Advertisement

TPST Nitikan 2 Beroperasi Tahun Depan, Mampu Kurangi Sampah Sebanyak 80 Ton

Yosef Leon
Selasa, 01 November 2022 - 14:47 WIB
Budi Cahyana
TPST Nitikan 2 Beroperasi Tahun Depan, Mampu Kurangi Sampah Sebanyak 80 Ton Sejumlah alat berat mengerjakan penggalian TPST Transisi Piyungan, Senin (20/6/2022). - Harian Jogja/Lugas Subarkah

Advertisement

Harianjogja.com, JOGJA - Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Kota Jogja menargetkan operasional Tempat Pembuangan Sampah Terpadu (TPST) yang berada di Nitikan 2 bisa dioperasionalkan pada 2023 mendatang. Keberadaan TPST Nitikan 2 diklaim akan membantu pengurangan sampah sebanyak 80 ton per hari di wilayah setempat. 

Kepala DLH Kota Jogja, Sugeng Darmanto menjelaskan, pembangunan TPST Nitikan 2 yang berada di Kemantren Umbulharjo sudah dimulai pada tahun ini. Pada APBD Perubahan 2022 pihaknya telah menganggarkan sejumlah dana untuk pembangunan TPST itu. Untuk tahap awal pembangunan akan meliputi pemagaran area TPST dan juga penyusunan tata kala. 

Advertisement

PROMOTED:  5 Mitos dan Fakta Kesehatan Anak ala Tokopedia Parents

"Pada APBD 2022 perubahan kita buat untuk pemagaran dulu kemudian pada 2023 nanti kita susun tata kala dan akhir 2023 sudah digunakan untuk pengolahan sampah anorganik," katanya, Selasa (1/11/2022). 

Menurut Sugeng, TPST Nitikan 2 nantinya akan mengolah sampah jenis organik dan anorganik. Pihaknya juga akan membuat pembatasan agar sampah berakhir di tempat itu tanpa dibuang lagi ke Piyungan lantaran tidak bisa lagi terurai. Skema pembatasan dari tingkat rumah tangga, TPS dan depo sampah juga tengah dipersiapkan. 

"Kalau ke Piyungan juga itu tentu tidak bisa terurai tapi kalau organik kan bisa. Itu makanya kita siapkan skema-skema pembatasan dari mulai rumah tangga, TPS dan depo serta terakhir di Nitikan 2," ungkapnya. 

Sugeng mengklaim bahwa dengan beroperasinya TPST Nitikan 2 nantinya diperkirakan mampu mengurangi sampah di Kota Jogja sebanyak 80 ton per hari lantaran adanya pemilahan terlebih dahulu. Dengan adanya dua TPST yang beroperasi yakni Nitikan 1 dan 2, diharapkan permasalahan sampah di Jogja bisa diatasi dengan optimal. 

"Harapannya bisa dikurangi sebanyak 80 ton sampah per hari. Jadi di Nitikan 1 kita fokus pada sampah organik terutama sampah sisa daun pangkasan dan di Nitikan 2 difokuskan ke organik dan anorganik. Sementara basis rumah tangga kita juga dorong bank sampah untuk mengolah lewat berbagai metode," kata dia. 

Penjabat Wali Kota Jogja, Sumadi, menyampaikan pihaknya juga terus berkoordinasi untuk mencari lahan sebagai TPA sementara bagi pembuangan sampah dari Kota Jogja. Beberapa daerah sempat menawarkan tempatnya untuk dijadikan lokasi pembuangan sampah dari Jogja dan sempat ditinjau beberapa waktu lalu salah satunya yakni di wilayah Klaten dan juga Bantul. 

Advertisement

"Memang kemarin ada beberapa penawaran di beberapa daerah dan mudah-mudahan ini bisa dicek langsung dan kalau bisa nanti menjadi tempat untuk kita jadikan tempat sampah alternatif," ucap Sumadi. 

PROMOTED:  Kisah Dua Brand Kecantikan Lokal Raup Untung dari Tokopedia: Duvaderm dan Guele

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News

Advertisement

Video Terbaru

Advertisement

Berita Terbaru

Advertisement

Korpri Diharapkan Jadi Akselerator

Korpri Diharapkan Jadi Akselerator

Jogjapolitan | 1 hour ago

Advertisement

Advertisement

UMK Jogja 2023 Diumumkan 6 Desember

UMK Jogja 2023 Diumumkan 6 Desember

Jogjapolitan | 4 hours ago
Piala Dunia 2022

Berita Pilihan

Advertisement

alt

PLN Tanam 19.000 Pohon Peringati Hari Menanam Pohon Indonesia 2022

News
| Selasa, 29 November 2022, 20:27 WIB

Advertisement

alt

Masangin Alkid, Tembus Dua Beringin Bakal Bernasib Mujur

Wisata
| Selasa, 29 November 2022, 15:07 WIB

Advertisement

Advertisement

Advertisement