Pendapatan Gunungkidul 2025 Capai Rp2,067 Triliun, PAD Lampaui Target
Pendapatan Gunungkidul 2025 mencapai Rp2,067 triliun. PAD melampaui target, namun DPRD masih memberi sejumlah catatan untuk belanja dan infrastruktur.
Foto ilustrasi. /Ist-Freepik
Harianjogja.com, GUNUNGKIDUL - Jajaran Polsek Panggang mengimbau masyarakat untuk mengawasi kegiatan anak-anak pada saat bermain di luar rumah. Hal ini dilakukan untuk menghindari peristiwa yang tak diinginkan yang berujung kematian.
Pelaksana Harian Kapolsek Panggang, Anang Prastawa mengatakan, pada Selasa (8/11/2022) mendapatkan laporan adanya anak berusia 12 bernama Lucky Wahyu Saputra asal Dusun Panggang 1, Giriharjo, Panggang yang meninggal dunia karena tenggelam di Telaga Gandu.
Peristiwa tenggelamnya korban terjadi sekitar pukul 17.00 WIB.“ Semula ada anak-anak yang bermain bola voli, trus pada saat hujan ada sembilan anak yang mandi di telaga. Setelah itu ada teriakan anak tenggelam sehingga dua saksi mencoba memberikan pertolongan,” kata Anang kepada wartawan, Rabu (9/11/2022).
Dia menjelaskan, korban tenggelam bisa tertolong dan sempat sadarkan diri. Namun demikian, kondisinya semakin memburuk hingga tak sadarkan diri.
“Begitu tak sadar langsung dibawa ke RSUD Saptosari. tetapi harus dirujuk ke rumah sakit di Kabupaten Sleman, belum sampai tempat rujukan korban meninggal dunia di perjalanan,” katanya.
Berdasarkan keterangan medis dari RSUD Saptosari, di paru-paru korban penuh dengan air sehingga korban meninggal dunia.
“Kapasitasnya tinggal 20%. Upaya pertolongan sudah diberikan, tetapi tak membuahkan hasil,” katanya.
Anang berharap peristiwa ini menjadi pembelajaran sehingga kejadian yang sama tidak terulang. Untuk itu, para orang tua diminta lebih waspada dan mengawasi anak-anak pada saat bermain di luar rumah.
“Tujuannya menjaga agar tidak terjadi hal-hal yang membahayakan keselamatan,” katanya.
Menurut dia, upaya antisipasi juga dilakukan dengan memasang rambu peringatan di area telaga tempat lokasi korban tenggelam. “Mudah-mudahan tidak ada kejadian tenggelam lagi,” katanya.
Hal tak jauh berbeda diungkapkan oleh Kasubag Polres Gunungkidul, AKP Suryanto. Menurut dia, pengawasan kepada anak bukan semata-mata untuk keselamatan jiwa.
Namun demikian, juga sebagai upaya menghindarkan anak-anak menjadi korban maupun pelaku tindak pidana kejahatan. “Selain untuk keselamatan juga agar anak-anak tidak salah pergaulan,” kata Suraynto.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Pendapatan Gunungkidul 2025 mencapai Rp2,067 triliun. PAD melampaui target, namun DPRD masih memberi sejumlah catatan untuk belanja dan infrastruktur.
TPK hotel Kota Jogja naik pada Mei 2026. BPS menyebut libur panjang meningkatkan okupansi hotel berbintang dan nonbintang.
Kemantren Kraton memperkuat mitigasi bencana ramah disabilitas melalui penyuluhan untuk meningkatkan kesiapsiagaan dan perlindungan kelompok rentan.
Kebakaran Vrama Billiard & Cafe di Jogja diduga dipicu korsleting listrik. Sebanyak 36 meja biliar hangus, tanpa korban jiwa.
Cristiano Ronaldo mencetak rekor sebagai pemain tertua yang mencetak gol di fase gugur Piala Dunia 2026 saat Portugal mengalahkan Kroasia 2-1.
PSGS mengingatkan Indonesia perlu memperkuat mitigasi gempa setelah fenomena gempa kembar di Venezuela memicu kekhawatiran risiko serupa