Proyek Jembatan Kewek Dimulai, Target Rampung Akhir 2026
PJN DIY resmi mulai penggantian Jembatan Kewek Jogja senilai Rp19 miliar. Cek spesifikasi struktur girder baru dan target rampung Desember 2026.
Ilustrasi. /Freepik
Harianjogja.com, SLEMAN—Dua tersangka pencurian laptop milik seorang jaksa KPK beberapa waktu lalu di Kota Jogja berhasil ditangkap polisi. Keduanya ditangkap di Jakarta dan telah menjalani pemeriksaan di Polda DIY sejak Selasa (3/1/2023) pagi.
Dir Reskrimum Polda DIY, Kombes Pol Nuredy Irwansyah Putra, menjelaskan kedua tersangka pencurian yakni JN, 32 tahun, laki-laki asal Makasar, Sulawesi Selatan dan SIP, 31 tahun, laki-laki asal Kendari, Sulawesi Tenggara. Adapun korban yakni Ferdian Adi Nugroho, yang merupakan Jaksa Penuntut di KPK. Pencurian terjadi pada 24 Desember 2022 di kediamannya, Wirobrajan, Kota Jogja.
“Hasil penyelidikan oleh tim opsnal Polda DIY bersama tim opsnal Polresta Jogja diketahui bahwa terdapat dua tersangka yang melakukan kejahatan tersebut. Kemudian pada tanggal 1 Januari kita mendapatkan informasi bahwasanya kedua tersangka tersebut berada di wilayah DKI Jakarta,” ujarnya kepada wartawan, Selasa (3/1/2023).
SIP ditangkap terlebih dahulu di wilayah Cilincing, Jakarta utara. Kemudian atas penangkapan itu dikembangkan ke JN yang ditangkap di wilayah Ciracas, Jakarta Timur. Dari keduanya, polisi mendapatkan sejumlah alat bukti meliputi satu set alat pencongkel, helm dan pakaian yang digunakan pada saat melakukan kejahatan.
BACA JUGA: Korban Longsor Terakhir di Sleman Ditemukan
Meski demikian barang bukti hasil pencurian berupa laptop saat ini masih dalam pencarian polisi. “Beberapa Barang bukti hasil keterangan tersangka itu ada yang dibuang di wilayah sungai di wilayah Jogja, tentunya nanti kami akan melakukan uji keterangan yang bersangkutan,” katanya.
Beberapa barang yang dicuri meliputi hard disk, DVR, laptop dan tas. Berdasarkan keterangan korban, laptop tersebut merupakan inventaris dinas KPK. Polisi juga belum menyimpulkan motif pencurian, apakah ada hubungannya dengan kasus korupsi yang sedang ditangani korban sebagai jaksa KPK.
Dari hasil profiling tersangka, diketahui jika SIP merupakan residivis yang pernah ditahan di Kota Tegal, dengan kasus serupa yaitu pencurian dengan pemberatan. “Sedangkan JN merupakan residivis di Cipinang tahun 2019 dengan kasus yang sama juga dan residivis di wilayah Sulawesi Selatan dengan kasus narkoba,” kata dia.
Polisi juga tidak mengetahui apa isi dari laptop atau hard disk yang dicuri karena hanya fokus pada kasus pencuriannya saja. Atas perbuatannya, SIP dan JN disangkakan Pasal 363 KUHP dengan ancaman hukuman tujuh tahun.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Laga Timnas Indonesia U-17 vs Malaysia ditunda akibat cuaca buruk. Pertandingan dijadwalkan ulang pada 28 dan 31 Oktober 2026.
Karyawan menolak PHK? Simak batas waktu mengajukan keberatan, proses bipartit, penyelesaian perselisihan, dan aturan pesangon.
Indonesia naik ke peringkat kedua destinasi ramah Muslim dunia versi GMTI 2026 dengan skor 79, menyamai Türkiye dan Arab Saudi.
BPBD Gunungkidul menyatakan belum menerima laporan kerusakan setelah gempa M5,4 pada Selasa malam. Warga diimbau tetap tenang dan mengikuti informasi BMKG.
Wagub Jateng Taj Yasin mengajak generasi muda melakukan aksi nyata mengatasi persoalan masyarakat dan mengantisipasi bencana pada Hari Sumpah Pemuda 2026.