Kadin DIY Kenang Soliditas Pemulihan 20 Tahun Gempa Jogja
Kadin DIY mengenang 20 tahun Gempa Jogja 2006 dengan menyoroti gotong royong lintas sektor dalam pemulihan pascabencana.
Alumni Fakultas Kehutanan UGM angkatan 1980 memamerkan foto ijazah Jokowi, Jumat (21/10/2022)./Harian Jogja-Anisatul Umah
Harianjogja.com, SLEMAN—Ijazah Presiden Joko Widodo (Jokowi) digugat ke Pengadilan Negeri (PN) Jakarta Pusat karena dituding palsu. Namun, UGM menegaskan ijazah Jokowi asli.
Penggugat menuding ijazah palsu dari UGM tersebut digunakan dalam Pemilihan Presiden (Pilpres) 2019-2024 lalu. Setelah Rektor UGM, Prof Ova Emilia menyatakan ijazah Jokowi dari Program Studi (Prodi) S1 Fakultas Kehutanan UGM angkatan 1980 adalah asli, kini giliran teman-teman seangkatan Jokowi menyampaikan pernyataan yang sama.
Dalam acara Dies Natalis ke-59 Fakultas Kehutanan UGM yang dihadiri alumni Angkatan 1980, mereka memamerkan foto-foto kebersamaan kebersamaan dengan Jokowi mulai dari kegiatan di kampus hingga kegiatan naik gunung bersama. Tak ketinggalan foto dari ijazah Jokowi ditunjukkan ke publik.
Person In Charge Keluarga Alumni Universitas Gadjah Mada Fakultas Kehutanan (Kagamahut) Angkatan 1980, Mustofa Iskandar, mengatakan Joko Widodo adalah alumnus Fakultas Kehutanan UGM angkatan 1980.
"Kami alumni Fakultas Kehutanan UGM Angkatan 1980 ingin menyampaikan terkait keabsahan ijazah Presiden Joko Widodo. Kami memastikan bahwa rekan kami Ir Joko Widodo adalah bagian dari alumni Fakultas Kehutanan UGM angkatan 1980, it's clear," ucapnya dalam konferensi pers, Jumat (21/10/2022).
Sebagai sesama alumni, menurutnya ada tanggung jawab moril untuk meluruskan isu yang beredar di publik mengenai keabsahan ijazah Presiden Joko Widodo.
"Karena sesungguhnya kami alumni UGM 1980 adalah saksi hidup bukan hanya mendengar, tapi kami melihat dan menyaksikan dan berinteraksi langsung selama mengikuti perkuliahan di Fakultas Kehutanan UGM," jelasnya.
Jika dibutuhkan, Kagama Bantuan Hukum (KBH) siap memberikan bantuan. Menurutnya ada tanggung secara moral untuk meluruskan isu yang beredar mengenai ijazah Jokowi.
BACA JUGA: Penggugat Ijazah Jokowi Jadi Tersangka Ujaran Kebencian
"Sehubungan dengan tugas utama KBH memberikan pembelaan hukum pada alumni, sehinga atas tudingan pihak yang tidak bertanggung jawab mengenai keabsahan dari salah satu alumni kami, KBH siap turun tangan," paparnya.
Ketua Bidang Litigasi Kagama Bantuan Hukum (KBH) Mandela Sinaga mengatakan KBH siap memberikan pendampingan kepada alumni UGM yang membutuhkan bantuan hukum.
"Kami merasa sama-sama terpanggil untuk meluruskan. KBH selalu siap sedia apabila ada anggota Kagama yang membutuhkan bantuan hukum," ucapnya.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Kadin DIY mengenang 20 tahun Gempa Jogja 2006 dengan menyoroti gotong royong lintas sektor dalam pemulihan pascabencana.
Petani Bantul beralih ke usaha bibit padi di lahan pasir JJLS karena lebih aman dan cepat menghasilkan keuntungan.
Dinas Penanaman Modal dan Pelayanan Terpadu Satu Pintu Kota Jogja terus berupaya meningkatkan kualitas pelayanan perizinan bangunan melalui berbagai inovasi
Target 17 juta wisman 2026 tetap dipertahankan. Pemerintah ubah strategi pasar dan dorong konektivitas penerbangan.
SBY menekankan pentingnya menjaga kepercayaan publik dan kepemimpinan tenang dalam menghadapi ketidakpastian global.
Rupiah tembus Rp18.000 per dolar AS dan IHSG anjlok. DPR mendesak pemerintah dan BI segera konsolidasi fiskal dan moneter.