Pemda DIY Perluas CKG ke Tempat Kerja, Sasar 1.100 Pekerja
Pemda DIY memperluas Cek Kesehatan Gratis ke lingkungan perusahaan. Sekitar 1.100 pekerja menjadi sasaran, sementara cakupan CKG usia produktif baru 13,07 perse
Ratusan pengunjung memadati kawasan Tebing Breksi, Minggu (30/12/2018)/Harian Jogja-Fahmi Ahmad Burhan
Harianjogja.com, SLEMAN– Jumlah wisatawan di Sleman saat libur Natal dan Tahun Baru (Nataru) tidak meningkat signifikan. Kepala Dinas Pariwisata (Dispar) Kabupaten Sleman, Ishadi Zayid mengatakan jumlah kunjungan pada Minggu biasanya meningkat, tapi pada Minggu,(25/12/2022) kemarin jumlah kunjungan turun.
Ada beberapa faktor yang menyebabkan jumlah wisatawan turun, seperti momen Natal sehingga banyak yang memilih menghabiskan waktu bersama keluarga. Faktor lainnya adalah cuaca. Hujan sejak pagi hari membuat wisatawan mengurungkan niatnya untuk datang ke tempat wisata.
Dispar mencatat jumlah wisatawan yang datang ke Sleman pada Sabtu (24/12/2022) sebanyak 35.045 dan Minggu (25/12/2022) sebanyak 30.939, sehingga total mencapai 65.984 wisatawan.
"Kalau Minggu (25/12/2022) kemarin menurun karena hujan, dari pagi sudah hujan. Tanggal 25 [Desember] juga sebagian merayakan Natal masih bersama keluarga. Hujan dari pagi banyak orang yang membatalkan niatnya [ke tempat wisata]," ucapnya, Senin (26/12/2022).
BACA JUGA: Tren Naik, Warga Diminta Waspada Ancaman Demam Berdarah
Lokasi wisata di Sleman sebagian besar berada di wilayah perbukitan. Oleh karena itu Ishadi meminta agar lebih berhati-hati karena jalanan licin."Karena masih musim hujan jalur-jalur wisata sedikit banyak ada di perbukitan. Kemudian ketika berkendara harus hati-hati memperhatikan jalan licin di Kaliurang dan Breksi."
Turunnya jumlah wisatawan akibat hujan juga dibenarkan Pengelola Objek Wisata Tebing Breksi, Khaliq Widiyanto. Jumlah wisatawan menurutnya tidak naik signifikan akibat hujan yang terjadi sejak pagi hingga siang.
"Kalau jumlah kunjungan sebenarnya lebih banyak saat momen libur sekolah daripada Nataru. Hampir sama sih [dengan wisatawan di akhir pekan biasa] 5.000-an," jelasnya.
Dia mencatat jumlah kunjungan di Breksi pada Sabtu, (24/12/2022) sebanyak 5.327 wisatawan. Kemudian pada Minggu (25/12/2022) turun menjadi 4.837 wisatawan. "Hari ini hujan lagi. Hanya beralih saja kalau hari biasa banyakan bis, kalau akhir tahun kebanyakan mobil pribadi."
Diperkirakan jumlah wisatawan akan melonjak pada malam pergantian tahun mencapai sekitar 10.000-an pengunjung. "Hiburannya musik, hanya lokal-lokal yang biasa ngisi di akhir pekan."
Salah satu pengunjung di Tebing Breksi, Rika,42 mengatakan sudah beberapa kali berkunjung ke Tebing Breksi. Datang ke sini bersama keluarganya untuk mengisi liburan akhir tahun.
"Saya dari Kediri, Jawa Timur. Liburan akhir tahun sama keluarga ke Jogja. Sudah pernah sebelumnya ke sini [Tebing Breksi]," ungkapnya.
Pantauan Harianjogja.com di Tebing Breksi, pada Senin (26/12/2022) siang tidak terlalu ramai. Hujan ringan hingga sedang tidak berhenti mengguyur sejak pagi hari.
Di jalan Jogja-Solo juga tidak terlalu padat. Nampak banyak kendaraan plat luar kota, tapi arus lalu lintas ramai lancar.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Pemda DIY memperluas Cek Kesehatan Gratis ke lingkungan perusahaan. Sekitar 1.100 pekerja menjadi sasaran, sementara cakupan CKG usia produktif baru 13,07 perse
ebanyak 1.005 mahasiswa baru Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik (FISIP) Universitas Pembangunan Nasional “Veteran” Yogyakarta (UPNVY) mengikuti kegiatan Maba
Google investasi US$15 miliar di Finlandia untuk pusat data, energi dan AI. Proyek ini diproyeksikan menciptakan 37.000 lapangan kerja.
Prabowo menginstruksikan pencarian lima jurnalis dan tiga kru kapal yang hilang kontak di Selat Sunda. Sebanyak 11 kapal dikerahkan.
The All-New Mazda 6e Fastback, kendaraan listrik terbaru Mazda yang meraih penghargaan 2026 World Car Design of the Year, diperkenalkan kepada masyarakat
Daftar 10 SMP berprestasi di Jogja berdasarkan data SIMT Puspresnas, dengan capaian prestasi siswa tingkat kabupaten hingga internasional.