Uji Emisi Gratis di Balaikota Jogja, Catat Jadwal dan Lokasinya
Uji emisi gratis digelar Pemkot Jogja pada 22 dan 24 September 2026 di Plaza Balaikota. Catat jadwal dan lokasinya.
Para pengurus AEPI bersama GM Plaza Ambarrukmo Surya Ananta (kedua dari kanan) menunjukkan bahan kain dengan serat alami ramah lingkungan, Kamis (27/10/2022). Harian Jogja-Sunartono.
Harianjogja.com, JOGJA--Ribuan para pelaku usaha kain eco-print berkomitmen untuk memproduksi kain dengan bahan serat alami dan mudah terurai hingga mendaur ulang pakaian lama menjadi produk fesyen baru yang menarik. Komitmen itu disampaikan demi menjaga keberlanjutan lingkungan di masa mendatang.
Ketua Asosiasi Eco-Print Indonesia (AEPI) Puthut Ardianto menyatakan seluruh anggota asosiasinya sudah memiliki komitmen untuk tetap menjaga kelestarian lingkungan dalam setiap produknya. Salah satunya dengan menggunakan bahan dari serat alami yang dapat diambil dari daun di lingkungan sekitar. Ia menyadari dalam proses ecoprint memang tidak bisa lepas 100% dari bahan kimia, akan tetapi terus berusaha untuk mengurangi, seperti penggunaan tawas diminimalisasi.
"Kami memastikan para ecoprinter di asosiasi kami selalu menggunakan bahan mudah terurai, serat alami. Kemudian kancing baju pakai berbahan kayu, tidak pernah memakai kancing plastik karena konsepnya sustainable fashion," katanya, Kamis (27/10/2022).
Puthut menambahkan asosiasinya juga berkomitmen untuk melakukan penanaman di tengah produksi dengan serat alami yang dilakukan. Hal itu sebagai bentuk tanggungjawab pengguna produksi terhadap keseimbangan alam, bahwa selain mengambil serat alam harus ada upaya menanam kembali. Saat ini jumlah anggota asosiasi ada 1.300 dari berbagai kota di Indonesia yang semua berkomitmen dengan sustainable fashion.
Baca juga: Jarang Disebut, Ini Dia Tokoh Perempuan yang Terlibat di Balik Sumpah Pemuda
"Bahkan ecoprint Indonesia ini diakui dunia karena paling masif, selain sebagai penggerak ekonomi sekaligus menjaga keberlanjutan lingkungan. Karena semangat kami tidak hanya eksploitasi daun tetapi juga menanam daun," katanya.
Penasehat AEPI Kuroda Fitriani menambahkan sejalan dengan semangat sustainable fashion, asosiasi menggelar kegiatan AEPI Fashion Festival 2022 dengan mengusung tema Jewels of Leave untuk pertama kalinya di Plaza Ambarrukmo mulai Minggu (30/10/2022) hingga Selasa (1/11/2022). Tidak hanya menyuguhkan Fashion Show dan Pameran, AFF 2022 juga akan memberikan pengalaman kepada pengunjung dengan adanya workshop dan edukasi penggunaan bahan serat alam.
Tema tersebut diangkat karena salah satu sumber utama kegiatan ecoprinting adalah daun. Daun sebagai mutiara bagi para ecoprinter yang harus selalu dieksplorasi dan dilestarikan. "Kami mengajak para pecinta fesyen untuk mulai mengangkat konsep menjaga lingkungan. Menggunakan kain serat alami dan me-recycle pakaian lama dengan teknik natural dyeing, ecoprint maupun teknik lainnya seperti tie dye jumputan, maupun shibori," ucapnya.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Uji emisi gratis digelar Pemkot Jogja pada 22 dan 24 September 2026 di Plaza Balaikota. Catat jadwal dan lokasinya.
SAR menemukan satu korban banjir bandang Solok dalam kondisi meninggal. Dua orang dilaporkan hilang dan pencarian terus dilanjutkan.
Dony Oskaria menegaskan manajer KDKMP bukan pegawai BUMN meski ditugaskan 2 tahun di bawah Agrinas Pangan dengan biaya pemerintah.
Bappenas mendorong penanganan karhutla bergeser dari respons ke pencegahan. BNPB telah mengerahkan 43.700 personel dan 55 armada udara.
Real Madrid membalas kritik Javier Tebas dan menyinggung prinsip netralitas. Simak awal perselisihan Tebas dan Los Blancos serta sejarah Madrid.
KAI Daop 6 Jogja membangun jalan baru 394 meter di Stasiun Lempuyangan. Sebanyak 13 rumah perusahaan ditertibkan untuk penataan kawasan.