Sardjito Kirim 7 Tenaga Medis Bantu Korban Gempa NTT
RSUP Dr. Sardjito mengirim tujuh tenaga medis multidisiplin ke NTT untuk membantu korban gempa dan memperkuat layanan di RSUD Bajawa.
Penjabat Bupati Kulonprogo Tri Saktiyana-Harian Jogja/Catur Dwi Janati
Harianjogja.com, KULONPROGO— Ratusan kontingen Pekan Olahraga Pelajar Daerah (POPDA) Kabupaten Kulonprogo resmi dilepas menuju POPDA DIY. Kali ini Pemkab menargetkan capaian prestasi yang lebih baik dari tahun sebelumnya.
Pada gelaran POPDA kali ini 390 kontingen Kulonprogo yang terdiri dari atlet, pelatih dan official dilepas. Mereka akan bertanding dalam 28 cabang olahraga pada 14-18 Maret 2023 di Kota Jogja. Pj. Bupati Kulonprogo, Tri Saktiyana yakin kontingen Kulonprogo mampu meraih hasil. Hal itu lantaran persiapan dan latihan yang telah ditempuh para atlet.
"Saya yakin hasil terbaik akan mengikuti langkah-langkah kita menuju kemenangan," ujarnya pada Jumat (10/3/2023) di Gor Cangkring, Wates.
Dalam momen pelepasan tersebut Tri berpesan agar seluruh kontingen untuk menjaga kesehatannya selama bertanding. Dengan cara beristirahat yang cukup dan makan makanan bergizi agar mampu berkompetisi secara maksimal.
"Kita paham olahraga bisa menyehatkan kita, bisa menyegarkan kita, membuat semangat tinggi dan siap berkompetisi. Namun olahraga juga harus siap untuk berkolaborasi, siap bekerjasama. Bekerjasamalah dengan baik dengan sesama atlet, dengan pelatih juga ," tegasnya.
BACA JUGA: Subsidi Motor Listrik Ternyata Hanya untuk Pelanggan 450-900 VA, Ini Respons PLN
Kepala Diskdikpora Kulonprogo, Arif Prastowo menuturkan dengan makin ketatnya perkembangan olahraga antar kabupaten/kota di DIY, kontingen Kulonprogo diharapkan mampu bersaing dan meraih hasil semaksimal mungkin. Beberapa cabang olahraga unggulan seperti panahan, renang dan hanggar, diharapkan mampu menyabet banyak medali pada gelaran POPDA kali ini.
"Tentu kami berharap atlet-atlet dari Kulonprogo ini bisa maksimal bisa meraih prestasi yang baik dan tentu ini bagian dari cara pembinaan atlet melalui sekolah. Ya tentu target kita lebih baik dari tahun-tahun yang lalu," tuturnya.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
RSUP Dr. Sardjito mengirim tujuh tenaga medis multidisiplin ke NTT untuk membantu korban gempa dan memperkuat layanan di RSUD Bajawa.
Sarana olahraga Sleman masih terkendala. Fasilitas dayung dan renang belum sesuai kebutuhan atlet menjelang Porda DIY XVIII 2027.
Pemda DIY menyalurkan Rp1 miliar untuk NTT terdampak gempa dan membantu mahasiswa asal NTT di Jogja melalui pangan serta keringanan kuliah.
Usulan BPIH 2027 Rp107,34 juta per jamaah naik hampir Rp20 juta. DPR meminta biaya dikaji agar rasional dan layanan tetap berkualitas.
KRI Ki Hajar Dewantara akan dijual setelah DPR menerima surpres. Simak spesifikasi, senjata, mesin, dan kemampuan kapal perang ini.
Seoul menyiapkan kebijakan “hak atas keteduhan” dengan koridor pejalan kaki teduh untuk menghadapi gelombang panas ekstrem dan melindungi warga.