Sultan dan Wagub Kaltim Bahas Kerja Sama Budaya hingga Pariwisata
DIY dan Kalimantan Timur menyiapkan program pelestarian budaya Jawa serta pengembangan pariwisata yang ditargetkan mulai berjalan pada 2027.
Ilustrasi jalan rusak/JIBI
Harianjogja.com, SLEMAN—Pemkab Sleman berupaya memperbaiki sejumlah jalan rusak di wilayah ini yang belakangan dikeluhkan warga. Beberapa jalan di Sleman diakui Pemkab sudah lama tidak dilakukan perbaikan termasuk Jalan Godean yang belakangan diviralkan warganet karena rusak.
Adapun jalan rusak lainnya yang dikeluhkan warga adalah jalan yang menjadi lokasi lalu lintas proyek pembangunan tol Jogja. Merespons hal itu Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Sleman menyampaikan akan berkomitmen menangani jalan-jalan yang rusak akibat proyek tol Jogja Solo, Jogja Bawen, maupun Jogja-YIA. Hal tersebut disampaikan oleh Sekretaris Daerah (Sekda) Sleman, Harda Kiswaya.
Dia mengatakan jika yang rusak adalah jalan kabupaten, Pemkab akan meminta pelaksana proyek untuk bertanggung jawab memperbaiki. Namun jika yang rusak adalah jalan provinsi, maka akan dikomunikasikan dengan pemerintah provinsi (Pemprov).
Harda menyebut sudah menghubungi langsung Pemprov, termasuk Dinas Pekerjaan Umum (PU). Diharapkan penambalan jalan rusak akan segera dilakukan setelah beberapa kali dikomunikasikan.
"Di jalan Sedayu Gedongan di tempat yang sama dua kali kecelakaan. Dua-duanya menelan korban. Mudah-mudahan sudah ditambal. Informasi dari provinsi kemarin, mudah-mudahan di anggaran murni ini sudah bisa anggarkan jalan-jalan rusak provinsi yang ada di Sleman," katanya, Kamis (9/2/2023) lalu.
Menurutnya jalan provinsi yang ada di Sleman memang sudah lama tidak diperbarui. Seperti Jalan Godean yang sudah belasan tahun tidak diganti dengan aspal baru. Sehingga banyak yang rusak.
Sementara itu Jalan Godean di Kabupaten Sleman yang sempat viral karena direspons Wali Kota Solo Gibran Rakabuming Raka akan diganti aspalnya. Ruas sepanjang 6 kilometer dari Perempatan Pasar Godean ke arah barat hingga Gedongan menjadi perhatian utama.
Dinas Pekerjaan Umum Perumahan dan Energi Sumber Daya Mineral (DPUP ESDM) DIY telah mengidentifikasi kerusakan di Jalan Godean sepanjang sekitar 6 kilometer. Anggaran perbaikan diperkirakan Rp40 miliar sampai Rp50 miliar. Pemda DIY akan mengusulkan dana penanganan tersebut pada Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah DIY 2024.
Kepala Seksi Pemeliharaan Jalan dan Jembatan Bidang Bina Marga Dinas PUP ESDM DIY, Wira Sasongko Putro mengatakan ruas Jalan Godean yang mengalami kerusakan terparah sekitar 6 kilometer dari Simpang Empat Pasar Godean sampai dengan Simpang Empat Gedongan, kemudian ke arah Jembatan Kali Progo.
“Lokasi tersebut aspalnya sudah fatigue atau sudah kaku atau tidak lentur lagi karena umur konstruksinya sudah melampaui umur rencana, sehingga aspal mudah mengelupas dan menyebabkan terjadinya lubang,” ucapnya, Rabu (8/2/2023).
BACA JUGA: Viral Direspons Gibran, Jalan Godean Akhirnya Diperbaiki pada 2024
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
DIY dan Kalimantan Timur menyiapkan program pelestarian budaya Jawa serta pengembangan pariwisata yang ditargetkan mulai berjalan pada 2027.
Rest day membantu memulihkan otot, mencegah cedera, dan menjaga kebugaran tubuh. Simak manfaat dan cara menjalankannya dengan tepat.
Kebakaran hutan terbesar di Spanyol menghanguskan 26.000 hektar lahan dan memaksa sekitar 1.200 warga mengungsi di Guadalajara.
Iran mengklaim menyerang pusat data Amazon di Bahrain sebagai balasan atas serangan AS ke Darkhovin. Ketegangan kedua negara kembali meningkat.
Psikolog UI mengingatkan perubahan perilaku anak dapat menjadi tanda ancaman digital. Orang tua perlu peka dan membangun komunikasi yang aman.
PAD wisata Gunungkidul melampaui target pada semester I 2026. Pemda fokus membenahi retribusi, akses jalan, dan pelayanan wisata.