Advertisement
Dapat Rp40 Juta dari Jual Sertifikat Vaksin di Medsos, Tenaga Medis Ditangkap Polresta Jogja

Advertisement
Harianjogja.com, JOGJA—Polresta Jogja menangkap tenaga kesehatan yang menjual sertifikat vaksin Covid-19 melalui media sosial. Jual beli sertifikat vaksin tersebut diendus saat patroli siber Polresta Jogja.
Pelaku kejahatan dunia maya tersebut adalah HA, 27, seorang tenaga honorer di sebuah puskesmas di Kalimantan Barat. HA sebelumnya bertugas sebagai operator penginputan data vaksinasi yang terintegrasi dengan aplikasi PeduliLindungi.
Advertisement
HA menyebut hasil dari jual beli sertifikat vaksin di aplikasi PeduliLindungi tersebut terkumpul sekitar Rp40 juta. “Uangnya untuk memenuhi kebutuhan sehari-hari,” katanya, Rabu (22/2/2023).
Jual beli sertifikat vaksin tersebut dimulai HA sejak Juli 2022 hingga sebelum ditangkap polisi. “Sekitar 200 orang yang beli itu,” ujarnya pendek saat jumpa pers di Polresta Jogja.
Kasatreskrim Polresta Jogja AKP Archy Nevada menyebut HA sudah bekerja sebagai tenaga honorer kesehatan sejak 2016. “Tersangka kami telusuri menggunakan media sosial untuk memasarkan jasa pengisian vaksin PeduliLindungi dengan akun @OrangePelosok,” katanya, Rabu sore.
BACA JUGA: Dinkes Sleman Akan Pasang 200 Stiker ke Penjual Jajan Sekolah
Archy menjelaskan HA ditangkap Polresta Jogja di rumahnya di Kalimantan Barat. “Pada 24 Januari tim berangkat untuk menangkap yang bersangkutan setelah informasi semuanya didapat,” jelasnya.
Polresta Jogja menjerat HA dengan Undang-undang Informasi dan Transaksi Elektronik (UU ITE). “Ancaman hukuman untuk tersangka maksimal 12 tahun penjara,” ujarnya.
Archy meminta masyarakat Jogja untuk tidak mudah tergiur dengan jasa-jasa ilegal yang ditawarkan lewat media sosial. “Apalagi jasa-jasa yang sudah jelas melanggar hukum seperti ini,” ujar dia.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News
Berita Lainnya
Berita Pilihan
Advertisement

Puncak Arus Balik Lebaran 2025 Diprediksi Terjadi pada Hari Ini dan Besok
Advertisement
Advertisement
Berita Populer
- Bantul Diguncang Gempa Magnitudo 3,1
- Ratusan Napi di Lapas Wonosari Dapatkan Remisi Lebaran, 3 Orang Bisa Langsung Bebas
- Damkar Sleman Evakuasi Ular Sanca Kembang dari Sebuah Restoran di Mlati Sleman
- Tim SAR Parangtritis Masih Cari Satu Korban Kecelakaan Laut
- Libur Lebaran 2025, Pengunjung GL Zoo Bisa Tembus 11.000 Orang dalam Sehari
Advertisement
Advertisement