Advertisement

Duh....Tumpukan Sampah di Pantai Parangtritis Sampai 8 Ton

Ujang Hasanudin
Jum'at, 21 Oktober 2022 - 13:17 WIB
Bhekti Suryani
Duh....Tumpukan Sampah di Pantai Parangtritis Sampai 8 Ton Sejumlah pelaku usaha wisata sedang membersihkan sampah di Pantai Parangtritis, Jumat (21/10/2022) - Ist/Dok UPK Parangtritis)

Advertisement

Harianjogja.com, BANTUL- Sekitar 300 orang dari para pelaku usaha jasa pariwisata membersihkan sampah di Pantai Parangtritis, Jumat (21/10/2022) pagi. Dalam bersih-bersih sampah tersebut menghasilkan sebanyak sekitar 8 ton sampah yang dibuang ke Tempat Pembuangan Sampah Terpadu (TPST) Piyungan.

Koordinator Unit Pelaksana Kegiatan (UPK) Paangtritis, Dinas Pariwisata Bantul, Suranto mengatakan kegiatan bersih-bersih sampaah di Parangtritis merupakan inisiatif dari para pelaku usaha wisata di kawasan Pantai Parangtritis karena melihat banyaknya sampah di bibir pantai. Sampah-sampah tersebut terbawa arus sungai sehingga menumpuk di bibir pantai.

Advertisement

PROMOTED:  5 Mitos dan Fakta Kesehatan Anak ala Tokopedia Parents

“Beberapa hari terakhir ini kan sungai banjir jadi sempat membawa sampah sampai ke laut dan menumpuk di bibir pantai,” ujar Suranto.

BACA JUGA: Sempat Terhenti karena Kru Tertembak, Produksi Film "Rust" Dilanjutkan Januari 2023

Sebagian besar sampah tersebut adalah pohon bambu, pohon pisang, dan dahan pohon yang terbawa arus sungai dari hulu. Namun ada juga sampah plastik dan bekas minuman kemasan. Dengan melihat banyaknya sampah kemudian muncul ide dari pelaku wisata untuk sama-sama membersihkannya.

“Para pelaku usaha ini menyadari kalau pantainya bersih banyak pengunjung yang datang ke pantai. Kalau banyak pengunjung mereka juga diuntungkan,” katanya. Pelaku wisata yang terlibat di antaranya pedagang di lapak, pelaku usaha kuliner, komunitas ATV, komunitas delman, payung, komunitas jip, dan pelaku usaha asongan.

Mereka sudah tiga kali ikut terlibat dalam membersihkan sampah selama Oktober ini atau sejak masuk musim penghujan dan banyak sampah di bibir pantai. Harapannya kegiatan tersebut terus dilakukan karena petugas kebersihan terbatas sehingga butuh bantuan dari warga maupun paguyuban pegadang yang peduli atas kebersihan pantai.

Selain itu, Suranto juga mengimbau masyarakat di hulu sungai supaya tidak membuang sampah ke sungai karena akan mencemari sungai dan air laut, terlebih sampah-sampah anorganik yang susah terurai sehingga mencemari pantai, “Hari ini tadi bersih-bersih sampah mendapatkan sekitar 8 ton sampah yang langsung di buang ke TPST Piyungan,” tandas Suranto.

Advertisement

Kepala Seksi Promosi dan Informasi Data Dinas Pariwisata Bantul, Markus Purnomo Adi menyambut baik dengan aksi bersih-bersih pantai Parangtritis yang dilakukan paguyuban pegadang. Karena bagaimana pun, kata dia, kebersihan pantai merupakan tanggung jawab semua, bukan hanya petugas kebersihan yang jumlahnya terbatas, “Semoga ini menjadi gerakan rutin yang dilakukan paguyuban pedagang Pantai Parangtritis,” kata Markus.

Sebab, Parangtritis selama ini menjadi andalan atau ikon wisata Bantul. Ketika Parangtritis bersih maka bisa menjaga kunjungan wisatawan untuk datang kembali ke Parangtritis. 

PROMOTED:  Kisah Dua Brand Kecantikan Lokal Raup Untung dari Tokopedia: Duvaderm dan Guele

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News

Advertisement

Video Terbaru

Advertisement

Berita Terbaru

Advertisement

Advertisement

Advertisement

Piala Dunia 2022

Berita Pilihan

Advertisement

alt

Polisi Ogah Beberkan Hasil Gelar Perkara Kasus Tambang Ilegal, Ini Alasannya

News
| Sabtu, 03 Desember 2022, 19:07 WIB

Advertisement

alt

Rawat Ribuan Ikan di Sungai, Rumah Pria Ini Jadi Rujukan Wisata

Wisata
| Sabtu, 03 Desember 2022, 14:57 WIB

Advertisement

Advertisement

Advertisement