Advertisement

Seniman Jogja Ramai-Ramai Melukis di Rumah Mahfud MD

Anisatul Umah
Minggu, 25 Desember 2022 - 08:17 WIB
Bhekti Suryani
Seniman Jogja Ramai-Ramai Melukis di Rumah Mahfud MD Seniman Jogja melukis on the spot di rumah Mahfud MD di Maguwoharjo, Depok, Sleman, Sabtu (24/12/2022) - Harian Jogja/Anisatul Umah

Advertisement

Harianjogja.com, SLEMAN— Belasan seniman Jogja berkumpul di kediaman Menteri Koordinator Bidang Politik, Hukum dan Keamanan (Menko Polhukam) Mahfud MD di Maguwoharjo, Depok, Sleman. Mahfud MD duduk di kursi, dilingkari belasan pelukis.

Goresan kuas Djoko Pekik membentuk wajah Mahfud MD yang menjadi objek dari melukis on the spot oleh belasan seniman Jogja. Mahfud MD dipilih sebagai objek lukis karena dia menjadi tuan rumah reriungan seniman Jogja yang diisi dengan kegiatan melukis ini.

Advertisement

PROMOTED:  Dari Garasi Rumahan, Kini Berhasil Perkenalkan Kopi Khas Indonesia di Kancah Internasional

Reriungan dihadiri juga oleh Didik Nini Thowok dan Butet Kartaredjasa. Selain seniman, Rektor ISI Jogja Agus Burhan, Rektor UIN Al Makin, dan Rektor UII Fathul Wahid tak ketinggalan meramaikan acara. Rektor UIN dan UII bahkan ikut melukis dengan antusias.

Butet Kartaredjasa mengatakan kegiatan melukis on the spot ini digelar dadakan. Reriungan para seniman di rumah Mahfud MD menjadi bentuk pertemuan sebagai manusia, terlepas dari jabatan dan status sosial.

"Kami reriungan saja, hanya Jogja yang bisa begitu. Hadir pejabat dalam suasana reriungan bertemu sebagai manusia dengan jalan kebudayaan. Pasti asyik. Nanti wareg [kenyang] makan enak-enak," ucapnya, Sabtu (24/12/2022).

Kegiatan melukis on the spot menurutnya baru kali ini diadakan. Tapi pertemuan semacam ini dengan para seniman sudah sering. Mahfud MD, kata Butet, dipilih sebagai objek lukis karena dia merupakan tuan rumah.

BACA JUGA: Perusakan SMA Bosa Jogja, Dua Satpam Jadi Korban Pemukulan

"Siapa tahu di antara lukisan ada yang keren. Biasanya para maestro ada Djoko Pekik segala lukisannya mahal kalau dijual. Tapi kan ini dokumentasi sebuah ekspresi, ya ekspresi persahabatan."

Lukisannya nanti akan dikemanakan? kata Butet terserah dari masing-masing pelukis. Mau dibawa pulang atau dihadiahkan kepada Mahfud MD. "Ini bagian dari kegembiraan antar seniman, Tidak ada sekat-sekat pembatas kita berinteraksi dengan santai dan semeleh," lanjutnya.

Sementara itu Mahfud MD bercerita tidak ada persiapan khusus untuk kegiatan hari ini. Tiga hari lalu Stafsusnya bilang, Butet mau main bersama teman-teman untuk melukis.

Sehingga acaranya digelar untuk senang-senang saja membangun keakraban dengan seniman perupa. Berkumpul dengan seniman menurutnya memberikan kesadaran lebih pada realita, diekspresikan dalam karya seni.

"Acara ini ya sangat mendadak dan sederhana, sehari-hari saya tinggal di sini. Hari ini acara kumpul santai apa adanya. Saya belum pernah jadi objek [lukis] tapi saya coba lah," ucapnya.

Mahfud mengucapkan terima kasih atas kedatangan para seniman ke rumahnya untuk melukis. Pertemuan informal semacam ini, kata Mahfud, membesarkan hatinya daripada untuk pertemuan-pertemuan formal yang sering dia lakukan.

"Ini lebih menyenangkan, terkadang hal-hal yang tidak bisa disampaikan secara lengkap dan mendalam oleh masyarakat sebagai bentuk aspirasi kepada pemerintah dan pada perilaku orang bisa diekspresikan dalam lukisan. Saya gak nyangka ada rektor yang hobi melukis, kalau ISI mungkin, tapi rektor UIN, UII bisa ngelukis," ucapnya. 

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News

Advertisement

Video Terbaru

Advertisement

Berita Terbaru

Advertisement

Advertisement

Advertisement

Berita Pilihan

Advertisement

alt

Peringati Satu Tahun Perlawanan, Warga Wadas Gelar Pentas Seni dan Dirikan Patung

News
| Kamis, 09 Februari 2023, 14:47 WIB

Advertisement

alt

Hyatt Regency Yogyakarta Hadirkan Sunday Brunch dengan Live Painting

Wisata
| Kamis, 09 Februari 2023, 15:27 WIB

Advertisement

Advertisement

Advertisement