Lurah Condongcatur Sleman Jadi Tersangka, Kasus TKD Rp1 Miliar
Lurah Condongcatur RCS jadi tersangka kasus korupsi TKD Sleman. Penyewaan tanpa izin rugikan negara hingga Rp1 miliar.
Ilustrasi./Harian Jogja
Harianjogja.com, KULONPROGO — Pasca ditutup secara permanen, pembangunan pagar Teteg Wetan, Wates, Kulonprogo dikebut. Pendirian pagar permanen diharapkan mampu meningkatkan keamanan pengendara pasca perubahan rekayasa lalu lintas.
Manajer Humas KAI Daop 6, Franoto Wibowo menjelaskan bila saat ini bangunan pagar permanen telah terbentuk. Penggarapan pagar permanen ini untuk meningkatkan tingkat keamanan di Jalur Perlintasan Langsung (JPL) 685 atau Teteg Wetan yang kini ditutup persisten. "On progress, pagar sudah terbentuk. Nanti dilakukan pengecatan dan lain-lain," kata dia, Rabu (12/10/2022).
Pada awal penutupan permanen, eks palang pintu permintaan kereta api tersebut hanya diblokade dengan peranti seadanya, seperti material bekas pemisah jalan dan beberapa palang besi.
BACA JUGA: Datangi SMAN 1 Wates soal Penyekapan Wali Murid, Ini yang Ditemukan ORI DIY
Pembuatan pagar secara permanen dilakukan agar lebih aman dan terlihat oleh pengendara. "Akan lebih terjamin [keamanan] dan dari segi estetika pun akan lebih bagus," tegasnya.
"Untuk sisi selatan sudah kita pagari dengan besi rel bekas," lanjutnya.
Pembangunan jalur pedestrian di sisi utara Teteg Wetan pun mulai digarap. Sebelumnya jalur pedestrian di sisi selatan Kantor Pemkab Kulonprogo tersebut belum tersambung sampai Teteg Wetan. "Pedestrian untuk pejalan kaki juga sudah hampir selesai dikerjakan," lanjutnya.
"Segera [penyelesaian proyek], kemungkinan beberapa hari ke depan rampung beres," tandasnya.
Diharapkan Franoto pembangunan pagar penutup eks palang perlintasan dapat meningkatkan keamanan. "Dengan penutupan perlintasan Teteg Wetan akan lebih menjamin keselamatan warga, pengguna jalan dan perjalanan kereta api. Serta bisa mengoptimalkan jalan underpass di kemiri," tukasnya.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Lurah Condongcatur RCS jadi tersangka kasus korupsi TKD Sleman. Penyewaan tanpa izin rugikan negara hingga Rp1 miliar.
Anggota Polres Tuban berinisial TS meminta maaf atas video viral yang melibatkan dirinya. Korban menerima permintaan maaf dan memilih jalur damai.
Seorang bidan RSUD Besuki ditemukan meninggal di drainase Pantura Situbondo. Polisi menyelidiki dugaan pembunuhan dan melakukan olah TKP.
Kim Jong Un mengungkap rencana pengembangan senjata bawah air rahasia sebagai bagian dari modernisasi angkatan laut Korea Utara.
Megawati Soekarnoputri membuka pameran Mata Hati Soekarno di Bantul. Sebanyak 47 perupa menafsirkan pemikiran dan warisan Bung Karno.
Raymond Indra/Nikolaus Joaquin melaju ke final Indonesia Open 2026 usai mengalahkan Sabar/Reza. Indonesia menempatkan dua wakil di partai puncak.