Tertib Arsip Persempit Celah Penyimpangan Anggaran
Pengelolaan arsip yang tertib dan autentik dinilai menjadi salah satu langkah penting untuk mempersempit celah penyimpangan anggaran di lingkungan pemerintahan
Ilustrasi/Antara-Oky Lukmansyah
Harianjogja.com, BANTUL—Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Bantul sudah menyiapkan tempat tidur khusus pasien Covid-19 di rumah sakit maupun mempersiapkan tempat isolasi terpusat. Persiapan tersebut untuk menghadapi lonjakan kasus Covid-19 menyusul adanya varian anyar, yakni XBB.
Ketua Satgas Penanganan Covid-19 Bantul Joko Budi Purnomo mengatakan sudah menggelar rapat koordinasi dengan sejumlah pihak. Rapat tersebut menyepakati penyiapan kembali tempat tidur khusus pasien Covid-19 dan juga tempat isolasi terpusat.
“Semua rumah sakit sudah kami minta agar siap atau stand by, baik dari sisi sumber daya manusia seperti perawat dan dokter maupun sarana prasarana untuk mengantisipasi lonjakan pasien Covid-19,” kata Joko, Senin (7/11/2022).
Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM) juga masih diberlakukan. Ia meminta kepada semua camat, lurah, dan kepala dusun di Bantul untuk menggencarkan sosialisasi protokol kesehatan kepada masyarakat, minimal untuk selalu cuci tangan dan mengenakan masker.
“Kami juga tetap menggencarkan 3T, yakni testing, tracing, dan treatment ketika ada pasien Covid-19,” ujarnya.
Sementara, stok vaksin di Bantul masih kosong dan belum ada kiriman dari Pemerintah Pusat maupun Pemda DIY.
Data dari Satgas Penanganan Covid-19 Bantul menyebut kasus aktif Covid-19 di Bumi Projotamansari per 6 November 2022 sebanyak 249 orang dan tersebar di semua kecamatan di Bantul. Kasus terbanyak di wilayah Banguntapan sebanyak 46 orang, kemudian disusul Kasihan 38 orang, dan Sewon 30 orang. Sementara, kasus paling sedikit di Imogiri tiga orang, serta Dlingo dan Sedayu masing-masing lima orang. Joko mengatakan sejauh ini belum terdeteksi virus Corona varian XBB di Bantul.
Kepala Rumah Sakit Lapangan Khusus Covid-19 (RSLKC) yang sekarang berganti nama menjadi RSUD Saras Adiyatma, Tarsius Glory, mengatakan meski RSLKC berganti nama menjadi RSUD Saras Adiyatma sebagai rumah sakit tipe D, rumah sakit itu tetap menerima pasien Covid-19, “Saat ini kami merawat dua pasien Covid-19 dengan gejala sedang,” kata Glory.
BACA JUGA: Bus Tabrak Truk di Ring Road Selatan, Satu Orang Tewas
Glory mengaku sebagian besar pasien Covid-19 menjalani isolasi mandiri di rumah sehingga tempat isolasi terpadu milik pemkab maupun kalurahan sampai saat ini belum terisi meski sewakt-waktu digunakan sudah siap. Pasien yang menjalani isolasi mandiri, kata dia, saat ini sudah disiapkan obat untuk bisa diambil di semua apotek Kimia Farma hasil kerja sama dengan Kementerian Kesehatan.
Menurut Glory, pasien yang terinfeksi varian XBB tidak terlalu parah. Namun demikian, dia meminta masyarakat harus tetap waspada karena penularan varian XBB begitu cepat. “Kami pantau terus, jangan mengabaikan varian baru ini,” ujarnya.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Pengelolaan arsip yang tertib dan autentik dinilai menjadi salah satu langkah penting untuk mempersempit celah penyimpangan anggaran di lingkungan pemerintahan
Cek jadwal SIM Gunungkidul Oktober 2026 di Satpas, SIMMADE, SIMPITU, SIM Station, SIM Keliling, dan layanan malam.
Cek jadwal lengkap KRL Solo-Jogja Jumat 2 Oktober 2026 dari Palur menuju Jogja, termasuk jam keberangkatan di tiap stasiun.
Cek jadwal SIM Kulonprogo Oktober 2026 di Satpas, MPP, SIMENOR, dan SIM Keliling lengkap dengan syarat perpanjangan SIM.
Cek jadwal KA Bandara YIA Jumat 2 Oktober 2026. Ada 24 perjalanan YIA-Stasiun Tugu dan sebaliknya, mulai pukul 04.20 WIB.
Jadwal DAMRI YIA-Jogja hari ini, Jumat (2/10/2026), tersedia bagi penumpang yang baru tiba di Bandara Internasional Yogyakarta (YIA)