Advertisement

Cokro Pamungkas Deklarasikan Pemilu Netral

Lugas Subarkah
Rabu, 30 November 2022 - 22:07 WIB
Arief Junianto
Cokro Pamungkas Deklarasikan Pemilu Netral Cokro Pamungkas mendeklarasikan pemilu netral bagi seluruh Pamong Kalurahan, di Kalurahan Condongcatur, Rabu (30/11/2022) - Harian Jogja/Lugas Subarkah

Advertisement

Harianjogja.com, SLEMAN — Paguyuban Kepala Dukuh Sleman, Cokro Pamungkas mendorong semua pamong di Bumi Sembada untuk bersikap netral pada Pemilu 2024 mendatang. Selain sebagai bentuk profesionalitas, netralitas selama pemilu juga untuk menghindarkan konflik dengan warga.

Hal ini dikemukakan dalam Deklarasi Pamong Kalurahan Sleman yang digelar di Kalurahan Condongcatur, Kapanewon Depok, Rabu (30/11/2022).

Advertisement

PROMOTED:  Dari Garasi Rumahan, Kini Berhasil Perkenalkan Kopi Khas Indonesia di Kancah Internasional

Ada empat poin utama dalam deklarasi tersebut. Pada poin kedua menyatakan dukungan pada Pemilu 2024 demi terwujudnya sistem pemerintahan yang efektif berdasarkan UUD 1945.

Pada poin ketiga disebutkan Cokro Pamungkas menjaga netralitas dan profesionalitas Pamong Kalurahan dalam menyalurkan hak dan kewajiban politiknya secara bertanggung jawab. Pada poin ke empat, Cokro Pamungkas bersinergi dengna Polri menjaga kamtibmas.

BACA JUGA: Kasus HIV/AIDS Sleman Paling Banyak Tersebar di Depok dan Mlati

Wakil Ketua Cokro Pamungkas Sleman, Sukarjo menjelaskan dengan deklarasi ini, Cokro Pamungkas mendorong seluruh pamong kalurahan untuk bersikap netral pada Pemilu 2024. “Pamong itu di dalam pemilihan punya kewajiban netral kepada siapa pun,” ujarnya.

Hal ini disebabkan pamong kalurahan bertugas momong seluruh masyarakat yang bisa jadi memiliki afiliasi politik yang berbeda-beda. Deklarasi ini harus dilakukan sedini mungkin sebelum pamong kalurahan menjalin kedekatan dengan partai tertentu.

Dengan deklarasi ini, pamong kalurahan harus membatasi diri dalam bergaul dengan partai politik. Masyarakat saat ini memiliki atensi yang tinggi terhadap kinerja pamong, sehingga jika diketahui tidak netral maka bisa terjadi konflik.

“Dulu ada pamong dilengserkan karena memihak salah satu calon, itu sudah terjadi di Sleman. Terutama dukuh. Intinya untuk menghindari hal seperti itu biar teman-teman tidak terkena masalah dengan masyarakstnya,” kata dia.

Lurah Condongcatur, Reno Candra Sangaji mengapresiasi Deklarasi Pamong Klurahan Cokro Pamungkas tersebut. “Mudah-mudahan ini menjadi contoh ke depan, bagaimana arahan-arahan dari Bawaslu, Polres, Binmas dan Kesbangpol,” ungkapnya.

Melalui deklarasi ini, dia berharap seluruh pamong kalurahan pada waktu mendekati Pemilu 2024 mendatang dapat benar-benar bersikap netral dan professional.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News

Advertisement

Video Terbaru

Advertisement

Berita Pilihan

Advertisement

alt

Pembangunan Rusun di 2023 Ditarget 5.379 Unit, Termasuk untuk Pekerja IKN

News
| Rabu, 01 Februari 2023, 07:57 WIB

Advertisement

alt

Ini Nih... Wisata di Solo yang Instagramable, Ada yang di Dalam Pasar!

Wisata
| Selasa, 31 Januari 2023, 23:17 WIB

Advertisement

Advertisement

Advertisement