WFH Tak Harus 50 Persen, Pemda DIY Sesuaikan Kebutuhan OPD
WFH ASN Pemda DIY memasuki pekan kedua. Skema fleksibel disesuaikan kebutuhan OPD, disertai kebijakan car free day tiap Jumat.
Bupati Sleman, Kustini Sri Purnomo, menandatangani prasasti salah satu hasil program padat karya 2022, di Kalurahan Sidokarto, Senin (30/1/2023)/Istimewa Humas Pemkab Sleman
Harianjogja.com, SLEMAN— Selama 2022, Pemkab Sleman menyalurkan kegiatan padat karya ke 77 lokasi. Dari jumlah tersebut, Pemkab Sleman menyebut telah melibatkan sebanyak total 4.004 masyarakat untuk mengerjakannya.
Kepala Dinas Tenaga Kerja Sleman, Sutiasih, menjelaskan masing-masing lokasi tersebut, dikerjakan oleh 52 orang. “Sehingga totalnya sebanyak 4.004 orang telah terlibat dalam pengerjaanya,” ujarnya, Senin (30/1/2023).
Ia menuturkan dalam program padat karya ini Kabupaten Sleman menerapkan cara yang berbeda dari daerah lain. “Teknisnya kami hibahkan kepada LPMK [Lembaga Pemberdayaan Masyarakat Kalurahan] di Kalurahan, sehingga mereka bisa memberdayakan toko-toko yang ada di sekitar kalurahan. Tidak kami lelangkan,” katanya.
Dampak positif dari hasil padat karya 2022 menurutnya berhasil menurunkan angka pengangguran. Berdasarkan data Badan Pusat Statistik (BPS), penurunan angka pengangguran tercatat sebesar 0,08%. Ia pun berharap, data tersebut dapat terus menurun pada tahun 2023.
Dukuh Rewulu Wetan, Dwi Hartana, mengaku senang karena bisa merasakan dampak hasil padat karya 2022. Akses jalan yang sebelumnya berupa tanah, kini telah diperbaiki dan mempermudah mobilitas masyarakat setempat.
“Secara dampak kegunaan sudah bisa kami rasakan. Yang selama ini jalannya tanah becek sekarang sudah tidak lagi. Dampak secara kemajuan ini juga dirasakan oleh para petani. Selain itu ada taludnya juga, sehingga aliran irigasi menjadi lebih lancar, keamanan dari jalan tersebut juga lebih terjaga,” ungkapnya.
BACA JUGA: Besok, Jembatan Kretek 2 di JJLS Bantul Akhirnya Dibuka untuk Uji Coba
Bupati Sleman, Kustini Sri Purnomo, program padat karya tak hanya bertujuan untuk memenuhi kebutuhan masyarakat, namun juga menambah pendapatan serta mengurangi kemiskinan. Kegiatan padat karya merupakan salah satu program pemberdayaan masyarakat kalurahan.
“Melalui pemberdayaan ini semoga bisa sekaligus menyelesaikan permasalahan lain seperti ketersediaan akses jalan yang memadai, sarana irigasi, ketersediaan air bersih dan sanitasi dan lain sebagainya,” katanya.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
WFH ASN Pemda DIY memasuki pekan kedua. Skema fleksibel disesuaikan kebutuhan OPD, disertai kebijakan car free day tiap Jumat.
Jadwal Prameks Jogja–Kutoarjo Jumat 19 Juni 2026 lengkap dari pagi hingga malam. Cek jam keberangkatan dan tips agar tidak kehabisan tiket.
Jadwal SIM keliling Polda Jogja Jumat 19 Juni 2026 lengkap lokasi, jam layanan, dan syarat perpanjangan SIM A dan C.
Prakiraan cuaca Jogja hari ini 19 Juni 2026 cerah di semua wilayah, suhu hingga 32°C, lengkap data BMKG terbaru.
Turki vs Paraguay di Piala Dunia 2026 jadi laga hidup mati Grup D yang menentukan nasib kedua tim di fase grup.
Perempuan masih mendominasi pemohon AK-1 di Sleman seiring meningkatnya kebutuhan tenaga kerja industri garmen.