Advertisement

Polisi Hentikan Kasus Dugaan Intimidasi Wali Murid SMAN 1 Wates

Anisatul Umah
Senin, 05 Desember 2022 - 16:17 WIB
Bhekti Suryani
Polisi Hentikan Kasus Dugaan Intimidasi Wali Murid SMAN 1 Wates Kabid Humas Polda DIY Kombes pol Yuliyanto saat memberikan keterangan kepada wartawan di lobi Mapolda DIY, Senin (24/2/2020).-Harian Jogja - Hafit Yudi Suprobo

Advertisement

Harianjogja.com, SLEMAN– Direktorat Reserse Kriminal Umum (Ditreskrimum) Polda Daerah Istimewa Yogyakarta (DIY) menghentikan penyelidikan kasus dugaan intimidasi kepada salah satu wali murid di SMAN 1 Wates, oleh oknum Satpol PP dan pihak sekolah. Hal tersebut disampaikan oleh Kabid Humas Polda DIY, Kombes Pol Yulianto.

Menurutnya SP3 telah keluar pada 28 November 2022 lalu. Polisi menilai berdasarkan hasil gelar perkara tidak ditemukan peristiwa pidana.

Advertisement

PROMOTED:  Dari Garasi Rumahan, Kini Berhasil Perkenalkan Kopi Khas Indonesia di Kancah Internasional

"Info dari Ditreskrimum, laporan tersebut sudah dilakukan penghentian penyelidikan. Surat pemberitahuan juga sudah disampaikan kepada pelapor," kata Yuli, Senin (5/12/2022).

Ombudsman Republik Indonesia (ORI) DIY telah menemui beberapa pihak yang diduga terlibat. Kepala ORI DIY, Budhi Masthuri mengatakan saat ini tengah disusun Laporan Akhir Hasil Pemeriksaan (LAHP).

BACA JUGA: Rumah Dirampok, Raheem Sterling Pilih Absen Bela Inggris Lawan Senegal

Budhi menyebut hasil LAHP baru bisa disampaikan ke publik jika penyusunan telah rampung. "Untuk kasus dugaan penyalahgunaan wewenang dan penyimpangan prosedur saat ini sedang dalam proses penyusunan LAHP di ORI DIY," ucapnya.

Dugaan kasus pidana, kata Budhi, penanganannya di Polda DIY. Meski demikian dari pihak ORI DIY tetap melakukan pemantauan atas dugaan penyalahgunaan wewenang dan penyimpangan prosedur oleh Satpol PP DIY.

Lebih lanjut dia menyampaikan, pemerintah kabupaten (Pemkab) Kulonprogo melalui Sekretaris Daerah (Sekda) terus menjajaki untuk mempersuasi para pihak. Menyelesaikan masalah ini dengan duduk bersama dalam meja mediasi.

"Sejauh ini belum dapat update apakah sudah dimediasi atau belum," jelasnya. 

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News

Advertisement

Video Terbaru

Advertisement

Berita Terbaru

Advertisement

Advertisement

Advertisement

Berita Pilihan

Advertisement

alt

Duh, Konsumsi Pemerintah Jadi Ganjalan Pertumbuhan Ekonomi di 2022

News
| Senin, 06 Februari 2023, 16:07 WIB

Advertisement

alt

Kunjungan Malioboro Meningkat, Oleh-oleh Bakpia Kukus Kebanjiran Pembeli

Wisata
| Senin, 06 Februari 2023, 10:17 WIB

Advertisement

Advertisement

Advertisement