) Sleman memastikan semua masjid LDII terbuka bagi siapa saja yang hendak beribadah di dalamnya. Pernyataan itu disampaikan untuk menepis tudingan bahwa masjid LDII eksklusif dan stigma mengepel masjid setelah digunakan.
Ketua DPD LDII Kabupaten Sleman, Suwarjo, menjelaskan selama ini banyak beredar isu yang menyebut masjid LDII tertutup untuk masyarakat. Bahkan banyak yang menyebut masjid akan dipel setelah digunakan beribadah umat Islam di luar anggota LDII.
Ia mengaku banyak orang memiliki pemahaman seperti itu. Namun, ia menegaskan LDII sangat terbuka. Masjid LDII juga bisa digunakan oleh semua umat Islam yang hendak beribadah. Ia mencontohkan masjid di kantor DPD LDII Sleman, di Mulungan, Kalurahan Sendangadi, Kapanewon Mlati. Setiap hari masjid itu digunakan oleh banyak orang di luar anggota LDII. “Sebagian senang ke sini karena airnya banyak, baknya besar. Semua orang kalau mampir silakan,” ujarnya beberapa waktu lalu.
Selain membuka masjid untuk masyarakat umum, LDII juga memiliki program inklusif, seperti penanaman nilai toleransi kepada anggota dan mendorong anggota untuk membaur dalam setiap kegiatan masyarakat.
Ketua Dewan Penasehat DPD LDII Sleman, Anji Sujiman, menjelaskan inklusifitas itu diwujudkan melalui program Kampungku Ada Dua.
BACA JUGA: Jumat-Sabtu TPST Piyungan Tutup, Warga Sleman Diminta Tahan Buang Sampah
Setiap anggota LDII yang berdomisili di luar tempat kegiatan LDII harus membaur di tengah masyarakat. “Harus bertegur sapa, tolong-menolong, kalau ada tetangga yang sakit ikut menjenguk. Kalau ada tetangga yang meninggal ikut takziah, meskipun jauh dari tempat tinggal mereka,” kata dia.
Walau demikian, ia tidak menampik masih ada anggota LDII yang belum mengamalkan nilai toleransi atau kurang terbuka dengan masyarakat. Hal ini menjadi pekerjaan rumah organisasi untuk terus menanamkan nilai toleransi kepada setiap anggota agar menghormati perbedaan.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Pemda DIY gelar simulasi bencana gempa di Kompleks Kepatihan untuk tingkatkan kesiapsiagaan. ASN dilatih penyelamatan diri dan penanganan darurat di Yogyakarta.
Enam wakil Indonesia bertanding di babak 32 besar Macau Open 2026. Sorotan tertuju pada duel Prahdiska Bagas Shujiwo melawan Lee Zii Jia.
Mehdi Torabi terancam absen membela Iran di Piala Dunia 2026 setelah visa masuk Amerika Serikat miliknya kedaluwarsa usai laga perdana.
Cristiano Ronaldo memimpin Portugal menghadapi RD Kongo pada laga perdana Grup K Piala Dunia 2026 dalam misi mengejar gelar juara dunia pertama.
Cek jadwal KRL Jogja–Solo dari Tugu ke Palur. Simak jam keberangkatan lengkap dan imbauan penumpang.
Ribuan warga dan wisatawan mengikuti Mubeng Beteng malam 1 Sura di Jogja. Tradisi tapa bisu dinilai menjadi ruang refleksi dan healing bagi generasi muda.