Pemain Ketoprak Meninggal di Atas Panggung, Polisi Ungkap Penyebabnya
Pemain ketoprak meninggal saat pentas di Bantul. Polisi memastikan tidak ada tanda kekerasan dan korban meninggal akibat henti jantung.
Logo MUI./Wikipedia
Harianjogja.com, JOGJA— Majelis Ulama Indonesia (MUI) DIY akan mengintensifkan pemantauan dan imbauan kepada seluruh masjid di wilayah setempat memasuki bulan puasa dan jelang tahun politik. Upaya ini dilakukan untuk mencegah muatan dan narasi yang berbau politis dibawakan saya mengisi kegiatan di tempat ibadah.
"Kita hanya mengimbau dan meminta. Kalau pengawasan kita tidak melakukannya, pengawasan lebih ke dewan masjid yang paling tepat. Anggota kita kan juga ada yang pengurus di sana dan tetap kita komunikasikan," kata Ketua Umum MUI DIY Prof Machasin, Jumat (10/4/2023).
Prof Machasin menyebut, secara prinsip MUI tidak berwenang dalam menegakkan aturan berkaitan dengan kepemiluan. Hanya saja pihaknya tetap akan mengacu pada ketentuan yang ada bahwa kampanye dan aktivitas politik tidak boleh dilakukan di tempat ibadah. Jika ditemukan fenomena yang demikian, pihaknya mengaku akan melapor ke Bawaslu setempat.
"Kita sebagai lembaga keagamaan tidak melakukan tindakan secara langsung. Dan kita tidak punya perangkatnya untuk bertindak. Tetapi kalau ada temuan tentu kita melaporkan ke pihak-pihak yang berwenang," katanya.
Menurutnya, MUI DIY juga telah menjalin kerja sama dengan penyelenggara kepemiluan berkaitan dengan iklan layanan masyarakat. Pihaknya menyerukan agar segenap elemen warga turut serta menjaga pemilu damai dan nyaman serta berpolitik secara sehat. Narasi perpecahan dan yang mengarah pada disintegrasi bangsa harus dihilangkan.
"Politik praktis tegas tidak boleh. Kalau politik esensial ya tidak dukung siapa-siapa, misalnya pemilu yang damai, cerdas itu boleh ndak masalah tapi kalau mengarah ke satu calon tertentu itu yang tidak boleh. Menjelek-jelekkan partai tertentu itu yang ndak bisa," ucapnya.
Pihaknya juga akan memperkuat di jajaran internal MUI DIY agar lebih berhati-hati dalam menjalankan tugas di masa Ramadan dan memasuki tahun politik ini. Jangan sampai membawa nama lembaga untuk berkegiatan dalam aktivitas politik praktis. Hendaknya jajaran internal yang terjun menggunakan identitas individu jika ingin terlibat dalam kampanye parpol atau calon tertentu.
"Sebagai individu boleh setiap individu boleh, tapi untuk tidak mengatasnamakan MUI lembaga. Kalau tetap membawa maka itu diminta non aktif," pungkasnya.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Pemain ketoprak meninggal saat pentas di Bantul. Polisi memastikan tidak ada tanda kekerasan dan korban meninggal akibat henti jantung.
Di Klaten ada Kampung Dolanan Sidowayah yang kini menghadirkan permainan tradisional, edukasi sains, siklus air, dan penjernihan air.
Sekitar 30 anak Magelang memamerkan 46 karya lukisan dalam Ruang Khayal Anak #1 di Loka Budaya hingga 27 Agustus 2026.
Hari pertama Cherrypop 2026 di Candi Prambanan menyatukan beragam genre, menghadirkan musisi “mitos”, pop Jawa, hingga musisi Jepang.
Studi terhadap hampir 67.000 wanita pascamenopause menemukan Planetary Health Diet dikaitkan dengan risiko kardiovaskular 28% lebih rendah.
Vivo V70 Lite 4G dikabarkan hadir dengan baterai 8.100mAh, pengisian 44W, layar AMOLED 120Hz, dan kamera 50MP.