Advertisement

Young Yakarta Fest 2022 Gandeng Komunitas Seni Anak Muda di DIY

Media Digital
Senin, 21 November 2022 - 07:07 WIB
Jumali
Young Yakarta Fest 2022 Gandeng Komunitas Seni Anak Muda di DIY Salah satu penampilan dalamYoung Yakarta Fest 2022di XT Square, Sabtu (19/11/2022) - Ist

Advertisement

Harianjogja.com, JOGJA — Dinas Pariwisata (Dispar) DIY berkolaborasi dengan komunitas seni di DIY selenggarakan Young Yakarta Fest 2022. Dalam event ini diselenggarakan kompetisi grafiti, battle dance, serta konser musik berbagai genre yang diharapkan menjadi wadah kreativitas anak muda. 

Kurniawan, Kepala Bidang Destinasi Wisata Dispar DIY mengatakan event kali ini berbeda karena menggandeng berbagai komunitas seni. "Ini menggairahkan kembali event yang agak unik, tidak seperti event yang lainnya, paduannya tidak hanya musik, ada komunitas barbershop, shoes care, skateboard, bridge dance, DJ," kata Kurniawan, dalam Young Yakarta Fest 2022 di XT Square, Sabtu (19/11/2022). 

Advertisement

PROMOTED:  5 Mitos dan Fakta Kesehatan Anak ala Tokopedia Parents

Meskipun baru pertama kali diselenggarakan Dispar DIY, namun antusiasme penonton tidak diragukan. Kurniawan mengatakan beberapa bahkan datang dari luar DIY, antara lain dari Jawa Tengah, dan Kalimantan.

Menurut Kurniawan, event ini menjadi wadah edukasi bagi pelaku seni muda. "Ini contoh edukasi yang baik, mereka bisa kita fasilitasi, kita wadahi dalam sebuah aktivitas yang tidak mematikan kreativitas dan inovasi," kata Kurniawan. 

Menurut Kurniawan, pariwisata harus menciptakan daya tarik, dan komunitas dalam event ini memiliki daya tarik yang dapat menarik wisatawan.

Melalui event ini, Kurniawan berharap dapat menambah lama tinggal wisatawan di Jogja. "Kan orang ke Jogja kalau keluar malam cari hiburan apa? Kalau enggak ada [hiburan], dia [pengunjung] mending pindah enggak nginep disini. Kalau enggak ada yang ditonton, selain jalan-jalan di Malioboro biasanya,"

Radian Sugandi, Ketua Panitia Pelaksana mengatakan event ini menjadi wadah ekspresi anak muda, terutama komunitas anak muda. "Yang kita gandeng antara lain komunitas reggae, hardcore, dangdut kekinian, mural, graffiti," ujar Sugandi.

Menurut Sugandi acara seperti ini perlu mendapatkan dukungan pemerintah, karena banyak potensi kreatif anak muda yang dapat tersalurkan. Selain itu, dapat pula mengangkat perekonomian pelaku seni. "Harapannya setelah ini bisa disupport terus Dispar DIY. Berharapnya tahun depan bisa lagi," kata Sugandi

Advertisement

PROMOTED:  Kisah Dua Brand Kecantikan Lokal Raup Untung dari Tokopedia: Duvaderm dan Guele

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News

Advertisement

Video Terbaru

Advertisement

Berita Terbaru

Advertisement

Advertisement

Advertisement

Piala Dunia 2022

Berita Pilihan

Advertisement

alt

Kolom Erupsi Gunung Semeru Setinggi 1.500 Meter

News
| Minggu, 04 Desember 2022, 12:47 WIB

Advertisement

alt

Wisata ke Singapura via Batam, Begini Triknya

Wisata
| Minggu, 04 Desember 2022, 05:07 WIB

Advertisement

Advertisement

Advertisement