Tim Gabungan Berjibaku Padamkan Api di Bromo
Kementerian Kehutanan terus mengintensifkan operasi terpadu untuk mengendalikan kebakaran hutan yang masih terjadi di kawasan Taman Nasional Bromo Tengger Semer
Petugas Damkarmat BPBD Bantul menunjukkan ular sanca yang masuk permukiman warga di Ketandan, Banguntapan, Bantul, Rabu (1/3/2023) malam./Istimewa
Harianjogja.com, BANTUL—Selama dua bulan terakhir, puluhan ular ketahuan berada di permukiman warga di Bantul.
Bidang Pemadam Kebakaran dan Penyelamatan (Damkarmat) Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Bantul mencatat pada Januari sampai Februari tahun ini sudah menyelamatkan 66 ekor ular berbagai jenis.
Di Januari ada35 ular, Februari 30 ekor ular, dan Maret hingga tanggal 1 ada satu ekor ular. Rabu (1/3/2023) kemarin, ular masuk kawasan perumahan di wilayah Ketandan, Banguntapan Bantul. Ular sanca itu pertama kali diketahui oleh tukang ojek online, sekitar pukul 22.30 WIB.
Kepala Bidang Damkarmat BPBD Bantul Irawan Kurnianto mengatakan saat itu driver ojek online tidak sengaja melihat ular yang menyeberang jalan di perumahan. Dia kemudian melaporkannya ke warga setempat. Warga kemudian menghubungi Damkarmat BPBD Bantul.
Tiga personel dari tim Damkarmat tiba untuk mengevakuasi ular sepanjang sekitar empat meter tersebut. “Proses evakuasi kurang lebih sekitar 15 menit. Peralatan yang digunakan dalam evakuasi ular seperti stik ular, sarung tangan, dan senter,” katanya, saat dihubungi Kamis (2/3/2023).
Tidak ada kesulitan berarti selama proses evakuasi ular karena petugas suda terlatih. Ulra itu diduga bersarang di lahan kosong atau kavling yang belum dibangun rumah. Di lahan itu banyak ilalang dan lembab sehingga menjadi tempat yang nyaman bagi ular. BPBD Bantul mengimbau masyarakat selalu menjaga kebersihan lingkungan dan segera melapor apabila ada ular yang masuk permukiman dan rumah.
BACA JUGA: Terjebak Loyang, Bocah di Sleman Diselamatkan Pemadam Kebakaran
Irawan mengatakan sebagian besar ular yang ditangkap kemudian dilepaskan kembali di wilayah yang jauh dari permukiman penduduk untuk menjaga ekosistem. “Tetapi kalau ular yang langka dan unik atau dilindungi, biasanya ada pencinta satwa yang meminta,” ucap Irawan.
Selain mengevakuasi ular, selama dua bulan terakhir ini Damkarmat BPBD Bantul juga menangkap tawon 183 kali di sejumlah kapanewon. BPBD juga mengevakuasi biawak 17 kali, dan kucing lima kali.
Sementara selama 2022 Damkarmat BPBD Bantul sudah menyelamatkan 220 ekor ular, 43 biawak, 50 kucing, satu monyet, satu anjing, dan satu hamster.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Kementerian Kehutanan terus mengintensifkan operasi terpadu untuk mengendalikan kebakaran hutan yang masih terjadi di kawasan Taman Nasional Bromo Tengger Semer
Tito Karnavian menegaskan larangan membuka lahan dengan cara membakar tanpa kecuali melalui Instruksi Mendagri Nomor 1 Tahun 2026.
Isi chat dugaan cashback Rp4.000 per kilogram pengadaan telur SPPG di Sukoharjo viral. BGN akan mengecek dugaan tersebut.
OIKN meminta warga melaporkan titik api di IKN melalui aplikasi IKNOW di tengah ancaman karhutla akibat fenomena El Nino.
Bareskrim menyebut 72 tersangka karhutla diduga sengaja membakar hutan dan lahan untuk membuka perkebunan sawit.
TNI AU dan BNPB mengevakuasi korban gempa NTT dengan helikopter. TNI AL juga melakukan operasi medis di KRI dr. Soeharso-990.