Advertisement

FKKP Klaim Ada Puluhan Orang Berpotensi Kehilangan Pekerjaan Akibat Pemindahan Pedagang Perwakilan

Sunartono
Kamis, 29 Desember 2022 - 07:37 WIB
Sunartono
FKKP Klaim Ada Puluhan Orang Berpotensi Kehilangan Pekerjaan Akibat Pemindahan Pedagang Perwakilan Jalan Perwakilan Malioboro, Kota Jogja, pada Kamis (22/12/2022). - Harian Jogja - Yosef Leon.

Advertisement

Harianjogja.com, JOGJA—Forum Komunikasi dan Koordinasi Perwakilan (FKKP) yang merupakan paguyuban pedagang kaki lima (PKL) atau pelaku usaha di Jalan Perwakilan, Malioboro mengklaim ada ratusan orang terdampak pemindahan lokasi usaha di kawasan tersebut.

Sebagaimana diketahui Pemda DIY akan melakukan pembangunan Jogja Planning Gallery (JPG) yang berada di kawasan tersebut sehingga para pelaku usaha harus pindah tempat. Koordinator FKKP Adi Kusuma menjelaskan paguyubannya terus mengupayakan komunikasi dengan pemerintah terkait rencana pemindahan pelaku usaha di Jalan Perwakilan.

Advertisement

PROMOTED:  Dari Garasi Rumahan, Kini Berhasil Perkenalkan Kopi Khas Indonesia di Kancah Internasional

“Kami hanya ingin agar kebijakan pemindahan ini ditunda agar kami bisa bangkit karena kami terdampak saat pandemi,” katanya, Rabu (28/12/2022).

Ia mencatat ada sekitar 108 orang yang bakal kehilangan pekerjaan akibat pemindahan pedagang tersebut. Saat ini di Jalan Perwakilan ada 14 pelaku usaha, serta 94 orang karyawan dan beberapa tempat tingga warga. “Jika pemindahan ini dilakukan tentu ada ratusan orang yang berpotensi kehilangan pekerjaan, kami belum tahu nantinya akan bekerja di mana. Mereka ini sudah puluhan tahun mengais rezeki di sini,” katanya.

Ia telah melakukan komunikasi dengan berbagai pihak untuk meminta penundaan sementara pemindahan PKL, akan tetapi belum menemukan adanya titik temu.  Harapan penundaan itu disampaikan karena para pedagang saat ini masih dalam proses pemulihan pasca pandemi Covid-19.

“Karena kami sedang berupaya bangkit dari keterpurukan ekonomi, sebenarnya kami mendukung program pemerintah. Akan tetapi kami berharap ada penundaan, apalagi informasi sosialisasi sampai batas waktu ini hanya sekitar tiga bulan, mepet sekali,” katanya.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News

Advertisement

Video Terbaru

Advertisement

Berita Pilihan

Advertisement

alt

Setelah di Jogja, Kini Jalan Rusak di Klaten Viral Disebut Taman Seribu Lubang

News
| Minggu, 05 Februari 2023, 13:37 WIB

Advertisement

alt

Sungai Ini Punya Air Super Jernih, Hingga Perahu yang Melintas Seperti Melayang di Udara

Wisata
| Sabtu, 04 Februari 2023, 22:07 WIB

Advertisement

Advertisement

Advertisement