Advertisement

Cuaca Malam Tahun Baru di DIY, Potensi Hujan Deras Siang hingga Malam Hari

Anisatul Umah
Rabu, 28 Desember 2022 - 18:47 WIB
Arief Junianto
Cuaca Malam Tahun Baru di DIY, Potensi Hujan Deras Siang hingga Malam Hari Foto ilustrasi. - ANTARA/Wahdi Septiawan

Advertisement

Harianjogja.com, SLEMAN — Badan Meteorologi Klimatologi dan Geofisika (BMKG) DIY menyampaikan di malam pergantian tahun, DIY berpotensi diguyur hujan.

Hujan dengan intensitas sedang hingga lebat diperkirakan mengguyur wilayah Sleman bagian Utara, Kulonprogo, Bantul, Kota Jogja, dan Gunungkidul bagian Utara.

Advertisement

Kepala Kelompok Foreskater BMKG YIA, Romadi mengatakan kecenderungan hujan akan terjadi pada siang hingga malam hari. Kondisi cuaca di pesisir Selatan DIY juga hampir merata berpotensi hujan.

"Untuk prediksi cuaca pada saat puncak Tahun Baru, kami memprediksi saat ini di wilayah DIY masih musim hujan. Oleh karena itu di prekdisi wilayah DIY berpotensi hujan," ucapnya kepada Harianjogja.com, Rabu (28/12/2022).

BACA JUGA: Blanko KTP-El dari Pusat Masih Kosong, Ini yang Dilakukan Disdukcapil Jogja

Adapun untuk gelombang di pesisir Selatan diperkirakan 2,5 meter sampai 4 meter atau masuk dalam kategori tinggi. Oleh karena itu masyarakat yang merayakan malam pergantian tahun di wilayah pesisir Selatan DIY agar selalu hati-hati dan waspada.

"Waspada pada ancaman gelombang tinggi yang selalu datang dengan tiba-tiba. Serta mengindahkan imbauan yang diberikan oleh petugas di sekitaran lokasi."

Kepala kelompok data dan informasi BMKG Stasiun klimatologi Sleman, Eti Setyaningrum mengatakan potensi hujan dengan intensitas lebat hingga sangat lebat akan terjadi pada 26 Desember 2022 sampai 1 Januari 2023. "Diperkirakan potensi hujan dengan intensitas signifikan," kata Eti.

Dia menjelaskan terjadi peningkatan aktivitas muson asia sehingga meningkatkan pertumbuhan awan konvektif. Kondisi ini akan menimbulkan hujan yang signifikan di wilayah DIY.

Lalu intensitas seruakan dingin asia bisa meningkatkan pertumbuhan awan konvektif yang menimbulkan hujan. Adanya indikasi pembentukan pusat tekanan rendah di wilayah Selatan Jawa/DIY meningkatkan pertumbuhan awan konvektif, menyebabkan hujan dengan intensitas tinggi.

"Madden Julian Oscillation terpantau aktif yang berkontribusi signifikan terhadap peningkatan curah hujan di wilayah DIY khususnya," kata Eti.

Atas potensi hujan ini masyarakat diminta untuk waspada pada potensi genangan, banjir, serta longsor. Khususnya bagi yang tinggal di dekat bantaran sungai.

"Waspada terhadap kemungkinan hujan disertai angin yang dapat menyebabkan pohon maupun baliho tumbang atau roboh. Tidak berlindung di bawah  pohon jika hujan disertai petir."

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News

Advertisement

Harian Jogja

Video Terbaru

Advertisement

Harian Jogja

Berita Terbaru

Advertisement

Advertisement

Harian Jogja

Advertisement

Berita Pilihan

Advertisement

alt

Joe Biden Umumkan Pengunduran Diri, Begini Kronologi Lengkapnya

News
| Senin, 22 Juli 2024, 17:37 WIB

Advertisement

alt

Ini Dia Surganya Solo Traveler di Asia Tenggara

Wisata
| Kamis, 18 Juli 2024, 22:27 WIB

Advertisement

Advertisement

Advertisement