Advertisement

Demi Tarik Investor, Bantul Genjot Pembangunan Infrastruktur

Ujang Hasanudin
Rabu, 28 Desember 2022 - 10:17 WIB
Sunartono
Demi Tarik Investor, Bantul Genjot Pembangunan Infrastruktur Foto ilustrasi JJLS. - Harian Jogja/David Kurniawan

Advertisement

Harianjogja.com, BANTUL—Pemerintah Kabupaten Bantul akan menggenjot pembangunan infrastruktur seperti jalan, jembatan, jaringan air bersih dan sebagainya pada 2023-2024 mendatang. Pembangunan infrastruktur tersebut merata namun difokuskan jalan menuju objek wisata untuk menggaet para investor.

Bupati Bantul, Abdul Halim Muslih mengatakan APBD Bantul tahun depan sekitar Rp2 triliun, namun harus dibagi dalam 32 urusan otonomi daerah yang di antaranya urusan kesehatan, pendidikan, kesejahteraan, hingga infrastruktur. Karena anggaran terbatas, pihaknya akan mendahulukan yang penting dan bisa menunda yang dipandang bisa ditunda.

Advertisement

PROMOTED:  Dari Garasi Rumahan, Kini Berhasil Perkenalkan Kopi Khas Indonesia di Kancah Internasional

BACA JUGA : JJLS Bantul Masih Sepi Investor Besar, Kenapa?

Pada 2023-2024 saatnya Pemkab Bantul menggeser beberapa perioritas menuju pembangunan infrastruktur terutama jalan kabupaten dan jalan desa. Sebab diakui Halim perbaikan infrastruktur akan merangsang investasi.

“Misal saya mau investasi atau mau bangun pabrik di sebuah dusun atau kampung saya pasti akan melihat bagaimana jalannya bagus apa tidak, ketersediaan airnya bagaimana,” katanya, saat ditemui Selasa (27/12/2022).

Menurut Halim, pembangunan infrastruktur penting karena dibutuhkan oleh investor terutama jalan kabupaten dan jalan desa sampai ke kampung-kampung atau dusun. “Karena jangan dibayagkan investasi itu hanya di kota tapi investasi di desa-desa juga ada misal membangun warung dan kuliner itu juga investasi, kalau jalannya buruk, atau bangun objek wisata kalau jalan buruk usaha pariwisatanya tidak maju,” ujarnya.

Karena itu, Halim melanjutkan bahwa untuk menarik investor maka yang harus di kedepankan adalah infrastrukturnya dulu. Namun karena APBD terbatas, pihaknya juga meminta pemerintah kalurahan juga mengalokasikan untuk membangun jalan-jalan di tingkat dusun. Selain itu ia juga berharap ada dana Corporate Socia Responsibility (CSR) untuk membangun infrastruktur.

BACA JUGA : Pemkab Bantul Dorong Capaian Realisasi Investasi 

“Pembangunan infrastrktur akan kita lakukan merata tapi fokus ke jalur yang menuju objek-objek wisata,” tandasnya.

Kepala Dinas Pekerjaan Umum, Perumahan, dan Kawasan Permukiman (DPUPKP) Bantul, Aris Suharyanta mengatakan pembangunan infrastruktur kemungkinan lebih banyak di 2024 mendatang. Untuk tahun depan pihaknya menganggarkan Rp70 miliar untuk pembangunan infrastruktur jalan. “Kebanyakan untuk jalan dan jembatan,” katanya.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News

Sumber : Bisnis.com

Advertisement

Video Terbaru

Advertisement

Berita Terbaru

Advertisement

Advertisement

Advertisement

Berita Pilihan

Advertisement

alt

Jasad Pasutri asal Karanganyar Ditemukan Mengapung di Sungai Bengawan

News
| Senin, 30 Januari 2023, 00:27 WIB

Advertisement

alt

Tanggal Tua tapi Pengin Piknik? Bisa kok

Wisata
| Minggu, 29 Januari 2023, 07:47 WIB

Advertisement

Advertisement

Advertisement