Veda Ega Pratama Runner-up Moto3 Malaysia, Cetak Sejarah di Sepang
Veda Ega Pratama finis kedua Moto3 Malaysia 2026 di Sepang. Pembalap asal Gunungkidul itu kini naik ke posisi tujuh klasemen.
Driver ojek online saat mengantarkan layanan pengiriman secara online yang dimanfaatkan para pelaku UMKM di wilayah DIY. /Ist.
Harianjogja.com, JOGJA--Perusahaan transportasi online di DIY berupaya memberikan kontribusi terhadap pelaku usaha mikro kecil dan menengah (UMKM) dengan kemudahan layanan antar ke pembeli. Para pelaku dapat mengakses layanan dengan cepat untuk mengantarkan barang dagangan. Bahkan dapat memanfaatkan layanan antar gratis.
Pelaku UMKM Ayam Goreng Kremes Kota Jogja Endarini mengatakan di era saat ini ia dimudahkan dengan keberadaan jasa transportasi online. Salah satu yang sering ia gunakan adalah JogjaKita yang juga bekerja sama dengan program Sibakul Pemda DIY. Sehingga dapat memberikan layanan gratis sebanyak lima kali dalam sehari.
"Kebetulan ada JogjaKurir untuk mengantarkan pesanan ke konsumen. Selain tarif hemat free ongkir, pengantarannya lebih tepat waktu," katanya, Jumat (21/10/2022).
Ia mengatakan melalui layanan tersebut tak perlu lagi menggaji kurir akan tetapi semua pesanan yang masuk kepadanya bisa sampai ke tangan konsumen dengan aman. Menurutnya layanan transportasi online saat ini memudahkan usaha meski pun ia belum memiliki armada yang memungkinkan untuk mengantar pesanan. Sehingga tidak kesulitan ketika memperoleh pesanan dalam jumlah banyak dengan lokasi jauh.
"Ini membuka peluang pekerjaan sampingan atau usaha untuk anak-anak muda juga," ujarnya.
Program dari Dinas Koperasi dan UKM DIY, Sibakul melalui layanan gratis memungkinkan pelaku UMKM mengirimkan pesanan konsumen.
BACA JUGA: Stres Masalah Ekonomi, Seorang Perempuan Tabrakkan Diri ke Kereta
Tak hanya pelaku UMKM, layanan JogjaKurir juga bisa diakses masyarakat lainnya untuk mengantarkan barang dengan tarif terjangkau. "Selain itu menjamin, barang yang diantarkan selalu dijaga kondisinya dengan baik demi meningkatkan kepercayaan masyarakat," kata General Manager Jogja Kita Haryo Gusnadi.
Ia menambahkan pelaku UMKM tidak perlu menyambangi konsumen untuk mengantarkan pesanan secara langsung. Hanya dengan mengakses layanan pada aplikasi, pesanan akan sampai ke tangan konsumen dengan diantar driver ojek online.
"Kami berkomitmen membantu UMKM dalam mengantarkan produk, bahkan dalam jumlah yang banyak. Bisa menjadi solusi bagi UMKM belum memiliki armada untuk mengantarkan pesanan konsumen. Kami memiliki ribuan driver yang siap membantu," katanya.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Veda Ega Pratama finis kedua Moto3 Malaysia 2026 di Sepang. Pembalap asal Gunungkidul itu kini naik ke posisi tujuh klasemen.
Pemkot Jogja menyiapkan Rp1 miliar pada 2027 untuk mengembangkan integrated farming di Bener sebagai pusat edukasi dan produksi pangan.
Apple mengakui laporan layar bagian dalam iPhone Duo retak di sekitar engsel. Pengguna terdampak dapat mengajukan penggantian melalui AppleCare.
Konsumsi minuman manis berlebihan dapat meningkatkan risiko fatty liver. Dokter menjelaskan penyebab, gejala, risiko, dan cara mencegahnya.
Bahlil menyebut ekspor listrik Indonesia bisa berlanjut jika negara pembeli menyepakati harga. Pemerintah tetap memprioritaskan kebutuhan domestik.
Damkarmat Kota Jogja masih menerima panggilan hotline darurat tanpa respons. Persoalan ini telah dilaporkan kepada Diskominfo dan Telkomsel.