Advertisement

Tim KKM USD Ciptakan Oven Pemasak Briket Hemat Energi, Praktis, Aman, dan Ramah Lingkungan

Media Digital
Selasa, 20 Desember 2022 - 21:37 WIB
Arief Junianto
Tim KKM USD Ciptakan Oven Pemasak Briket Hemat Energi, Praktis, Aman, dan Ramah Lingkungan Tim KKM-USD mencoba berdiskusi saat berada di area pemasakan briket. - Istimewa

Advertisement

SLEMAN — Tim Kegiatan Kemandirian Masyarakat Universitas Sanata Dharma (Tim KKM-USD) mencoba menjawab tantangan industri briket arang berupa harga bahan bakar yang cenderung naik dengan oven pemasak briket arang berbasis tenaga listrik.

Kenaikan harga gas sebagai bahan bakar utama pemasak briket selama ini membuat industri harus mencari upaya memanfaatkan aneka energi alternatif agar biaya pemasakan briket menjadi layak.

Advertisement

PROMOTED:  Dari Garasi Rumahan, Kini Berhasil Perkenalkan Kopi Khas Indonesia di Kancah Internasional

Kayu bakar, minyak jelantah, oli bekas selama ini menjadi alternatif bahan yang dipakai untuk memproduksi briket dengan konsekuensi pada kualitas hasil produksi atau lingkungan kerja yang menurun.

Tim KKM-USD mengembangkan proses pemasakan briket dengan memanfaatkan pengeringan dan pematangan briket berbasis refrigerasi. Pemasakan briket jenis ini menjadi topik utama dalam pelatihan penggunaan oven pemasak briket energi listrik yang hemat energi.

Pelatihan pemasakan briket dengan oven yang memanfaatkan tenaga listrik yang hemat energi ini dibiayai oleh Sekretariat Direktoriat Jendral Pendidikan Tinggi, Riset dan Teknologi tahun pendanaan 2022.

Tim KKM-USD yang terdiri atas Ir. Petrus Kanisius Purwadi M.T., Ir. A. Prasetyadi, M.Si., Ph.D., dan Dr. Titus Odong Kusumajati, M.A. memberikan pelatihan dan pendampingan proses pengelolaan produksi briket arang batok kelapa pada CV MAC Jogonalan Kabupaten Klaten pada tanggal 10,13,14,17, dan 19 Desember 2022. Pada saat pelatihan, para peserta diberi penyuluhan, demo, dan pengujian pemasakan briket dengan  kapasitas briket yang dimasak sebanyak 500 kg, disertai diskusi dan tanya jawab.

Ir. Petrus Kanisius Purwadi,M.T. mengatakan, oven pemasak briket buatan Tim KKM USD mampu menghasilkan briket dengan biaya operasionalrendah dan sangat praktis penggunaannya.

Biaya pemasakan untuk memproduksi 1 kg briket yang siap jual, bisa kurang dari Rp500. Proses pemasakan bersifat praktis, karena tidak merepotkan pengguna, menyalakan dan mematikan ovennya mudah. Saat oven beroperasi, oven dapat ditinggal.

Pengguna dapat melakukan aktivitas penting yang lain.Proses pembuatan briket bisa dilangsungkan dengan cepat, aman, nyaman dan ramah lingkungan. Cepat karena proses pengeringan dapat dilakukan tanpamelalui proses penjemuran matahari.

Proses briket diangin-anginkan, bisa dilakukan dalam waktu kurang dari sehari bahkan memungkinkan hanya dalam waktu lima jam. Proses pemasakan briket dengan oven energi listrik dapat berlangsung dalam 1,25 hari.

Oven dapat bekerja kapan saja (pagi-siang-malam), tidak tergantung cuaca (musim kemarau atau musim hujan) dan dapat dilakukan dimana saja. Jika dikehendaki, produksi briket siap jual dapat dilakukandengan waktu total hanya dalam 1,5 hari.Bersifat aman, karena potensi menimbulkan kecelakaan, seperti kebakaran kecil.

Oven pemasak energi listrik mampu menghasilkan briket yang siap jual. Sifat-sifat briket yang siap jual : kering (RH kurang dari 5%), keras, tidak mudah pecah, tidak memiliki retak-rambut, bersih, nyala briket lama dan menghasilkan abu yang berwarna putih.Oven pemasak briket energi listrik berbasis refrigerasi ini merupakan alternatip terbaik sebagai pengganti oven pemasak briket berbahan bakar elpiji.

Pelatihan pemanfaatan metode alternatif Tim KKM USD ini juga menunjukkan bahwa mesin bersifat ramah lingkungan. Selain tidak menghasilkanudara panas, jelaga, polusi udara/gas buang, yang mengotori lingkungan dan membuat dinding berwarna hitam, mesin juga tidak memberikan polusi suara. Tidak ada kebisingan suara yang ditimbulkan. Pengguna akan merasa nyaman. Potensi untuk menimbulkan masalah sosial kecil.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News

Advertisement

Video Terbaru

Advertisement

Berita Pilihan

Advertisement

alt

Pesawat Susi Air Dibakar di Papua, Pilot dan Penumpang Hilang

News
| Selasa, 07 Februari 2023, 11:37 WIB

Advertisement

alt

Ikuti Post-tour ATF, Banyak Peserta Terkesan dengan Objek Wisata DIY

Wisata
| Selasa, 07 Februari 2023, 10:07 WIB

Advertisement

Advertisement

Advertisement