Dinas Pendidikan Digelontor Dana Alokasi Khusus Rp45 Miliar

David Kurniawan
David Kurniawan Selasa, 17 Januari 2023 23:27 WIB
Dinas Pendidikan Digelontor Dana Alokasi Khusus Rp45 Miliar

Ilustrasi./Harian Jogja

Harianjogja.com, GUNUNGKIDUL—Dinas Pendidikan Gunungkidul mendapatkan pagu anggaran dana alokasi khusus (DAK) sebesar Rp45 miliar untuk meningkatkan mutu pendidikan di Bumi Handayani.

Kepala Dinas Pendidikan Gunungkidul, Nunuk Setyowati mengatakan, pos anggaran untuk kegiatan di 2023 sudah keluar. Salah satunya bersumber dari DAK dari Pemerintah Pusat.

Total anggaran yang diberikan sebesar Rp45 miliar. Nunuk meminta alokasi ini hendaknya dialokasikan dengan baik sesuai dengan perencanaan yang telah disusun.

BACA JUGA: Pembangunan JJLS di Gunungkidul Memicu Konflik Manusia dengan Monyet

Selain itu, diharapkan dengan pagu ini dapat membantu dalam upaya meningkatkan kualitas dan mutu pendidikan di Gunungkidul. “Saya mengimbau kepala sekolah beserta guru untuk merapatkan barisan dan meningkatkan mutu pendidikan akademik dan non akademik di sekolah masing-masing,” katanya.

“Jangan cepat puas karena prestasi yang telah diraih harus terus ditingkatkan.” 

Kepala Bidang SMP, Dinas Pendidikan Gunungkidul, Tijan, mengatakan alokasi DAK sebagian besar digunakan untuk pengembangan pendidikan di tingkat SMP. Adapun pemanfaatan dari dana ini sudah disosialisasikan ke perwakilan di masing-masing sekolah.

“Pagu yang ada agar dipergunakan dalam upaya meningkatkan kualitas pendidikan di sekolah,” katanya.

Tijan mengingatkan kepada sekolah agar benar-benar menjalankan proses pembelajaran dengan baik. Hal-hal yang berpotensi merugikan harus dihindari, salah satunya memastikan sekolah bebas dari praktik kekerasan.

“Jangan sampai terjadi karena akan berdampak ke sekolah. Jadi, harus benar-benar dipastikan tidak ada praktik kekerasan,” katanya. 

 

Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.

Share

Budi Cahyana
Budi Cahyana Jurnalis Harian Jogja, bagian dari Bisnis Indonesia Group menulis untuk media cetak dan online