Menuju Satu Dekade Borobudur Marathon, Ribuan Pelari Semarakkan Bank Jateng Friendship
Ajang lari ria (fun run) sepanjang lima kilometer ini sukses menyedot perhatian publik dan melibatkan partisipasi aktif dari seribu pelari yang terdiri dari ber
Salah satu penampilan dalam Young Yakarta Fest 2022 di XT Square, Sabtu (19/11/2022) / Ist
Harianjogja.com, JOGJA — Dinas Pariwisata (Dispar) DIY berkolaborasi dengan komunitas seni di DIY selenggarakan Young Yakarta Fest 2022. Dalam event ini diselenggarakan kompetisi grafiti, battle dance, serta konser musik berbagai genre yang diharapkan menjadi wadah kreativitas anak muda.
Kurniawan, Kepala Bidang Destinasi Wisata Dispar DIY mengatakan event kali ini berbeda karena menggandeng berbagai komunitas seni. "Ini menggairahkan kembali event yang agak unik, tidak seperti event yang lainnya, paduannya tidak hanya musik, ada komunitas barbershop, shoes care, skateboard, bridge dance, DJ," kata Kurniawan, dalam Young Yakarta Fest 2022 di XT Square, Sabtu (19/11/2022).
Meskipun baru pertama kali diselenggarakan Dispar DIY, namun antusiasme penonton tidak diragukan. Kurniawan mengatakan beberapa bahkan datang dari luar DIY, antara lain dari Jawa Tengah, dan Kalimantan.
Menurut Kurniawan, event ini menjadi wadah edukasi bagi pelaku seni muda. "Ini contoh edukasi yang baik, mereka bisa kita fasilitasi, kita wadahi dalam sebuah aktivitas yang tidak mematikan kreativitas dan inovasi," kata Kurniawan.
Menurut Kurniawan, pariwisata harus menciptakan daya tarik, dan komunitas dalam event ini memiliki daya tarik yang dapat menarik wisatawan.
Melalui event ini, Kurniawan berharap dapat menambah lama tinggal wisatawan di Jogja. "Kan orang ke Jogja kalau keluar malam cari hiburan apa? Kalau enggak ada [hiburan], dia [pengunjung] mending pindah enggak nginep disini. Kalau enggak ada yang ditonton, selain jalan-jalan di Malioboro biasanya,"
Radian Sugandi, Ketua Panitia Pelaksana mengatakan event ini menjadi wadah ekspresi anak muda, terutama komunitas anak muda. "Yang kita gandeng antara lain komunitas reggae, hardcore, dangdut kekinian, mural, graffiti," ujar Sugandi.
Menurut Sugandi acara seperti ini perlu mendapatkan dukungan pemerintah, karena banyak potensi kreatif anak muda yang dapat tersalurkan. Selain itu, dapat pula mengangkat perekonomian pelaku seni. "Harapannya setelah ini bisa disupport terus Dispar DIY. Berharapnya tahun depan bisa lagi," kata Sugandi
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Ajang lari ria (fun run) sepanjang lima kilometer ini sukses menyedot perhatian publik dan melibatkan partisipasi aktif dari seribu pelari yang terdiri dari ber
Indonesia akan menghadapi China pada final bulu tangkis beregu putra Asian Games 2026, Kamis (24/9). Simak hasil semifinal dan jadwal final.
Buku MUHI untuk Negeri merangkum sejarah 77 tahun SMA Muhammadiyah 1 Yogyakarta serta kiprah ratusan alumni lintas generasi.
Pendapatan transfer DIY dalam RAPBD Perubahan 2026 turun Rp583,77 miliar. Sultan HB X menegaskan program berdampak besar tetap menjadi prioritas.
Lansia asal Ngawen, Gunungkidul, tewas terbakar saat membakar sampah. Hingga September 2026 tercatat 154 kasus kebakaran.
iFixit menemukan mekanisme aperture variabel iPhone 18 Pro sangat sulit diperbaiki secara individual. Penggantian modul kamera kemungkinan diperlukan.