Proyek Jembatan Kewek Dimulai, Target Rampung Akhir 2026
PJN DIY resmi mulai penggantian Jembatan Kewek Jogja senilai Rp19 miliar. Cek spesifikasi struktur girder baru dan target rampung Desember 2026.
Truk melintasi ruas jalan Tempel-Dekso, Kalurahan Banyurejo, Kapanewon Tempel, Minggu (5/2/2023)./Harian Jogja-Lugas Subarkah
Harianjogja.com, SLEMAN — Ruas jalan Tempel-Dekso, Kalurahan banyurejo, Kapanewon Tempel, mengalami kerusakan yang diduga akibat proyek jalan tol. Walau sudah ditambal, ruas jalan tersebut kembali berlubang karena banyaknya truk yang melewatinya.
Dalam waktu tak sampai satu jam, belasan truk berbagai jenis melintasi jalan Tempel-Dekso, keluar dan masuk lokasi proyek konstruksi tol Jogja-Bawen yang telah dimulai sejak beberapa waktu terakhir, di Kalurahan Banyurejo, Minggu (5/2/2023) siang.
Sejumlah lubang berdiameter hingga 50 sentimeter menganga di beberapa titik. Selain lubang, kondisi jalan juga bergelombang dan berdebu. Untuk meminimalkan debu, beberapa kali truk pengangkut air menyirami ruas jalan tersebut dan daerah di sekitarnya.
Salah satu warga, Denny Tidar Jannu, menjelaskan ruas jalan Tempel-Dekso sebenarnya sudah rusak sejak sebelum pembangunan tol karena memang sering dilewati truk. “Terus sekarang diperparah setelah adanya tol, sama berdebu juga,” ujarnya.
BACA JUGA: Ada 4 Simpang Susun di Tol Jogja-YIA, Ini Titik Lokasi dan Fungsinya!
Terkait dengan kerusakan akibat proyek tol, dia mengungkapkan sudah ada upaya penambalan dari pihak tol sekitar tiga hari yang lalu, namun kembali berlubang. “Sudah ditambal, tetapi kan sama aja, nambalnya seberapa, sekarang sudah berlubang lagi,” katanya.
Menurutnya, penambalan yang dilakukan tidak akan awet karena hanya penambalan kecil, sementara setiap hari puluhan truk dengan muatan berat melintasi jalan tersebut. “Aspal itu kalau gak di keruk terus dibikin baru gak bakal awet,” kata dia.
Sebelumnya warga di sekitar jalan Tempel-Dekso sempat menanam pohon pisang di lubang jalan itu dengan harapan mendapat atensi dari pihak berwenang dan segera ditangani. Tetapi sayangnya setelah pohon pisang dilepas dan jalan diperbaiki, hanya berselang tiga hari sudah kembali berlubang.
Ruas jalan Tempel-Dekso berstatus jalan provinsi. Kabid Bina Marga Dinas Pekerjaan Umum, Energi, Sumber Daya Mineral (PUESDM) DIY, Kwaryantini Ampeyanti Putri, mengakui kerusakan itu dikarenakan ruas jalan tersebut merupakan jalur mobilitas kendaraan berat proyek tol.
Berdasarkan kesepakatan, perbaikan jalan tersebut menjadi tanggung jawab pihak tol. “Sudah ada kesepakatan apabila terjadi kerusakan di segmen tersebut, pihak penyedia jasa jalan Tol Jogja-Bawen bersedia memperbaiki,” katanya.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
PJN DIY resmi mulai penggantian Jembatan Kewek Jogja senilai Rp19 miliar. Cek spesifikasi struktur girder baru dan target rampung Desember 2026.
Jadwal KRL Solo-Jogja Rabu 30 September 2026 tersedia 12 perjalanan. Cek jam berangkat dari Palur hingga tiba di Jogja.
Jadwal KSPN Jogja ke Gunungkidul Rabu 30 September 2026 tersedia untuk rute Obelix Sea View dan Pantai Drini. Cek tarif dan jamnya.
Erick Thohir meminta Timnas Indonesia tak meremehkan Bangladesh pada laga terakhir Grup A FIFA ASEAN Cup 2026 di SUGBK.
Mediasi tambang CV BKS dan warga Padukuhan Karang Kulon Progo menghasilkan titik temu. Pemda DIY menjelaskan legalitas perizinan.
Jadwal SIM Keliling Kulonprogo hari ini 30 September 2026, lengkap dengan lokasi, jam pelayanan, syarat, dan ketentuan perpanjangan SIM.