Habiskan Rp160 Juta, Program Pakan Monyet Gunungkidul Tak Efektif
DLH Gunungkidul menghentikan program pakan monyet ekor panjang pada 2027 karena dinilai tak efektif mencegah konflik dengan warga.
Ilustrasi pedagang beras/Harian Jogja-Dok.
Harianjogja.com, GUNUNGKIDUL—Pemkab Gunungkidul mencoba menekan laju inflasi dengan menyediakan 40 ton bahan pangan untuk operasi pasar.
Kepala Bidang Perdagangan Dinas Perdagangan Gunungkidul, Asih Wulandari, mengatakan operasi pasar murah akan menggandeng Pemerintah DIY serta delapan distributor kebutuhan pokok.
“Sudah dipersiapkan 40 ton bahan pokok untuk operasi pasar,” kata Asih kepada wartawan, Rabu (2/11/2022).
Dia menjelaskan, operasi pasar digelar di dua lokasi. Pada Kamis (3/11/2022), operasi pasar akan diselenggarakan di area parkir Pemkab Gunungkidul. Adapun operasi pasar kedua di Balai Kalurahan Bulurejo, Semin pada 5 November 2022.
“Untuk waktunya mulai pukul 10.30-15.00 WIB,” katanya.
Dia menambahkan operasi pasar yang dilakukan bukan hal yang baru. Pasalnya, selama Oktober sudah dilaksanakan lima kegiatan pasar murah.
“Tiga kali diselenggarakan pemkab. Sedangkan dua kegiatan dilakukan bersama dengan Pemerintah DIY. Mudah-mudahan dengan operasi ini, daya beli di masyarakat tetap terjaga,” kata mantan Kepala Bidang Tenaga Kerja ini.
Asisten II Bidang Perekonomian dan Pembangunan Setda Gunungkidul, Siti Isnaini Dekoningrum Nur Handayani, mengatakan ada instruksi tegas dari Pemerintah Pusat untuk pengendalian dampak dari inflasi.
Dia mengatakan sudah ada arahan dari pemerintah agar laju inflasi bisa terkendali. Bagi daerah yang mampu mengendalikan akan dapat penghargaan dana transfer sebesar Rp10 miliar.
Sebaliknya, daerah yang tak mampu mengendalikan inflasi bakal dikenakan sanksi. Menurut Dekoningrum sanksi yang diberikan berupa penundaan pencairan dana alokasi umum (DAU).
BACA JUGA: Padat Karya Dampak Kenaikan BBM di Bantul Dimulai Bulan Ini
“Kami akan berupaya agar inflasi tidak melebihi dari 6%,” katanya.
Dia menjelaskan pengendalian Pemerintah Pusat juga menginstruksikan daerah memberikan kompensasi kenaikan harga BBM. Gunungkidul menyediakan sekitar Rp4,6 miliar. Anggaran itu dikucurkan dalam program bantuan langsung tunai (BLT) bagi nelayan, tukang ojek, dan UMKM.
Selain itu, juga ada subsidi transportasi untuk angkutan umum dan barang. “Ada juga program padat karya di 15 titik dan pebangunan jalan usaha tani sebanyak delapan titik,” kata mantan Sekretaris Dinas Kebudayaan Gunungkidul ini.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
DLH Gunungkidul menghentikan program pakan monyet ekor panjang pada 2027 karena dinilai tak efektif mencegah konflik dengan warga.
Cek jadwal KRL Jogja-Solo 26 Oktober 2026, dari Stasiun Yogyakarta hingga Palur. Kereta pertama pukul 05.05 WIB, tarif Rp8.000.
BPBD Sleman telah menyalurkan 1.024.000 liter air bersih hingga Oktober 2026. Sebanyak 11 sekolah dan Puskesmas Ngaglik II masih membutuhkan bantuan.
PSMS Medan mengalahkan PSIS Semarang 2-1 dan naik ke posisi kedua Grup A Pegadaian Championship 2026/2027. Dua kartu merah mewarnai laga.
Shin Tae-yong menyayangkan pemecatan sejumlah pelatih Super League 2026/2027, termasuk Jean-Paul van Gastel dan Marcos Santos setelah kalah dari Persija.
Gunung Lokon di Tomohon masih berstatus Waspada. Masyarakat dan wisatawan dilarang mendekati Kawah Tompaluan dalam radius 1,5 kilometer.