Edukasi HIV di Keparakan Dorong Deteksi Dini dan Hapus Stigma
Kelurahan Keparakan menggelar penyuluhan HIV untuk mendorong deteksi dini, pencegahan, pengobatan ARV, serta menghapus stigma terhadap ODHIV.
Ilustrasi./Antara
Harianjogja.com, JOGJA — Di sejumlah daerah, sempat terjadi kelangkaan stok Minyakita, tak terkecuali di DIY. Terkait dengan itu, Sekda DIY Kadarmanta Baskara Aji menyampaikan penyebabnya adalah karena minimnya suplai minyak goreng produksi negara itu ke DIY.
Setelah kelangkaan tersebut, Pemda DIY mengevaluasi penyebabnya. Dari evaluasi tersebut, ditemukan penyebab kelangkaan minyak di DIY karena distribusi yang tidak lancar sehingga jumlah minyak yang ada di DIY mengalami kekurangan.
“Setelah kami evaluasi memang minyak kita itu ada suplai yang kurang karena faktor distribusi dan itu bukan ada di DIY. Tentu itu nasional,” katanya.
BACA JUGA: KPPU Tegaskan Larangan Penjualan Minyakita dengan Akal-akalan Produk Lain
Kemudian, Kadarmanta menyampaikan telah menghubungi perusahaan produsen Minyak Kita serta distributor agar kebutuhan Minyakita DIY dicukupi. “Sebelumnya kan Minyakita sudah banyak ditemukan di DIY. Jadi itu karena distribusi yang enggak lancar saja,” katanya.
Kadarmanta sampaikan terkait dengan adanya wacana membeli Minyakita dengan menunjukkan KTP, menurutnya kebijakan tersebut belum diterapkan di DIY. “Saya kira belum perlu [membeli menggunakan KTP] kita lakukan,” katanya.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Kelurahan Keparakan menggelar penyuluhan HIV untuk mendorong deteksi dini, pencegahan, pengobatan ARV, serta menghapus stigma terhadap ODHIV.
Pemerintah susun Perpres perlindungan nakes usai kasus dr Icha, soroti intimidasi dan lemahnya sistem keamanan.
Usaha pigura di Sleman tertekan kenaikan harga kaca dan kayu, sementara penjualan turun hingga 50 persen akibat melemahnya daya beli.
Jadwal 16 besar Piala Dunia 2026: Kanada vs Maroko dan Paraguay vs Prancis, Minggu dini hari WIB. Simak jam tayang & siaran langsung.
Kasus dugaan penganiayaan di Daycare Jogja bertambah jadi 27 tersangka, dengan 103 anak korban. Polisi masih kembangkan penyidikan.
Bantul lanjutkan restorasi Gumuk Pasir Parangkusumo dengan penebangan vegetasi demi mengembalikan fungsi alami kawasan langka.