Advertisement

Kebakaran Melahap PT BRA Timbulkan Kerugian Rp250 Miliar

Andreas Yuda Pramono
Minggu, 01 Januari 2023 - 10:57 WIB
Sunartono
Kebakaran Melahap PT BRA Timbulkan Kerugian Rp250 Miliar Petugas Pemadam Kebakaran Sedang Memadamkan Api Dari Atap PT Busana Remaja Agracipta (BRA) Jonggrangann, Kapanewon Bantul, Bantul terbakar Sabtu, (31/12/2022). - Harian Jogja

Advertisement

Harianjogja.com, BANTUL—Kebakaran yang melahap 4.000 meter persegi ruang produksi PT Busana Remaja Agracipta (BRA) Jonggrangann, Kapanewon Bantul, Bantul pada Sabtu, (31/12/2022) sebabkan kerugian hingga Rp250 Miliar.

Kasi Humas Polres Bantul, Iptu I Nengah Jeffry Prana Widyana, mengatakan kebakaran tersebut diduga akibat konsleting listrik. “Sebelumnya ada aktivitas pemindahan mesin produksi. Kerugian sekitar Rp250 miliar,” kata Jeffry dihubungi pada Sabtu, (31/12/2022).

Advertisement

PROMOTED:  Dari Garasi Rumahan, Kini Berhasil Perkenalkan Kopi Khas Indonesia di Kancah Internasional

Api yang membakar perusahaan garmen milik Shyam Lal Uttam tersebut baru dapat dipadamkan pukul 15.00 WIB. Dengan demikian proses pemadaman memerlukan waktu sekitar enam jam.

BACA JUGA : 4.000 Meter Persegi Ruang Produksi PT BRA di Bantul 

Kejadian berawal ketika seorang karyawan bernama Rully, dari luar gedung, melihat asap hitam mengepul disertai kobaran api. Rully dan timnya segera mengambil Alat Pemadam Api Ringan (APAR). Namun api yang telanjur besar tidak dapat dipadamkan dan justru merembet ke bagian lain.

“Berdasarkan keterangan saksi, di ruang cutting dan laminating sedang ada pengerjaan, dimana di lantai dua terdapat gudang busa dan kain,” katanya.

Di lantai dua yang merupakan gudang kain tersebut api dengan mudah membesar. Akhirnya sebagian besar bangunan gedung produksi dan mesin PT Busana Remaja Agracipta mengalami kerusakan parah. Sebanyak 700 unit alat produksi meliputi mesin dan sparepart, 150 unit modul surya cell, beserta bangunan seluas 4.000 meter persegi terbakar habis.  

Kepala Pelaksana BPBD Kabupaten Bantul, Agus Yuli Herwanto, mengatakan BPBD mengerahkan seluruh pemadam kebakaran yang ada. “Kami punya delapan tapi ada tujuh yang sudah kami kerahkan berasal dari pos induk dan pos damkar yang ada di kapanewon,” kata Agus ditemui di TKP pada Sabtu, (31/12/2022).

Selain itu, proses pemadaman juga dibantul oleh pos damkar Kabupaten Sleman, Kota Jogja, dan UGM. Masing-masing mengirimkan satu unit pemadam kebakaran. Tagana dan TNI juga membantu dengan mengirim tanki air.

BACA JUGA : Kebakaran Rumah di Sleman Tewaskan 3 Orang

Proses pemadaman tersebut masih berlangsung hingga artikel ini diterbitkan. Kurang lebih lima jam sejak kebakaran terjadi, kata Agus, tidak ada korban jiwa. Hanya saja, ada lima orang yang mengalami histeria. Tiga orang yang merupakan karyawan PT BRA tersebut dapat ditangani di TKP sementara dua yang lain harus dibawa ke PKU Muhammadiyah.

Selain karyawan, ada dua anggota BPBD yang terluka ketika proses pemadamam. Kata Agus, mereka terkena pecahan kaca.

Jelas Agus, manajer PT BRA mengatakan hari Sabtu merupakan hari libur. Kendati demikian, di lokasi terdapat beberapa karyawan termasuk lima orang yang histeria.

Bupati Bantul, Abdul Halim Muslih, yang meninjau proses pemadaman, mengatakan turut prihatin atas kejadian tersebut. SAR DIY Distrik Bantul juga telah mengirim 66 anggotanya agar membantu proses pemadaman.

“Pemerintah daerah prihatin atas peristiwa ini karena hal ini menyangkut mata pencaharian banyak orang, banyak buruh. Sehingga kami terus melakukan bantuan-bantuan agar kebakaran ini segera bisa dipadamkan. Seluruh kekuatan damkar Bantul sudah kami kerahkan semuanya. Itu pun masih kurang. Karena itu kami minta bantuan dari kabupaten lain agar dapat melakukan percepatan pemadaman,” kata Halim.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News

Advertisement

Video Terbaru

Advertisement

Berita Pilihan

Advertisement

alt

Update Covid 5 Februari 2023: Kasus Positif Naik 171, Sembuh 181 & Meninggal 1

News
| Minggu, 05 Februari 2023, 23:17 WIB

Advertisement

alt

Simak! Ini 10 Gunung Termegah di Dunia

Wisata
| Minggu, 05 Februari 2023, 22:57 WIB

Advertisement

Advertisement

Advertisement