Biopori Jumbo di Jogja Tembus 1.022 Titik, Andalan Olah Sampah Organik
Biopori Jumbo Kota Jogja kini mencapai 1.022 titik di 45 kelurahan untuk mengolah sampah organik dan mengurangi timbulan sampah dari sumbernya.
Ilustrasi./Harian Jogja-David Kurniawan
Harianjogja.com, JOGJA—Tercatat ada sekitar 350 kilometer jalan yang berstatus sebagai Jalan Provinsi di DIY dimanfaatkan sebagai penghubung ke daerah wisata. Ironisnya, dari jumlah tersebut, sekitar 120 km di antaranya kondisinya masuk dalam kategori tidak mantap.
Kepala Seksi Pemeliharaan Jalan dan Jembatan, Bidang Bina Marga, Dinas PUP ESDM DIY, Wira Sasongko Putro menyampaikan DIY memiliki jalan provinsi sepanjang 760,45 km.
Dari jalan tersebut sekitar 350 km digunakan sebagai penghubung ke daerah wisata, dan ada sekitar 120 km jalan penghubung ke daerah wiata yang tidak mantap.
“Dari 120 km itu yang rusak berat sekitar 38 km,” katanya, Jumat (3/2/2023).
“Jika diasumsikan, kami akan menangani jalan 50 km saja, kami membutuhkan biaya antara Rp300 miliar sampai Rp400 miliar,” katanya.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Biopori Jumbo Kota Jogja kini mencapai 1.022 titik di 45 kelurahan untuk mengolah sampah organik dan mengurangi timbulan sampah dari sumbernya.
Krisis chip AI membuat harga smartphone naik tajam 2026 dan pengiriman global diprediksi turun hingga 15 persen.
Ledakan di Ras Laffan Qatar sebabkan 18 hilang dan ganggu fasilitas LNG terbesar dunia serta pasar energi global.
Empat tim nasional Inggris Raya di FIFA terbentuk karena sejarah panjang sepak bola modern dan pengaruh besar Home Nations.
Pria tanpa busana di Taman Pintar Jogja ditangani Satpol PP dan dibawa ke Dinsos DIY untuk asesmen lebih lanjut.
Harga sapi hidup yang terus merangkak naik, sehingga mengakibatkan konsumen terutama pengusaha olahan daging, terdampak langsung dari kenaikan tersebut.