Target RPJMD DIY Dikejar di Tahun Terakhir, Kemiskinan Jadi Tantangan
RPJMD DIY 2022-2027 masuk tahun terakhir. Pemda optimistis capai target meski kemiskinan dan ketimpangan masih jadi tantangan.
Poster yang dibuat Imam Khoirul Fadholi, beberapa waktu lalu./Istimewa
Harianjogja.com, SLEMAN - Teman Bus koridor Godean resmi berhenti mulai 1 November lalu. Pengguna fasilitas transportasi umum gratis ini pun menyayangkan berhentinya Teman Bus di Godean.
Salah satu pengguna Teman Bus koridor Godean, Imam Khoirul Fadholi, menceritakan dirinya sering menggunakan Teman Bus meski tidak setiap hari. "Rumah saya Seyegan, kalau mau ke kota males naik motor, saya naik Teman Bus," ujarnya, Senin (7/11/2022).
Dia menjelaskan untuk naik Teman Bus koridor Godean, dia biasa naik sepeda dulu dari rumah. Bersepeda sekitar 10 menit, ia naik Teman Bus di halte Pasar Belut dengan membawa masuk sepeda lipatnya ke dalam bus.
Setiap menggunakan Teman Bus Imam memang selalu membawa sepeda lipatnya untuk mempermudah mobilitas. Imam telah menggunakan transportasi umum gratis ini sekitar setahun belakangan.
"Saya sangat terbantu karena kalau mau commuting ke kota enggak perlu naik sepeda motor. Dari rumah naik sepeda, dimasukkan bus. Ngirit juga karena gratis. Kalau hitung-hitungan bensin dari rumah saya ke kota bisa setengah atau satu liter," ungkapnya.
BACA JUGA: Parah! Wilayah Konservasi di Merapi Ikut Dibabat Penambang Pasir
Dari pengalamannya naik Teman Bus koridor Godean, dia akui tidak banyak penumpangnya. Hanya sekitar dua sampai tiga orang, bahkan pernah hanya dia sendiri di dalam bus. Namun, menurutnya ini bukan alasan untuk menghentikan total operasional Teman Bus di Godean.
Ketika mendengar rencana penghapusan rute godean dari pengelola Teman Bus, Imam membuat gerakan protes dengan membuat poster yang ia bagikan di media sosial.
Poster-poster itu bertuliskan Godean Butuh Kendaraan Umum dan Evaluasi Bukan Hentikan Operasi.
Imam mengaku belum pernah secara langsung mengirimkan protes ke pengelola Teman Bus karena kebingungan mencari kanal yang disediakan untuk menyampaikan aspirasi. "Kita mau komplain ke mana, saya mention ke Dinas Perhubungan DIY, itu pun ga ada balasan apapun," ungkapnya.
Pasca berhentinya operasional Teman Bus di Godean, ada Trans Jogja yang mengisi rute tersebut. Berbeda dengan Teman Bus, Trans Jogja memungut biaya sebesar Rp3.600 bagi setiap penumpang reguler.
Selain itu, jam operasional Trans Jogja di rute Godean juga dibatasi, yakni jam 05.30 WIB-08.00 WIB dan pukul 14.30 WIB-17.00 WIB. "Terbatas banget waktunya. Kalau Teman Bus dari pagi sampai sore ada terus," katanya.
Diberitakan sebelumnya, PT Jogja Tugu Trans (JTT) selaku pengelola Teman Bus menghentikan operasional koridor Godean per 31 Oktober 2022.
Direktur Utama PT JTT, Agus Adrianto, menyebut kebijakan ini dilatarbelakangi sepinya penumpang di jalur tersebut. Keterisian penumpang setiap harinya hanya mencapai maksimal 17% dari total kursi yang tersedia.
“Sehingga saat ini mencoba untuk dialihkan dengan membuka rute baru di Bantul dengan rute dari Terminal Ngabean menuju ke Palbapang, Bantul," kata dia.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
RPJMD DIY 2022-2027 masuk tahun terakhir. Pemda optimistis capai target meski kemiskinan dan ketimpangan masih jadi tantangan.
Bek Persib Bandung Frans Putros masuk skuad sementara Irak untuk Piala Dunia 2026 dan berpeluang mencetak sejarah bagi Liga Indonesia.
Rumah di Panggungharjo Bantul terbakar dini hari diduga korsleting listrik, kerugian sekitar Rp20 juta
AAP rilis panduan baru: waktu istirahat sekolah wajib dilindungi sebagai kebutuhan dasar anak, bukan kemewahan. Simak manfaat medisnya di sini.
Satgas PPKS UPNVY selidiki dugaan kekerasan seksual yang viral di media sosial dengan komitmen perlindungan korban dan investigasi objektif.
Ibunda Fedi Nuril, Gusmawati Nuril binti Hasan Basri, meninggal dunia pada Selasa 19 Mei 2026. Unggahan duka banjir doa dari penggemar.