Advertisement

Maling Laptop Jaksa KPK di Jogja Ditangkap Polisi, Apa Motifnya?

Lugas Subarkah
Selasa, 03 Januari 2023 - 16:17 WIB
Bhekti Suryani
Maling Laptop Jaksa KPK di Jogja Ditangkap Polisi, Apa Motifnya? Ilustrasi. - Freepik

Advertisement

Harianjogja.com, SLEMANDua tersangka pencurian laptop milik seorang jaksa KPK beberapa waktu lalu di Kota Jogja berhasil ditangkap polisi. Keduanya ditangkap di Jakarta dan telah menjalani pemeriksaan di Polda DIY sejak Selasa (3/1/2023) pagi.

Dir Reskrimum Polda DIY, Kombes Pol Nuredy Irwansyah Putra, menjelaskan kedua tersangka pencurian yakni JN, 32 tahun, laki-laki asal Makasar, Sulawesi Selatan dan SIP, 31 tahun, laki-laki asal Kendari, Sulawesi Tenggara. Adapun korban yakni Ferdian Adi Nugroho, yang merupakan Jaksa Penuntut di KPK. Pencurian terjadi pada 24 Desember 2022 di kediamannya, Wirobrajan, Kota Jogja.

Advertisement

PROMOTED:  Dari Garasi Rumahan, Kini Berhasil Perkenalkan Kopi Khas Indonesia di Kancah Internasional

“Hasil penyelidikan oleh tim opsnal Polda DIY bersama tim opsnal Polresta Jogja diketahui bahwa terdapat dua tersangka yang melakukan kejahatan tersebut. Kemudian pada tanggal 1 Januari kita mendapatkan informasi bahwasanya kedua tersangka tersebut berada di wilayah DKI Jakarta,” ujarnya kepada wartawan, Selasa (3/1/2023).

SIP ditangkap terlebih dahulu di wilayah Cilincing, Jakarta utara. Kemudian atas penangkapan itu dikembangkan ke JN yang ditangkap di wilayah Ciracas, Jakarta Timur. Dari keduanya, polisi mendapatkan sejumlah alat bukti meliputi satu set alat pencongkel, helm dan pakaian yang digunakan pada saat melakukan kejahatan.

BACA JUGA: Korban Longsor Terakhir di Sleman Ditemukan

Meski demikian barang bukti hasil pencurian berupa laptop saat ini masih dalam pencarian polisi. “Beberapa Barang bukti hasil keterangan tersangka itu ada yang dibuang di wilayah sungai di wilayah Jogja, tentunya nanti kami akan melakukan uji keterangan yang bersangkutan,” katanya.

Beberapa barang yang dicuri meliputi hard disk, DVR, laptop dan tas. Berdasarkan keterangan korban, laptop tersebut merupakan inventaris dinas KPK. Polisi juga belum menyimpulkan motif pencurian, apakah ada hubungannya dengan kasus korupsi yang sedang ditangani korban sebagai jaksa KPK.

Dari hasil profiling tersangka, diketahui jika SIP merupakan residivis yang pernah ditahan di Kota Tegal, dengan kasus serupa yaitu pencurian dengan pemberatan. “Sedangkan JN merupakan residivis di Cipinang tahun 2019 dengan kasus yang sama juga dan residivis di wilayah Sulawesi Selatan dengan kasus narkoba,” kata dia.

Polisi juga tidak mengetahui apa isi dari laptop atau hard disk yang dicuri karena hanya fokus pada kasus pencuriannya saja. Atas perbuatannya, SIP dan JN disangkakan Pasal 363 KUHP dengan ancaman hukuman tujuh tahun.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News

Advertisement

Video Terbaru

Advertisement

Berita Pilihan

Advertisement

alt

Gempa Turki, Kemlu Evakuasi 104 WNI yang Terdampak

News
| Rabu, 08 Februari 2023, 11:07 WIB

Advertisement

alt

Meski Ada Gempa, Minat Masyarakat ke Turki Tak Surut

Wisata
| Selasa, 07 Februari 2023, 22:17 WIB

Advertisement

Advertisement

Advertisement