Puluhan Mahasiswa UNJ Kunjungi Harian Jogja
Sebanyak 63 mahasiswa Universitas Negeri Jakarta (UNJ) bersama tiga dosen pendamping mengunjungi kantor Harian Jogja di Jalan AM Sangaji, Jogja, Kamis (21/5)
Ilustrasi. /Antara
Harianjogja.com, KULONPROGO — Komisi Pemilihan Umum (KPU) Kulonprogo telah menyusun rancangan Daerah Pemilihan (Dapil) dalam penataan anggota Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) setempat untuk pemilu 2024 mendatang.
Dari usulan rancangan tersebut ada tiga alternatif Dapil yang di pemilu 2024.
Ketua KPU Kulonprogo, Ibah Muthiah mengatakan tiga alternatif Dapil merupakan hasil seminar yang bertajuk evaluasi Dapil 2019 untuk penyusunan Dapil 2024, beberapa waktu lalu.
Dia mengatakan beberapa rancangan Dapil berdasarkan hasil dari rapat koordinasi dengan pemangku kepentingan di Kulonprogo.
“Penyusunan dapil dan alokasi kursi mengacu pada SK KPU RI Nomor 457 yaitu jumlah penduduk Kulonprogo 443.361 jiwa dan alokasi kursi 40 kursi,” kata Ibah, saat dihubungi Kamis (17/11/2022).
Namun demikian simulasi rancangan dapil tersebut nantinya akan diumumkan kepada masyarakat untuk menerima masukan.
"Setelah itu alternatif Dapil akan diuji publikkan dengan mengundang para pihak untuk kemudian hasil uji publik akan disampaikan ke KPU RI. KPU RI nanti yang memutuskan,” ujarnya.
Ketua Divisi Teknis Penyelenggaraan Pemilu KPU Kulonprogo, Tri Mulatsih memaparkan ketiga simulasi rancangan alternatif Dapil tersebut, yakni Dapil 1 adalah dengan komposisi kapanewon yang sama dengan pemilu 2019 yaitu meliputi Kapanewon Temon, Wates, dan Panjatan.
Dapil 2 meliputi Kapanewon Kokap dan Pengasih; Dapil 3 meliputi Kapanewon Samigaluh, Kalibawang, dan Girimulyo; Dapil 4 meliputi Kapanewon Nanggulan dan Sentolo, dan Dapil 5 meliputi Kapanewon Galur dan Lendah.
“Mengacu pada jumlah alokasi kursi jika dibandingkan dengan pemilu 2019 terdapat penambahan satu kursi di Dapil 1 dan pengurangan satu kursi di Dapil 3. Sehingga komposisi alokasi kursi dengan simulasi yang baru berturut turut 11, 8, 7,7,7,” paparnya.
Sementara alternatif kedua adalah adanya perubahan di Dapil 1 dan Dapil 5. Dapil 1 yang awalnya Temon, Wates, dan Panjatan, menjadi Temon dan Wates. Kemudian Dapil 5 menjadi Panjatan, Galur, dan Lendah.
Menurutnya, pertimbangan alternatif tersebut didasari dengan upaya menjaga proporsionalitas alokasi kursi antar-dapil supaya lebih seimbang, sehingga memindahkan Panjatan ke Dapil Galur dan Lendah.
“Di sisi lain juga dengan pertimbangan Kapanewon Temon yang sedang berkembang menuju kota metropolitan. Dengan Dapil 1 Temon dan Wates maka alokasi kursi yang awalnya 11 menjadi tujuh dan Dapil 5 yang awalnya tujuh menjadi 10,” ucapnya.
Adapun alternatif ketiga adalah terkait dengan perubahan besar besaran dalam komposisi dapil, yakni perubahan lima dapil menjadi enam dapil, sehingga komposisinya adalah Dapil 1 meliputi Temon dan Wates; Dapil 2 meliputi Kokap dan Pengasih; Dapil 3 meliputi Girimulyo dan Nanggulan; Dapil 4 meliputi Samigaluh dan Kalibawang; dan Dapil 6 meliputi Galur dan Lendah.
“Di luar itu dalam forum tersebut masih muncul juga usulan penataan Dapil dengan alternatif lain,” tandasnya.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Sebanyak 63 mahasiswa Universitas Negeri Jakarta (UNJ) bersama tiga dosen pendamping mengunjungi kantor Harian Jogja di Jalan AM Sangaji, Jogja, Kamis (21/5)
Mario Aji finish ke-13 di practice Moto2 Jerman 2026 dan lolos ke Q2. Kembali setelah absen 5 seri akibat cedera, ia catat 1 menit 23,460 detik. Izan Guevara te
Media Jerman Speedweek puji Veda Ega Pratama usai jadi tercepat di practice Moto3 Jerman 2026. Pebalap Indonesia ini catat 1 menit 25,848 detik, lolos ke Q2.
KPK mempersilakan Pemda DIY kembali memanfaatkan Stadion Mandala Krida setelah tidak ada pengembangan penyidikan kasus korupsi pembangunan stadion tersebut.
Wali Kota Bandung Muhammad Farhan dilarikan ke rumah sakit setelah mengeluhkan kondisi tidak sehat. Tim dokter masih melakukan pemeriksaan dan Pemkot Bandung me
PAD Gunungkidul mencapai Rp168,7 miliar pada semester pertama 2026. Sektor pariwisata menjadi penyumbang utama sehingga target pendapatan daerah berpotensi.