Pasokan Air di Moyudan Terganggu, BPBD Kirim Bantuan 4 Tangki
BPBD Sleman mengirim empat tangki air bersih untuk 63 KK di Moyudan yang terdampak gangguan pasokan air selama musim kemarau.
Ilustrasi pengolahan sampah./Pixabay
Harianjogja.com, KULONPROGO—Volume sampah di Kulonprogo meningkat saat libur Natal 2022 dan Tahun Baru 2023 (Nataru). Kenaikan volume sampah harian sekitar 10 persen saat liburan.
Kepala Dinas Lingkungan Hidup Kulonprogo Sumarsana sampah di destinasi wisata dan pusat keramaian meningkat pesat selama periode Natal dan Tahun Baru. Kendati demikian, tidak ada penumpukan sampah yang sampai menganggu warga.
"Sebagai contoh di Alun-Alun Wates, begitu selesai acara, sudah normal kembali. Kebersihan di Taman Budaya dan Sermo juga sudah normal kembali," ujar dia.
Tempat pembuangan akhir (TPA) juga masih cukup menampung kenaikan volume sampah. "Walaupun sudah menggunung sedikit, tetapi sampah masih memungkinkan untuk diolah di sana," ujarnya.
Kepala UPT Persampahan Kulonprogo Budi Purwanto menegaskan ada kenaikan volume sampah sekitar 10% pada libur Nataru di pusat keramaian selama tahun baru, seperti Pantai Glagah, Alun-Alun Wates, hingga Waduk Sermo.
Rata-rata sampah yang dihasilkan di Kulonprogo mencapai 35-40 ton per hari. Saat liburan, volume meningkat menjadi 38,5-44 ton per hari.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
BPBD Sleman mengirim empat tangki air bersih untuk 63 KK di Moyudan yang terdampak gangguan pasokan air selama musim kemarau.
BGN memprioritaskan pembangunan dapur MBG di daerah dengan angka stunting tinggi untuk mempercepat intervensi gizi penerima manfaat.
KPK memeriksa saksi OTT Bupati Pemalang dan mendalami dugaan suap proyek serta jual beli jabatan dengan barang bukti lebih dari Rp2 miliar.
PAD sektor wisata Gunungkidul mencapai Rp43,3 miliar hingga akhir Juli 2026 dan melampaui target di tengah evaluasi penarikan retribusi.
Sekolah Vokasi Universitas Gadjah Mada (SV UGM) resmi meluncurkan Pusat Pengembangan Bahasa untuk Kompetensi, Komunikasi, dan Bisnis pada Rabu (29/7/2026).
Sebanyak 45 kebakaran lahan terjadi di Bantul hingga 26 Juli 2026, mayoritas dipicu pembakaran sampah yang tidak diawasi.