Kasus Daycare Jogja, Orang Tua Siap Ajukan Petisi ke UGM
Orang tua korban daycare Jogja ajukan petisi ke UGM, dorong sanksi tegas, pasal berlapis, dan restitusi.
Ilustrasi perbaikan jalan./Pixabay-Joshua Woroniecki
Harianjogja.com, JOGJA—Kerusakan di Jalan Godean sempat viral di media sosial beberapa waktu lalu, bahkan sampai direspons oleh Wali Kota Solo, Gibran Rakabuming Raka.
Dinas Pekerjaan Umum Perumahan dan Energi Sumber Daya Mineral (DPUP ESDM) DIY mengatakan kerusakan di jalan tersebut sepanjang sekitar 6 kilometer. Anggaran perbaikan diperkirakan mencapai Rp40 miliar sampai Rp50 miliar.
DPUP ESDM DIY akan mengusulkan dana penanganan tersebut pada Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD) DIY tahun anggaran 2024.
Kepala Seksi Pemeliharaan Jalan dan Jembatan Bidang Bina Marga Dinas PUP ESDM DIY, Wira Sasongko Putro menyampaikan ruas Jalan Godean yang mengalami kerusakan terparah sekitar 6 kilometer dari Simpang Empat Pasar Godean sampai dengan Simpang Empat Gedongan, kemudian ke arah Jembatan Kali Progo.
“Lokasi tersebut aspalnya sudah fatigue atau sudah kaku atau tidak lentur lagi karena umur konstruksinya sudah melampaui umur rencana, sehingga ini yang menyebabkan aspal mudah mengelupas dan menyebabkan terjadinya lubang,” ucapnya, Rabu (8/2/2023).
BACA JUGA: Sempat Viral Karena Diadukan ke Gibran, Jalan Godean Jadi Catatan Pemda DIY untuk Diperbaiki
Karena itulah, DPUP ESDM DIY menilai ruas jalan tersebut dirasa perlu segera ditangani. “Kami mengusulkan untuk dilakukan penggantian lapisan aspalnya, namun perlu dievaluasi lebih lanjut berdasarkan kajian kondisi di lapangan,” katanya.
Wira menyampaikan, penanganan rusa Jalan Godean dengan panjang sekitar 6 kilometer diperkirakan membutuhkan anggaran sekitar Rp40 miliar sampai Rp50 miliar yang akan disesuaikan dengan hasil kajian desainnya.
Meski begitu, Wira belum dapat memastikan realisasi anggarannya dan sumber pendanaannya, karena akan menyesuaikan dengan kondisi keuangan Pemda DIY.
Dia menyampaikan, rencananya kebutuhan anggaran tersebut akan diajukan dalam APBD DIY 2024 yang pembahasan rancangannya baru akan dilaksanakan pada semester II/2023. “Kami juga sudah mengusulkan untuk dapat melaksanakan penyusunan desain penanganan di perubahan anggaran 2023 nanti,” katanya.
Wira menyampaikan untuk penanganan kerusakan Jalan Godean tersebut dengan panjang 6 kilometer diperkirakan membutuhkan waktu sekitar 8-10 bulan.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Orang tua korban daycare Jogja ajukan petisi ke UGM, dorong sanksi tegas, pasal berlapis, dan restitusi.
Kemenag menetapkan 1 Zulhijah 1447 H jatuh pada 18 Mei 2026 sehingga Idul Adha 2026 dirayakan Rabu, 27 Mei 2026.
Keraton Jogja gelar konser YRO di Jakarta bertajuk Gregah Nusa. Angkat semangat kebangkitan budaya dan identitas bangsa.
Pemkot Jogja bedah rumah warga dengan genting daur ulang. Ramah lingkungan, tahan lama, dan bantu kurangi sampah kota.
Kasus penyakit kronis kini banyak menyerang usia muda akibat gaya hidup. Simak penyebab dan upaya pencegahannya.
Veda Ega Pratama finis ke-8 Moto3 Catalunya 2026 usai start dari posisi 20. Tampil impresif dan raih poin penting untuk Indonesia.