Droping Air Gunungkidul Belum Jalan, Warga Diminta Bersabar
Program droping air di Gunungkidul belum berjalan meski anggaran siap. Penyaluran baru dimulai Juli–Agustus 2026.
Kepala SMK Negeri 2 Wonosari Ahmad Darmadi saat melakukan prosesi siraman kembang ke bagian depan truk Hino yang disaksikan oleh Marketing Director HSMI Tomoki Hattori (tengah depan) di halaman SMK Negeri 2 Wonosari pada Rabu (2/11/2022)/Harian Jogja-David Kurniawan
Harianjogja.com, GUNUNGKIDUL– Siswa SMK Negeri 2 Wonosari mendapatkan hibah satu unit truk Dutro Wide Cabin dari PT Hino Motor Sales Indonesia (HMSI), Rabu (2/11/2022). Diharapkan dengan bantuan ini dapat meningkatkan keahlian dan ketrampilan siswa di bidang otomotif.
Bantuan diserahkan oleh Marketing Director PT HMSI Tomoki Hattori kepada Kepala SMK Negeri 2 Wonosari, Ahmad Darmadi. Setelah penyerahan dilanjutkan proses siraman kembangan ke bagian depan truk dengan harapan bantuan yang diberikan dapat memberikan manfaat bagi para siswa.
“Siraman dengan menggunakan kembang merupakan bagian dari Tradisi Jawa. Kami berusaha melestarikannya, serta ada harapan truk yang diberikan bisa bermanfaat,” kata Ahmad kepada wartawan, Rabu siang.
Menurut dia, truk yang diberikan nantinya akan dibongkar pasang untuk pelatihan siswa, khususnya di jurusan otomotif. “Untuk meningkatkan ketrampilan dan keahlian maka harus dibongkar pasang karena memang diberikan sebagai sarana belajar dan praktik para siswa,” katanya.
BACA JUGA: Kuat Ma'ruf dan Ricky Rizal Disidang Hari Ini, Keluarga Brigadir J Jadi Saksi
Ahmad mengakui, teknologi industri terus berkembang pesat di setiap tahunnya. Namun demikian, proses pembelajaran di bangku sekolah belum bisa mengikutinya dan cederung stagnan.
Hal ini menimbulkan kesenjangan di sekolah dengan dunia industri. Sedangkan dari sisi pengembangan membutuhkan investasi yang sangat besar dan kemampuan anggaran yang dimiliki masih terbatas.
“Kami akui peralatan dan tenaga guru yang ada butuh peningkatan kapasitas, tapi terbentur dengan dana karena investasi butuh modal besar,” katanya.
Menurut dia, upaya mengruangi kesenjangan ini dilakukan dengan menggandeng perusahaan industri. Selain memberikan bantuan lewat program CSR, juga ada praktik di sekolah dengan menghadirkan teknisi dari perusahan.
Durasi waktu pembelajaran ini berlangsung selama 60 jam dalam satu semester. “Juga ada praktik langsung ke perusahaan selama enam bulan. Kami berterima kasih kepada PT HMSI yang telah memberikan kesempatan agar siswa dapat meningkatkan keahlian sehingga potensi diterima di dunia kerja semakin besar,” katanya.
Marketing Director PT HMSI, Tomoki Hattori mengatakan, program CSR yang diberikan merupakan rangkaian 40 tahun perusahaannya di Indonesia. Ia berharap batuan dapat bermanfaat untuk menambah ilmu dan keahlian bagi siswa SMK Negeri 2 Wonosari, serta menghasilkan sumber daya manusia yang unggul dan berkontribusi untuk kemajuan Indonesia.
“Ada enam SMK yang bekerja sama [salah satunya SMK Negeri 2 Wonosari] dengan memberikan pengetahuan dan perawatan mesin kendaraan niaga,” katanya.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Program droping air di Gunungkidul belum berjalan meski anggaran siap. Penyaluran baru dimulai Juli–Agustus 2026.
Kemenpar dorong wisata wellness sebagai strategi baru pariwisata Indonesia. Pasar global mencapai US$6,8 triliun dan terus tumbuh.
Wacana reaktivasi Bandara Adi Sucipto memicu pro-kontra di Kulonprogo. Bupati optimistis, PHRI khawatir dampak ke YIA dan hotel.
Harga pangan nasional naik, cabai rawit Rp75.700/kg dan telur ayam Rp30.400/kg. Simak daftar lengkap harga sembako terbaru PIHPS BI.
Harga emas Antam, UBS, dan Galeri24 kompak naik di Pegadaian 6 Juni 2026. Simak daftar lengkap harga per gram terbaru.
Ahli gizi jelaskan cara memilih susu formula anak, proses produksi, dan pentingnya kualitas gizi untuk tumbuh kembang optimal.