Mahasiswa Dikeroyok OTK di Sleman, Dua Gigi Patah Diduga Salah Sasaran
Mahasiswa di Sleman jadi korban pengeroyokan OTK dini hari. Dua gigi patah, polisi masih selidiki pelaku dan motif kejadian.
Ilustrasi pengolahan sampah./Pixabay
Harianjogja.com, KULONPROGO—Volume sampah di Kulonprogo meningkat saat libur Natal 2022 dan Tahun Baru 2023 (Nataru). Kenaikan volume sampah harian sekitar 10 persen saat liburan.
Kepala Dinas Lingkungan Hidup Kulonprogo Sumarsana sampah di destinasi wisata dan pusat keramaian meningkat pesat selama periode Natal dan Tahun Baru. Kendati demikian, tidak ada penumpukan sampah yang sampai menganggu warga.
"Sebagai contoh di Alun-Alun Wates, begitu selesai acara, sudah normal kembali. Kebersihan di Taman Budaya dan Sermo juga sudah normal kembali," ujar dia.
Tempat pembuangan akhir (TPA) juga masih cukup menampung kenaikan volume sampah. "Walaupun sudah menggunung sedikit, tetapi sampah masih memungkinkan untuk diolah di sana," ujarnya.
Kepala UPT Persampahan Kulonprogo Budi Purwanto menegaskan ada kenaikan volume sampah sekitar 10% pada libur Nataru di pusat keramaian selama tahun baru, seperti Pantai Glagah, Alun-Alun Wates, hingga Waduk Sermo.
Rata-rata sampah yang dihasilkan di Kulonprogo mencapai 35-40 ton per hari. Saat liburan, volume meningkat menjadi 38,5-44 ton per hari.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Mahasiswa di Sleman jadi korban pengeroyokan OTK dini hari. Dua gigi patah, polisi masih selidiki pelaku dan motif kejadian.
Imigrasi Soetta ungkap dua modus haji ilegal, dari visa wisata hingga visa kerja. Puluhan jemaah berhasil dicegah.
Persib Bandung bantah isu tunggakan gaji. Transfer ban FIFA ternyata terkait kasus kontrak Daisuke Sato.
Krisis Selat Hormuz picu ancaman ekonomi global. IMF, Bank Dunia, IEA, dan WTO soroti pasokan minyak dan energi.
Final Liga Champions 2026 hadirkan duel Rice vs Vitinha. Siapa paling dominan di lini tengah dan bawa tim juara?
Andropause makin banyak dialami pria usia produktif. Stres dan hormon memicu kelelahan, turunnya energi hingga kepercayaan diri.