Terungkap! Istri Gorok Leher Suami di Bantul, Dipicu Chat Selingkuh
Kasus istri gorok leher suami di Bantul terungkap. Dipicu perselingkuhan dari chat WhatsApp, pelaku terancam 10 tahun penjara.
Gedung di kawasan Kotabaru, Kota Jogja, Kamis (2/3/2023)./Harian Jogja-Yosef Leon
Harianjogja.com, JOGJA—Pemkot Jogja akan mengusung konsep wisata malam hari di kawasan Cagar Budaya, Kotabaru. Nuansa eksotis dan gemerlap Kota Pelajar lebih terasa setelah Matahari tenggelam di wilayah itu.
Konsep ini juga sejalan dengan penataan yang telah dilakukan di area pedestrian Jalan Suroto maupun Jalan Jenderal Sudirman.
Di dua jalan itu, Pemkot Jogja telah merevitalisasi area pedestrian dengan penambahan sejumlah ornamen penghias dengan anggaran puluhan miliar secara bertahap sejak 2018 silam. Selain penataan fisik, Pemkot Jogja berencana membentuk forum koordinasi di wilayah Kotabaru untuk mempromosikan potensi di wilayah tersebut.
Sekda Kota Jogja Aman Yuriadijaya mengatakan tajuk Selamat Malam Kotabaru dipilih untuk mempromosikan kawasan cagar budaya itu. Konsep ini dipilih lantaran Kotabaru dianggap paling tepat dalam menggambarkan malam harinya Jogja. Potensi tersebut akan coba diangkat kepada para wisatawan agar tertarik menyambangi wilayah itu.
“Kami sudah inventarisasi kegiatan yang akan dilakukan dalam mengenalkan Kotabaru kepada khalayak,” katanya, Kamis (2/3/2023).
Menurutnya, event yang akan diselenggarakan sepanjang tahun ini di Kotabaru condong digelar pada malam hari. Hal ini menyesuaikan dengan tajuk yang diangkat dalam mengenalkan kawasan itu. Manajemen pengembangan juga dibuat holistik dengan melibatkan berbagai instansi maupun elemen di wilayah setempat.
BACA JUGA: Wisata Kotabaru Jogja Dikembangkan dengan Aroma Belanda, Begini Persiapannya
“Selama ini kan parsial saja penataannya. Kami akan melibatkan pula forum warga dan elemen lain yang sudah eksis di Kotabaru dalam upaya pengembangan,” ujarnya.
Kepala Dinas Kebudayaan Kota Jogja Yetti Martanti menyebut akan ada kalender event khusus di kawasan Kotabaru. Narasi pada setiap bangunan dengan nilai sejarah maupun nilai tambah akan diperbanyak. Selain itu juga ada penambahan fasilitas sarana prasarana pada titik tertentu untuk mendukung suasana malam di Kotabaru.
“Kami juga akan tambah lampu penerangan untuk mendukung event malam hari di dua titik yakni Jalan Sudirman dan Jalan I Dewa Nyoman Oka. Setiap event juga akan kami kurasi untuk menyesuaikan dengan lingkungan atau vegetasi yang ada di Kotabaru,” ucap Yetti.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Kasus istri gorok leher suami di Bantul terungkap. Dipicu perselingkuhan dari chat WhatsApp, pelaku terancam 10 tahun penjara.
UKDW tidak hanya berfokus pada kualitas akademik, tetapi juga menghadirkan inovasi yang relevan dengan kebutuhan masyarakat dan tantangan masa depan
Trump dan Xi Jinping sepakat stabilkan hubungan AS-China, termasuk pembelian 200 pesawat Boeing dan kerja sama perdagangan strategis.
Penjaga TPR lama Pantai Parangtritis disabet clurit oleh pelaku tak dikenal. Polisi masih memburu pelaku dan mendalami motif penyerangan.
Jadwal bus KSPN Malioboro ke Pantai Ndrini dan Obelix Sea View Senin 18 Mei 2026, lengkap dengan rute dan tarif.
Program UKDW Scholarship membuka kesempatan bagi siswa berprestasi untuk menempuh pendidikan tinggi sekaligus mengembangkan potensi akademik maupun non-akademik