Disdikpora DIY Minta Sekolah Tangani Kekerasan Sejak Awal
Disdikpora DIY meminta sekolah menangani kasus kekerasan sejak awal agar persoalan tidak meluas dan menjadi perhatian publik.
Kepala Dinkes Sleman, Cahya Purnama./Harian Jogja-Anisatul Umah.
Harianjogja.com, SLEMAN — Dinas Kesehatan (Dinkes) Kabupaten Sleman terus berupaya fokus dalam menangani kesehatan mental di masyarakat.
Kepala Dinkes Sleman, Cahya Purnama mengatakan awalnya layanan psikolog ini hanya ada di enam puskesmas, namun saat ini sudah tersedia di semua puskesmas. Bahkan di beberapa puskesmas menurutnya tenaga psikolognya sudah lebih dari satu orang. Fokus Sleman mengawal isu kesehatan mental ini penting, apalagi saat pandemi Covid-19 melanda.
"Sekarang semua puskesmas sudah mempunyai tenaga psikolog, bahkan saat ini ada satu puskesmas yang sudah ada dua psikolog," ucapnya ditemui di Pendopo Parasamya, Jumat (30/9/2022).
Akses ini diharapkan bisa dilebarkan ke tingkat nasional, bahkan internasional. Tenaga psikolog diperlukan untuk melihat kesehatan mental sebelum didiagnosa jadi penyakit jiwa. "Jadi untuk preventif, promotif, ini akan lebih bagus ditangani oleh psikolog. Di puskesmas kami ada satu tim terdiri dari dokter, perawat, psikolog, apoteker yang kami hire," jelasnya.
Layanan psikolog ini sebenarnya sudah dimulai sejak 2004, dan terus dikembangkan sampai saat ini. Menurutnya, Sleman membuat terobosan layananan Masyarakat Tangguh Sehat Jiwa (Mata Hati).
BACA JUGA: Smartfren Buka Peluang untuk Kreator Lokal lewat Kolaborasi dengan Sovlo
Dulu, kata dia, layanan konseling banyak diakses dengan datang langsung ke puskesmas. Setelah ada pandemi Covid-19 masyarakat jadi takut datang ke puskesmas. Melalui inovasi Mata Hati bisa dilakukan melalui Whatsapp dan telekonseling.
"Dalam satu hari bisa lima sampai sepuluh [layanan yang diberikan] tiap puskesmas. Setelah pandemi Covid-19 karena ada tekanan ekonomi, PHK, masalah berhubungan dengan kesehatan mental mereka, mulai banyak yang berkonsultasi," ucapnya.
Lebih lanjut dia mengatakan layanan yang sudah ada di setiap puskesmas diangkat menjadi inovasi di tingkat kabupaten. Inovasi ke depan tidak lagi dari Dinkes yang turun, tapi dari puskesmas. "Dari percintaan juga banyak yang konsultasi, dan ekonomi. Inovasi bukan dari Dinkes turun, tapi dari puskesmas bottom up," ucapnya.
Staf Ahli Bupati Bidang Kesejahteraan Rakyat Sleman, Mafilindati Nuraini mengatakan kerja sama dilakukan dengan lembaga nonpemerintah termasuk Pusat Rehabilitasi YAKKUM. Kerja sama yang dilakukan seperti memberikan ruang yang setara bagi disabilitas untuk mendapatkan vaksin, hingga rehabilitasi jiwa bagi orang dengan disabilitas psikososial. "Melibatkan masyarakat Sleman dengan dukungan penuh dari YAKKUM. Salah satunya organisasi Kelompok Swabantu Luhur Jiwo," paparnya.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Disdikpora DIY meminta sekolah menangani kasus kekerasan sejak awal agar persoalan tidak meluas dan menjadi perhatian publik.
MK memutus 20 permohonan uji materi UU siang ini, termasuk perkara UU Polri, Kesehatan, Perlindungan Konsumen, dan KUHP Nasional.
RI Peduli mewujudkan mimpi Mahesa, siswa SD Barunawati Semarang, memiliki sepeda untuk memudahkan perjalanan ke sekolah dan mengejar cita-cita
I Made Pajar Ariyana lolos final shortboard putra Asian Games 2026 setelah mengalahkan Jayuard Alciso dari Filipina.
Bregodo Suryatmojo turut menjadi etalase budaya sekaligus pintu promosi potensi kampung wisata di wilayah asalnya saat bertugas di kawasan Malioboro, Minggu (2
BMKG mencatat rekor 123 hari tanpa hujan di Sumberklampok, Buleleng, Bali, di tengah musim kering yang dipengaruhi El Nino.