Kawasan Industri Piyungan Mangkrak, DPRD Soroti Calon Pengelola
DPRD Bantul meminta calon pengelola Kawasan Industri Piyungan memiliki rekam jejak jelas dan perjanjian kerja sama yang tegas agar tak kembali mangkrak.
Desainer dari komunitas Rencang Rancang menyelesaikan pembuatan design promosi produk di Panembahan, Kraton, Senin (20/4)./Harian Jogja-Desi Suryanto
Harianjogja.com, JOGJA— Dinas Perindustrian, Koperasi, dan UKM Kota Jogja bersama Pusat Desain Industri Nasional (PDIN) menyelenggarakan kompetisi desain merchandise atau suvenir untuk mewadahi dan mengembangkan potensi ekonomi kreatif di wilayah setempat. Panitia menyiapkan hadiah senilai Rp10 juga bagi tiga karya terbaik yang nanti terpilih.
Kepala Dinas Perindustrian, Koperasi, dan UKM Kota Jogja Tri Karyadi Riyanto Raharjo mengatakan, dengan beroperasinya PDIN para pelaku ekonomi kreatif perlu mendapat wadah yang tepat untuk memasarkan hasil karya mereka. Apalagi beberapa waktu ke belakang perkembangan merchandise atau souvenir cukup pesat tumbuh di wilayah ini, sehingga perlu diperhatikan.
"Di sisi lain merchandise atau suvenir juga bagian dari pengalaman wisata atau pengalaman seseorang pada saat dan setelah mengunjungi suatu tempat. Orang dapat diingatkan akan memorinya saat berkunjung ke suatu tempat dengan souvenir," kata Totok, Senin (6/4/2033).
Kehadiran suvenir sekarang juga menjadi buah tangan untuk teman dan keluarga. Hal tersebut menjadi bagian dari bukti bahwa pembeli pernah mengunjungi atau berada di suatu tempat. Pun demikian bagi yang diberi buah tangan suvenir, barang yang diterima itu menjadi kenangan bahwa seseorang pernah singgah di lokasi suvenir tersebut dibeli.
BACA JUGA: Tol Jogja Solo Melintasi Kawasan Situs Bekas Penemuan Harta Karun Emas
"Souvenir juga memiliki pengertian hadiah untuk seseorang dalam konteks penghargaan atau apresiasi," terang Totok.
Adapun rancangan produk dapat terdiri dari peserta individu maupun kelompok. Syaratnya memiliki ukuran dan berat yang mudah dibawa orang saat berada di sarana transportasi; punya ciri khas tradisi Jogja yang dikembangkan dengan gaya modern; menggunakan material yang tidak membahayakan keselamatan orang lain dan produk rancangan termasuk desain kemasannya.
"Kami tidak menentukan tema, jadi kepada para peserta bebas menentukan rancangan produk sesuai dengan kreativitas dan ide masing-masing," katanya.
Desain dapat dituangkan dalam bentuk gambar berwarna dengan teknik manual maupun digital dengan harga pokok produksi untuk karya maksimal Rp100.000. Peserta juga wajib mengirimkan ukuran gambar pada halaman ukuran A4 (4-6 halaman meliputi CV peserta, gambar perspektif, motif/ilustrasi, gambar dan keterangan ukuran, material dan teknik pembuatan, serta konsep pemikiran desainnya melalui surat elektronik.
"Karya rancangan akan dipilih 20 terbaik pilihan juri dan dilanjutkan untuk proses pembuatan prototype sampai produk jadi yang dibiayai oleh panitia sebesar Rp1 juta setiap peserta (individu atau kelompok)," kata dia.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
DPRD Bantul meminta calon pengelola Kawasan Industri Piyungan memiliki rekam jejak jelas dan perjanjian kerja sama yang tegas agar tak kembali mangkrak.
Java United menjual tiket laga kandang Super League 2026/2027 mulai Rp15.000. Harga ini memecahkan rekor tiket termurah yang sebelumnya dipegang Persik.
DPRD Gunungkidul meminta Pemkab mendata ulang aset daerah untuk mencegah bangunan mangkrak dan mengoptimalkan potensi PAD.
Agenda Jogja hari ini, Rabu 2 September 2026, menghadirkan Talent Fest, Asia Tri Jogja, dan Lomba Baris-Berbaris yang diikuti ribuan pelajar.
Vietnam U-20 kalah 0-3 dari Korea Utara di Kualifikasi Piala Asia U-20 2027. Pelatih Yutaka Ikeuchi mengungkap masalah tim setelah kebobolan.
Turnamen AVC Beach Continental 2026 di Shangluo, China, resmi dimulai dan langsung menjadi sorotan karena menawarkan tiket menuju Olimpiade Los Angeles 2028. In