Advertisement

Dua Hari Hujan Menyebabkan 14 Longsor di Gunungkidul

Triyo Handoko
Rabu, 07 Desember 2022 - 20:47 WIB
Budi Cahyana
Dua Hari Hujan Menyebabkan 14 Longsor di Gunungkidul Jalan amblas di Kapanewon Rongkop akibat hujan lebat yang melanda Gunungkidul pada Selasa (6/12/2022). - Istimewa

Advertisement

Harianjogja.com, GUNUNGKIDUL—Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Gunungkidul menyebut 14 titik longsor di wilayahnya akibat dua hari hujan hingga Rabu (7/12/2022). Berbagai bangunan dari rumah, jalan, hingga persawahan amblas dan tertimbun tanah akibat longsor tersebut.

Belasan longsor terjadi pada Senin dan Selasa (5-6/12/2022). Longsor selama dua hari tersebut disebabkan hujan lebat mengguyur Gunungkidul.

Advertisement

PROMOTED:  Dari Garasi Rumahan, Kini Berhasil Perkenalkan Kopi Khas Indonesia di Kancah Internasional

Wilayah yang mengalami longsor di Gunungkidul meliputi Kapnewon Patuk, Gedangsari, Rongkop, hingga Purwosari. Tak hanya disebabkan hujan, longsor terjadi juga karena angin kencang yang merobohkan pepohonan.

Kepala BPBD Gunungkidul Purwono menyebutkan kesiapsiagaan sudah dilakukan pihaknya. “Kami masih terus berkoordinasi dengan personil di tiap kapanewon, ada Tim Reaksi Cepat (TRC) total personilnya 24 orang,” katanya, Rabu (7/12/2022).

Purwono menjelaskan logistik kebencanaan untuk menangani longsor juga masih tersedia. “Logitik masih aman, pelatihan juga sudah kami lakukan agar personil lebih baik layanannya,” katanya.

Dari 144 kalurahan di Gunungkidul, jelas Purwono, sudah ada 82 kalurahan yang memiliki keterampilan kebencanaan dan berstatus Kalurahan Tangguh Bencana (KTB). “Warga KTB juga sudah dibekali keterampilan kebencanaan yang bisa membantu personil kami, jadi akan lebih maksimal mengatasi bencana,” jelasnya.

Kepala Bidang Kedaruratan dan Logistik, BPBD Gunungkidul Sumadi menjelaskan titik longsor yang terjadi selama dua hari tersebut karena memang kawasan rawan bencana. “Memang rawan longsor daerah tersebut, kami juga masih bersiap siaga,” katanya, Rabu sore.

Sumadi menyebut pada Senin lalu terdapat 12 titik longsor, sementra dua titik baru terjadi pada Selasa kemarin. “Selsa kemarin ada jalan amblas di Rongkop tidak ada korban jiwa hanya kerugian materil sekitar Rp10 juta. Lalu yang di Gedangsari longsor menimbun satu rumah, tidak ada korban jiwa juga, keluarga korban juga sudah tinggal di sanak saudaranya,” jelasnya.

Sementara longsor pada Senin lalu menyebabkan tujuh rumah  dan jalan di Patuk terdampak longsor. Di Kapanewon Gedangsari sejumlah akses jalan juga terdampak longsor, di Purwosari lima rumah rusak karena longsor dan angin ribut dan satu rumah juga demikian di Paliyan,” rincinya.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News

Advertisement

Video Terbaru

Advertisement

Berita Terbaru

Advertisement

Advertisement

Advertisement

Berita Pilihan

Advertisement

alt

Jasad Pasutri asal Karanganyar Ditemukan Mengapung di Sungai Bengawan

News
| Senin, 30 Januari 2023, 00:27 WIB

Advertisement

alt

Tanggal Tua tapi Pengin Piknik? Bisa kok

Wisata
| Minggu, 29 Januari 2023, 07:47 WIB

Advertisement

Advertisement

Advertisement