Sembilan SD Negeri di Gunungkidul Tak Dapat Murid Baru pada SPMB 2026
SPMB Gunungkidul 2026 mencatat sembilan SD negeri dan empat SD swasta tidak memperoleh murid baru. Sebanyak 427 SD juga mengalami kekurangan siswa.
Ilustrasi Guru
Harianjogja.com, GUNUNGKIDUL– Peringatan Hari Guru Nasional ke-77 di Gunungkidul berjalan meriah. Sedikitnya 8.000 guru mengikuti upacara peringatan di Lanud Gading, Playen, Jumat (25/11/2022).
Meski demikian, ada satu catatan yang belum bisa terselesaikan hingga sekarang. Kesejahteraan guru di Gunungkidul belum bisa diwujudkan karena masih ada yang digaji di bawah Upah Minimum Kabupaten (UMK).
Ketua Forum Honorer Sekolah Negeri (FGHSN) Gunungkidul, Aris Wijayanto mengatakan, upaya menyejahterakan guru sudah dilakukan. Meski demikian, hingga saat ini masih ada guru honorer yang mendapatkan gaji di bawah standar upah yang layak.
Dia menjelaskan, untuk Guru Tidak Tetap (GTT) pengganti mendapatkan honor dari pemkab sekitar Rp800.000 per bulan. Sementara untuk GTT murni tergantung sekolah masing-masing, karena honor berasal dari dana BOS.
“Ada sekitar 100 GTT murni dan gajinya hanya kisaran Rp300.000-500.000 per bulan. Jelas, ini masih bawah dari UMK yang berlaku di Gunungkidul,” katanya.
Dia berharap ke depan GTT bisa diangkat menjadi Pegawai Pemerintah dengan Perjanjian Kerja (PPPK). “Memang bertahap prosesnya dan harapannya semua guru bisa masuk agar upaya menyejahterakan benar-benar terwujud,” katanya.
Kepala Dinas Pendidikan Gunungkidul, Nunuk Setyowati mengatakan, peringatan tahun ini sangat spesial karena diikuti ribuan guru mulai dari PAUD, hingga tingkat SMA sederajat. Adapun pelaksanaannya berjalan dengan lancar dan meriah.
Menurut dia, ada hadian spesial dari Komandan Lanud dengan diterbangkan pesawat gantole yang membentangkan selamat hari guru dan hari PGRI.
BACA JUGA: Kawasan Karst Gunungkidul Diusulkan Dipangkas Hampir Separuh
“Hadiah ini diberikan karena komandan Lanud berasal dari keluarga guru. Sebab, dari tujuh bersaudara, enam diantaranya menjadi guru.
Nunuk berharap, guru di Gunungkidul bisa semangat dalam mendidik anak didiknya sehingga upaya mencerdaskan kehidupan bangsa benar-benar bisa diwujudkan. “Tentunya ada upaya untuk meningkatkan kesejahteraan para guru,” katanya.
Bupati Gunungkidul, Sunaryanta menjadi inspektur upacara peringatan Hari Guru Nasional. Ia menyampaikan pidato dari Menteri Pendidikan, Kebudayaan, Riset, dan Teknologi Republik Indonesa, Nadiem Makarim.
“Selama ini baru dilakukan hari ini ya (upacara diikuti ribuan guru). Luar biasa, saya berterimakasih kepada TNI Angkatan Udara yang mendukung acara ini,” kata Sunaryanta.
Hari Guru Nasional 2022 pada hari ini 25 November 2022 bertema "Serentak Berinovasi, Wujudkan Merdeka Belajar".
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
SPMB Gunungkidul 2026 mencatat sembilan SD negeri dan empat SD swasta tidak memperoleh murid baru. Sebanyak 427 SD juga mengalami kekurangan siswa.
Jadwal Prameks Jogja–Kutoarjo Rabu 17 Juni 2026 lengkap. Cek jam berangkat, tips tiket, dan info terbaru.
Jadwal SIM keliling Jogja 17 Juni 2026 di Godean. Cek lokasi, jam layanan, dan syarat perpanjangan SIM terbaru.
Prakiraan cuaca Jogja hari ini cerah berawan dengan suhu hingga 32°C. BMKG imbau waspada perubahan cuaca lokal.
Film zombie Korea Colony karya Yeon Sang-ho menembus 5 juta penonton dalam tiga pekan. Sukses besar di Cannes dan box office 2026.
Terlalu sering minum kopi kekinian bisa memicu gangguan tidur, berat badan naik hingga risiko diabetes. Simak 13 dampaknya bagi kesehatan.