Advertisement

Dinilai Tak Layak, Jip Wisata Parangtritis Tetap Boleh Beroperasi

Andreas Yuda Pramono
Selasa, 13 Desember 2022 - 18:47 WIB
Arief Junianto
Dinilai Tak Layak, Jip Wisata Parangtritis Tetap Boleh Beroperasi Petugas Dishub Bantul sedang menggelar ramp check jip wisata di Parangtritis, Selasa (13/12/2022). - Istimewa

Advertisement

Harianjogja.com, BANTUL—Dinas Perhubungan (Dishub) Bantul menginspeksi fasilitas keselamatan pada kendaraan bermotor atau ramp check terhadap puluhan jip wisata Parangtritis, Selasa (13/12/2022). Hal tersebut menjadi upaya Dishub Bantul dalam mencegah terjadinya kecelakaan, terutama menjelang masa liburan akhir tahun.

Kepala Bidang Lalu Lintas Dishub Bantul, Sri Harsono, mengatakan ramp check tersebut mengacu pada kondisi fisik kendaraan dan kelengkapan surat. Dari kegiatan tersebut, Dishub menemukan banyak kendaraan jip yang tidak memenuhi standar.

Advertisement

PROMOTED:  Dari Garasi Rumahan, Kini Berhasil Perkenalkan Kopi Khas Indonesia di Kancah Internasional

“Dari sekitar 50 jip yang dicek, semuanya tidak memenuhi standar teknis baik fisik maupun administratif,” kata Sri, Selasa, (13/12/2022).

Dia mengatakan banyak kendaraan jip yang tidak dilengkapi dengan sabuk pengaman, kaca depan, dan kursi penumpang tidak dilengkapi sandaran yang memadai.

BACA JUGA: Tangkap Empat Pelaku Kekerasan Jalanan, Lima Warga Bantul Dapat Penghargaan

Selain itu, ada sekitar 12 kendaraan dengan kondisi rem yang rusak atau blong baik satu sisi maupun dua sisi. Bahkan, ada jip yang bodinya keropos akibat umur kendaraan yang sudah tua.

Kendati demikian, Dishub tetap memberi toleransi agar kendaraan jip tetap dapat beroperasi dengan catatan hanya digunakan pada jalur landai. Di sisi lain, pemilik kendaraan diimbau agar melakukan service kendaraan sesuai hasil ramp check yang ada.

“Dari pemeriksaan itu, kami kemudian memberikan rekomendasi agar kendaraan tetap bisa beroperasi maka itu hanya boleh digunakan di sekitar Parangtritis dengan rute yang tidak terjal,” katanya.

Hal yang tak kalah penting adalah perlu pengadaan alat pendukung wahana Jeep seperti helm untuk para penumpang.

Sementara itu, Sekretaris Dishub Bantul, Singgih Riyadi, mengatakan ramp check tersebut menjadi upaya antisipasi agar tidak terjadi kecelakaan lalu lintas seperti yang menimpa jip wisata di Bukit Paralayang, sepekan lalu.

"Ke depan, kami akan lebih menata lagi. Personel akan kami tambah supaya secara periodik kami bisa melakukan ramp check dengan maksud agar kendaraan lebih terjamin faktor keselamatannya. Kemudian agar pengemudi juga tahu apa saja yang kurang pada kendaraan itu," kata Singgih.

Singgih menyebut bahwa secara umum permasalahan pada kendaraan terletak pada kondisi rem. Tegasnya, hal tersebut akan fatal akibatnya apabila tidak segera dibenahi.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News

Advertisement

Video Terbaru

Advertisement

Berita Pilihan

Advertisement

alt

Begini Cara Pangeran Arab Saudi Nikmati Kekayaan

News
| Senin, 06 Februari 2023, 22:07 WIB

Advertisement

alt

Kunjungan Malioboro Meningkat, Oleh-oleh Bakpia Kukus Kebanjiran Pembeli

Wisata
| Senin, 06 Februari 2023, 10:17 WIB

Advertisement

Advertisement

Advertisement