Otonomi Daerah DIY Didorong Berbasis Keadilan dan Kearifan Lokal
Otonomi daerah DIY diarahkan berbasis keadilan dan kearifan lokal untuk wujudkan pembangunan berdampak langsung bagi masyarakat.
Kapolda DIY, Irjen Pol Asep Suhendar menandatangani prasasti Polresta Sleman, Rabu (28/9/2022)./Ist.-Humas Polda DIY
Harianjogja.com, SLEMAN—Sebagai respons terhadap padatnya penduduk dan tingginya dinamika kejahatan di Sleman, Polres Sleman secara resmi telah ditetapkan menjadi Polresta. Hal ini ditandai dengan pengukuhan yang dilakukan oleh Kapolda DIY, Irjen Pol. Asep Suhendar, Rabu (28/9/2022).
Pengukuhan dilaksanakan dengan penanggalan dan penyematan tanda lokasi. Irjen Pol, Asep Suhendar menuturkan dengan diterbitkannya Keputusan Kapolri tersebut, Polri telah secara resmi meningkatkan tipe Kepolisian Resor Sleman menjadi Kepolisian Resor Kota Sleman.
“Sleman adalah wilayah yang sangat padat dengan pertumbuhan penduduk yang cepat dan dinamika kejahatan cukup tinggi. Perkembangan tantangan yang dihadapi memberikan pengaruh yang signifikan terhadap situasi keamanan dan ketertiban masyarakat di wilayah Kabupaten Sleman,” ujarnya.
Sedikitnya ada sembilan dimensi dan 48 indikator perubahan yang menjadi pertimbangan peningkatan tipe Polres Sleman menjadi Polresta Sleman, di antaranya dimensi geografis, demografis, sumber daya alam, ideologi, politik ekonomi sosial dan budaya harkamtibmas serta dimensi kemampuan kesatuan dan telah menjalani proses kajian yang cukup panjang.
BACA JUGA: Belasan Kambing Warga Girimulyo Gunungkidul Mati Diserang Hewan Liar
Peningkatan tipe ini membawa konsekuensi tugas dan tanggung jawab yang lebih tinggi dengan harapan agar seluruh personel yang bertugas di Polresta Sleman mampu meningkatkan semangat komitmen dan kinerjanya.
“Sehingga kualitas pelayanan kepada masyarakat semakin baik dan meningkat. Tingkatkan kerja sama sinergitas dan soliditas yang telah terjalin dengan Forkopimda Kabupaten Sleman untuk menghadapi tantangan tugas di masa yang akan datang,” katanya.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Otonomi daerah DIY diarahkan berbasis keadilan dan kearifan lokal untuk wujudkan pembangunan berdampak langsung bagi masyarakat.
Fabio Di Giannantonio menangi MotoGP Catalunya 2026 yang dua kali dihentikan akibat kecelakaan beruntun di Barcelona.
BMKG memprediksi hujan masih berpotensi terjadi di sejumlah wilayah DIY hingga 20 Mei 2026 akibat pengaruh fenomena MJO.
Kapolri Jenderal Listyo Sigit melantik Kalemdiklat Polri, lima kapolda baru, dan satu pejabat utama Mabes Polri di Jakarta.
Balapan MotoGP Catalunya 2026 dua kali dihentikan setelah kecelakaan beruntun melibatkan Alex Marquez, Bagnaia, Zarco, dan Acosta.
Persija Jakarta U20 menjadi juara EPA Super League U20 2025/2026 setelah menang 1-0 atas Malut United U20 di partai final.