TPST Donokerto Sleman Masuk Enam Besar Nasional, Juri Cek Pengolahan Sampah
TPST Donokerto di Sleman diverifikasi tim juri nasional setelah masuk enam besar seleksi penghargaan Hari Habitat Dunia berkat pengelolaan sampahnya.
Sejumlah Satpam di DIY menggelar atraksi di sela perayaan HUT Satpam ke 42 di Polda DIY, Senin (30/1/2023)/Ist
Harianjogja.com, JOGJA– Meski minat warga menjadi anggota Satuan Pengamanan (Satpam) tiap tahun meningkat, namun kebutuhan profesi ini di DIY masih tinggi. Saat ini, jumlah Satpam di DIY sekitar 8.000 orang atau baru 50% dari total kebutuhan.
Ketua Umum Asosiasi Badan Usaha Jasa Pengamanan Indonesia (ABUJAPI) DIY, Salva Yurivan Saragih mengatakan, profesi Satpam setiap tahun banyak dilirik masyarakat. Minat warga menjadi Satpam semakin tinggi sejak seragam diganti warna cokelat menyerupai Polri.
"Kapolri [Jenderal Listyo Sigit Prabowo] selalu menyampaikan Satpam itu anak-anak kandung Polri, makanya seragam coklat mirip Polri. Kapolri seakan menyampaikan Satpam bukan lagi mitra Polri, tetapi menjadi bagian dari Polri," katanya.
Tentunya, lanjut Salva, pengakuan tersebut menjadi penyemangat bagi kalangan Satpam dan menambah kepercayaan diri mereka untuk bekerja sesuai dengan Tupoksinya. ABUJAPI, katanya, akan terus mendorong agar Satpam menjadi salah satu profesi yang banyak diminati masyarakat, khususnya anak-anak muda. "Kami akan terus mendorong supaya Satpam menjadi lebih profesional dan kapabel," katanya.
BACA JUGA: Marak Hoaks Penculikan Anak, Polres Bantul Datangi Sekolah-Sekolah
Di DIY, dari 88 badan usaha jasa pengamanan (BUJP) penyedia Satpam hanya sembilan BUJP yang khusus pada pendidikan dan pelatihan (Diklat) Satpam. Setiap dua bulan sekali, katanya, mereka membuka Diklat Satpam. Bila satu BUJP Diklat mendidik 60 orang calon Satpam maka dalam dua bulan sekali sekitar 500 orang yang memperoleh ijazah Satpam.
"Kebutuhan Satpam masih jauh dari kebutuhan seiring banyaknya usaha-usaha baru yang tumbuh. Saat ini ada sekitar 8.000 orang Satpam di seluruh DIY yang berstatus Gada Pratama. Kebutuhan Satpam di DIY masih kurang, mungkin baru 50 persen," katanya.
Salva berharap, sebagai anak kandung Polri hal itu bisa menumbuhkan kebanggan bagi profesi Satpam. Sebab profesi Satpam saat ini bukan lagi pekerjaan di bawah dan dipandang sebelah mata. "Maka banggalah menjadi Satpam, kebanggan ini akan memberikan efek positif bagi mereka saat bekerja. Bahwa profesi ini ikut terlibat dan diakui sebagai anak kandung Polri untuk bersinergi menciptakan Kamtibmas," katanya.
Saat menghadiri perayaan ke 42 di Polda DIY, Senin (30/1/2023) Kapolda DIY Irjen Pol Suwondo Nainggolan mengatakan, kehadiran Satpam di lingkungan masyarakat sebagai salah satu bentuk pengamanan swakarsa. Hal itu tertuang dalam UU No.2/2002 tentang Polri. "Kehadiran Satpam merupakan perpanjangan tangan Polri yang bertugas menjaga keamanan dan ketertiban di lingkungan masyarakat secara swakarsa untuk mencegah terjadinya gangguan keamanan," ucapnya.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
TPST Donokerto di Sleman diverifikasi tim juri nasional setelah masuk enam besar seleksi penghargaan Hari Habitat Dunia berkat pengelolaan sampahnya.
Kebakaran melanda TPS3R Nitikan, Umbulharjo, Jogja, Jumat (6/11/2026). Tumpukan kasur dan sampah kering terbakar, tanpa korban jiwa.
Perhapi menilai pemangkasan kuota bijih nikel 2027 berisiko menaikkan harga bahan baku, biaya operasional smelter, dan menekan produksi.
Kemendikdasmen merevitalisasi 1.277 SMK pada 2026, terdiri atas 553 sekolah negeri dan 724 swasta untuk memperkuat pembelajaran vokasi.
Sejumlah Pengurus Kapanewon Golkar Gunungkidul meminta musda digelar demokratis sesuai AD/ART dan menolak penunjukan Plt.
PSIM Jogja kalah 1-2 dari Dewa United pada pekan ke-9 Super League 2026/2027. Gol injury time tim tamu sempat diprotes pemain tuan rumah.