Advertisement

Pusat Desain Industri Nasional di Bekas Terminal Terban Rampung Dibangun Desember

Triyo Handoko
Senin, 26 September 2022 - 14:57 WIB
Budi Cahyana
Pusat Desain Industri Nasional di Bekas Terminal Terban Rampung Dibangun Desember Gedung PDIN di bekas Terminal Terban yang masih dalam masa pembangunan, Senin (26/9/2022). - Harian Jogja/Triyo Handoko

Advertisement

Harianjogja.com, JOGJA—Pembangunan Gedung Pusat Desain Industri Nasional (PDIN) di bekas Terminal Terban, Jogja, akan rampung Desember mendatang. Kelembagaan PDIN masih dibahas untuk memaksimalkan fungsinya sebagai pendorong ekosistem industri.

Kepala Dinas Perindustrian Koperasi dan Usaha Kecil Menengah (Disprinkop UKM) Jogja Tri Karyadi Riyanto menyebut bangunan seluas 2.800 meter persegi dengan empat lantai tersebut akan makin meningkatkan kapasitas industri kreatif di Jogja.

Advertisement

PROMOTED:  5 Mitos dan Fakta Kesehatan Anak ala Tokopedia Parents

“Harapannya memang ke sana, meningkatkan kapasitas ekosistem ekonomi kreatif di Jogja dan ikut mendatangkan pendapatan asli daerah [PAD] lebih banyak lagi,” kata Kepala Disprinkop UKM Jogja yang akrab disapa Totok tersebut, Senin (26/9/2022).

Totok menjelaskan PDIN tak menjual hasil produksi massal, melainkan prototipe hasil produk jadi serta desain industrinya. “Jadi nanti kalau customer-nya tertarik, bisa minta produksi massal dari melihat prototipe,” ujarnya.

PDIN didesain untuk bisa memberikan fasilitas creative HUB, pameran produk, workshop. “Nanti juga disediakan penginapan dan fasilitas lain yang dapat mendukung pertukaran gagasan desain industri,” katanya.

BACA JUGA: Festival Lampion dan JAS Dongkrak Kunjungan Wisatawan

Kelembagaan yang akan mengurus PDIN, kata Totok, masih digodok. “Nanti pengurusnya tidak seratus persen ASN, justru akan lebih banyak profesional yang memang memiliki kompetensi mumpuni untuk mengurusnya,” ucapnya.

Pembahasan kelembagaan tersebut termasuk teknis perekrutan, pembagian tanggung jawab, bentuk kerja sama yang ditawarkan, hingga pengolahannya. “Strategis bisnis masih kami kaji juga, termasuk biaya anggarannya,” kata dia. 

Advertisement

PROMOTED:  Kisah Dua Brand Kecantikan Lokal Raup Untung dari Tokopedia: Duvaderm dan Guele

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News

Advertisement

Video Terbaru

Advertisement

Berita Terbaru

Advertisement

Advertisement

Advertisement

Piala Dunia 2022

Berita Pilihan

Advertisement

alt

Petani Lereng Merapi Tanam Alpukat Jumbo, Harganya Sampai Rp40.000

News
| Sabtu, 10 Desember 2022, 07:37 WIB

Advertisement

alt

Liburan di DIY saat Akhir Tahun? Fam Trip di Lokasi-Lokasi Ini Layak Dicoba

Wisata
| Jum'at, 09 Desember 2022, 16:27 WIB

Advertisement

Advertisement

Advertisement