Perketat Pengawasan Hewan Kurban, Gunungkidul Kerahkan 120 Petugas
Gunungkidul perketat pengawasan hewan kurban 2026 dengan 120 petugas dan pemeriksaan SKKH di pasar hewan.
Kondisi Balai Dusun Gabukan dan Gedung Paud di Kalurahan Songbanyu, Girisubo yang terendam banjir pada Minggu (6/11/2022)/Ist
Harianjogja.com, GUNUNGKIDUL– Hujan deras yang mengguyur wilayah Girisubo sejak Sabtu (5/11/2022) sore mengakibatkan banjir di sejumlah titik. Hingga Minggu (6/11/2022) siang area Balai Dusun Gabukan, SD Negeri Gabukan dan gedung Paud masih terendam air.
Adapun ketinggiannya sekitar 60 Sentimeter. Anggota Tim Reaksi Cepat (TRC) di Kapanewon Girisubo, Ngatijan mengatakan, meski ada sejumlah titik yang terendam air, namun tidak sampai menimbulkan korban jiwa.
Adapun banjir sempat terjadi di kawasan Pelabuhan Sadeng yang mengakibatkan gedung TK sempat terendam air. Kondisi yang sama juga terjadi di Dusun Pugeran, Kalurahan Tileng yang mengakibatkan akses warga terputus karena jalan terendam air.
“Kondisinya sudah mulai surut di dua lokasi ini,” kata Ngatijan, Minggu siang.
Menurut dia, genangan air terparah terjadi di Dusun Gabukan, Kalurahan Songbanyu. Pasalnya, hingga sekarang balai dusun, gedung SD Negeri Gabukan dan Paud masih terendam banjir.
Adapun ketinggiannya sekitar 60 centimenter. “Tadi pagi sempat masuk ke ruangan sekolah. Tapi sekarang sudah mulai surut,” katanya.
Ngatijan mengakui sudah melaporkan peritiwa banjir ini ke BPBD Gunungkidul. Upaya pemantauan terus dilakukan untuk memastikan kerugian akibat banjir dapat ditekan sekecil mungkin.
BACA JUGA: Viral di Tiktok, Bocah Nangis karena Tak Bisa Nonton TV Akibat Belum Punya STB
“Untuknya pas hari libur. Jadi, tidak ada aktivitas di Paud maupun di sekolah,” katanya.
Menurut dia, banjir terjadi karena lokasi balai dusun dan sekolah berada di bawah. Praktis aliran air masuk hingga menimbulkan genangan.
“Mudah-mudahan tidak hujan lagi sehingga airnya bisa cepat surut. Apalagi, luweng untuk pembuangan juga sudah diketemukan,” katanya.
Kepala BPBD Gunungkidul, Purwono mengatakan, untuk penanganan sudah menerunkan TRC ke lokasi genangan. Ia juga memastikan tidak ada korban jiwa dalam peristiwa ini.
“Ada gedung sekolah dan balai dusun di Gabukan yang terendam, tapi tidak ada laporan korban jiwa,” katanya.
Dia berharap kepada masyarakat untuk mewaspadai cuaca ekstrem sehingga dampaknya bisa ditekan sekecil mungkin. “Upaya mitigasi terus dilakukan agar dampak dari terjadinya bencana bisa ditekan. Tapi, agar optimal butuh partisipasi dari masyarakat, salah satunya menjaga kebersihan lingkungan sekitar guna mengurangi risiko banjir,” katanya.
Selain itu, antisipasi dapat dilakukan dengan memangkas dahan dan ranting pohon di sekitar rumah. Tujuannya, guna mengurangi potensi pohon tumbang.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Gunungkidul perketat pengawasan hewan kurban 2026 dengan 120 petugas dan pemeriksaan SKKH di pasar hewan.
Jadwal KRL Jogja–Solo 20 Mei 2026 lengkap semua stasiun dari Yogyakarta hingga Palur. Cek jam berangkat terbaru di sini.
Israel kembali menyerang armada bantuan Gaza di laut internasional. Puluhan kapal disita dan ratusan aktivis ditahan.
Jadwal KRL Solo–Jogja 20 Mei 2026 lengkap semua stasiun dari Palur ke Tugu. Cek jam berangkat terbaru dan tarif Rp8.000.
Pengurusan SKKH di Sleman masih sepi jelang Iduladha 2026. DP3 tingkatkan pengawasan karena ancaman PMK masih ada.
Lima WNI ditahan Israel saat misi kemanusiaan ke Gaza. Pemerintah RI mendesak pembebasan dan perlindungan.